BABY FACED BODYGUARD PART 2

BABY FACED BODYGUARD PART 2

 

AUTHOR: RESI R

MAIN CAST: KIM SANG BEOM DAN KIM SO EUN.

OTHER CAST: KIM YOONA, LEE SEUNG GI, JUNG IL WOO, JUNG SO MIN, KIM SOO HYUN, BAEK SUZY.

GENRE: IDK (?)

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik Tuhan, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

 

 

“jadi bagaimana? Kau akan bekerja hari ini?” tanya yoona pada so eun.

“ne, sebelumnya aku akan memberitahu pada Park sajangnim kalau aku tidak akan ikut melatih taekwondo lagi” jawab so eun seraya membereskan sesuatu.

“kau yakin?” tanya kakaknya.

“ne . . . .” so eun mengangguk.

“tapi apakah identitas palsumu itu akan baik-baik saja?” tanya kakaknya lagi dipenuhi rasa khawatir.

“tenang saja eonni, serahkan semuanya padaku. Apa kau percaya padaku?”tanya so eun seraya menatap kakaknya.

Yoona sedikit ragu lalu tersenyum. “baiklah aku percaya” jawab yoona.

Senyum so eun mengembang.

“yasudah aku harus berangkat sekarang” ujar so eun, ia mengecup pipi kiri kakaknya lalu segera pergi.

###

 

So eun sedang berbicara dengan park sajangnim, kelihatannya mereka tampak serius.

“bagaimana sajangnim?” tanya so eun seraya menatap wajah park sajangnim yang ada dihadapannya.

Park sajangnim tampak berpikir.

“jika itu keputusanmu, maka aku tidak bisa berbuat apa-apa”jawab park sajangnim akhirnya.

“jeongmal? Ah jeongmal gamsahamnida sajangnim. Aku tidak akan melupakan kebaikanmu” ujar so eun senang seraya membungkukan badannya.

Park sajangnim tersenyum.

“semoga pekerjaan barumu itu lebih baik” ujarnya.

“ne sajangnim, walaupun begitu aku tidak akan melupakanmu. Jika ada waktu aku akan kemari” ujar so eun.

Park sajangnim menepuk bahu so eun.

“noona. . . . . “seru ji bin tiba-tiba yang ternyata sudah berdiri di depan pintu sejak mereka mengobrol tadi. Raut wajah ji bin kelihatan sedih.

So eun dan park sajangnim kaget melihat ji bin sudah ada disana.

“ji bin-ah . . . . .” ucap so eun.

“benarkah noona tidak akan melatih lagi disini?” tanya ji bin sedih.

So eun melihat sekilas ke arah park sajangnim lalu berjalan mendekati ji bin. So eun berjongkok untuk mensejajarkan tubuhnya dengan ji bin.

“ji bin-ah” ucap so eun seraya tersenyum padanya. Sementara ji bin hanya mengerucutkan bibirnya.

“eonni akan pergi?” tanya ji bin.

So eun mengangguk seraya tersenyum, lalu ia mencubit pipi tembem milik ji bin.

“noona akan sering datang kemari jadi jangan sedih ya” hibur so eun.

Ji bin menatap so eun.

“noona jahat ! Noona sudah berbohong ! Bukannya noona akan menungguku 20thn lagi” ji bin mulai marah pada so eun.

“ji bin bukan begitu” ujar so eun, menatap kasihan ke arah jibin.

“padahal aku ingin menjagamu noona jika aku sudah besar. Ah noona jahat !” ji bin mulai menangis dan berlari begitu saja keluar. So eun langsung mengejarnya.

“ji bin-ah ! Ji bin-ah ! Kau mau kemana?” teriak so eun.

Ji bin menyebrangi jalan raya dengan asal sambil menangis, so eun yang melihatnya tambah panik ketika sebuah mobil melaju cukup kencang ke arah ji bin.

“andwae ji bin ! Awas !” teriak so eun. So eun hendak berlari ke arah ji bin namun terhenti saat melihat seorang pria berlari dengan cepat ke arah ji bin dan langsung mengangkat tubuh anak itu ke pinggir jalan. Alhasil mobil pun tetap melaju dan tak menabrak ji bin.

So eun langsung berlari ke arah mereka dengan khawatir.

“ji bin-ah . . . .” ucap so eun.

Ji bin terlihat ketakutan, so eun pun berjongkok dan langsung memeluknya menghiraukan laki-laki yang menolong ji bin barusan.

“noona” ji bin menangis dalam pelukan so eun.

“ji bin-ah sudahlah jangan menangis” so eun melepaskan pelukannya dan menatap ji bin lembut.

“bukannya kau ingin menjadi jagoan? Menjaga noona? Tidak pantas seorang jagoan menangis seperti ini” ujar so eun sambil senyum.

 

Pria yang dari tadi hanya mematung melihat mereka pun tersenyum. Tiba-tiba ponselnya bergetar. Ada pesan yang masuk dari sahabatnya lee seung gi. Ya, lelaki ini adalah jung il woo.

 

“kau dimana? Apa kau bersama kim bum? 20 menit lagi bel masuk. Apa kau tak ingat sekarang pelajaran siapa? Jika telat kalian akan di gantung”

 

Sial. Il woo lupa jika sekarang adalah pelajaran chu sosengnim. Jika telat maka akan bahaya. Karena il woo tak ingin mengganggu anak kecil dan perempuan itu akhirnya il woo pun pergi tanpa sepengetahuan mereka.

 

“kau berjanji kan pada noona?” tanya so eun kembali memeluk ji bin.

Ji bin mengangguk.

“tenang saja noona pasti akan sering berkunjung kemari untuk menemuimu” so eun menenangkan. Ji bin tersenyum.

“lain kali jangan seperti ini lagi ya ji bin. Untung saja ada orang yang menolongmu” ujar so eun lalu bangkit berdiri hendak mengucapkan terimakasih kepada orang yang telah menyelamatkan ji bin.

“ah terimakasih sudah . . . . . .”perkataan so eun terhenti karena tak ada siapa siapa di belakangnya. Orang yang menyelamatkan ji bin telah pergi.

“kemana orang itu? Sudah pergi? Padahal aku belum mengucapkan terimakasih” ucap so eun kecewa.

“aku juga sama sekali tak sempat mengenali wajahnya” sesal so eun.

“kalian tidak apa-apa?” teriak park sajangnim dari sebrang sana.

So eun melihat ke asal suara.

“tenang saja” balas so eun.

“ji bin-ah, ayo kembali ! Kau harus menjadi jagoan” ujar so eun.

###

 

Dari tadi kim bum memasang wajah kesal menunggu kedatangan seseorang yang akan menjadi bodyguardnya itu.

“argh . . . . . Abeoji kenapa lama sekali? Aku bisa telat” gerutu kim bum.

“tenanglah dulu, sebentar lagi pasti bodyguard mu akan datang” ujar ayahnya.

“cih . . . .ah sudahlah tak perlu menunggunya segala. Aku berangkat sendiri saja ! Repot sekali” ujar kim bum lalu beranjak berdiri dari duduknya. Ia langsung menyambar kunci mobil yang pak lee pegang.

“tuan muda” ucap pak lee.

“kim bum, kau harus menunggunya sekarang !” cegah ayahnya.

“kenapa harus sekarang? Nanti juga bukannya dia akan ada disini. Aku akan telat jika terus menunggunya” balas kim bum.

“tapi nanti siang ayah dan ibu akan pergi. Rencananya kami percepat untuk pergi ke hongkong karena disana ada hal yang penting. Jadi tentu kau harus menunggu bodyguardmu” jawab ayahnya.

Kim bum menghela nafas.

Tak lama langkah kaki seseorang yang terdengar terburu-buru mendekat ke arah mereka.

“ah. . . .jeoseonghamnida, jeongmal jeoseonghamnida tuan saya telat” ujar seorang wanita dengan nafas yang masih tersenggal senggal. Ia membungkukkan badannya berkali-kali. Kim bum menyernyitkan keningnya lalu menatap wanita yang berada di hadapannya dengan tatapan menyelidik.

“ayah, siapa dia?” tanya kim bum bingung.

Ayahnya tersenyum.

“ya, dia adalah bodyguardmu. Kim so eun, dia anakku yang harus kau jaga” ujar tuan kim.

So eun berusaha tersenyum ke arah kim bum.

“annyeong haseyo tuan muda kim sang bum, jeoneun kim so eun imnida” ujar so eun seraya tersenyum dan membungkukkan badannya.

Kim bum masih terlihat bingung, berkali-kali ia menatap so eun dari bawah ke atas.

“ya ayah ! Dia? Bodyguardku?” tanya kim bum tak percaya.

Ayahnya mengangguk masih dengan senyum.

“bodyguardku seorang wanita? Hahaha lucu sekali. Yang ada juga aku yang akan menjadi bodyguarnya bukan dia ayah” cibir kim bum.

Hati so eun mulai panas mendengar hinaan dari lelaki tampan yang ada di hadapannya.

“mwo? Mentertawakanku? Dia belum tahu rupanya bagaimana hebatnya aku bermain taekwondo”geram so eun dalam hati. Namun so eun tetap tersenyum paksa.

“dia anak kecil, tubuhnya saja pendek, apa ayah tidak salah mencari bodyguard untukku?” kim bum kembali mencibir so eun.

“jika bukan anak tuan kim sudah aku tendang mati-matian kau” kesal so eun dalam hati, sepertinya kepalanya mulai berasap.

“jangan bilang begitu, kim so eun lebih tua beberapa tahun darimu, umurnya 25 tahun. Jadi kau harus bersikap sopan padanya. Dan ayah tidak salah pilih bodyguard, kim so eun itu sangat hebat” jawab sang ayah.

“25 tahun? Tapi aku rasa dia masih bocah dilihat dari tubuh dan wajahnya” pikir kim bum dalam hati.

” bersikap sopan atau pun tidak, dia sama saja dengan bodygurad yang lain. Cih gara-gara kau aku jadi telat, cepat !!!” kim bum melemparkan kunci mobil ke arah so eun, so eun langsung menangkapnya sementara kim bum berjalan lebih dulu.

“harap memakluminya, anakku memang begitu. Nanti siang aku dan istriku akan pergi ke hongkong selama 2 sampai 3 bulan. Kim so eun, aku percaya padamu kau bisa menjaga dan mengawasi anakku. Kau bisa menghubungiku dan memberitahu setiap kesalahan yang kim bum lakukan” jelas ayah kim bum.

“baiklah aku mengerti” jawab so eun.

“ya ! Sudah telat !” teriak kim bum dari luar. So eun pun cepat-cepat berlari.

###

 

So eun menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Sementara kim bum hanya memasang wajah kesal dan BT. Selama perjalanan tak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka.

Sekitar 20 menit akhirnya mereka pun sampai, so eun memasukan mobil ke dalam area kampus.

“woah besar sekali ya” ujar so eun saat melihat universitas tempat kim bum belajar.

“baru melihat kampus seperti ini?” ujar kim bum dingin lalu segera keluar dari mobilnya. So eun hanya memandangnya dengan wajah kesal lalu ia pun tersenyum menyeringai.

“cih menyebalkan sekali anak tuan kim ini. . . .”kesal so eun seraya mengacak-ngacak rambutnya frustasi.

“awas saja ! Selama kedua orang tuamu tak ada aku tak segan untuk menghajarmu tuan muda” so eun menyeringai.

Tiba-tiba ponselnya berdering, ada telpon masuk dari tuan kim dan menyuruhnya untuk kembali ke rumah karena ada sesuatu yang ingin di bicarakan.

###

 

kim bum berjalan cukup cepat menuju kelasnya. Tak disangka chu seosengnim sudah berada di kelas sedang mengajar. Ketika kim bum membuka pintu dan melangkahkan kakinya masuk, semua mata tertuju padanya tak terkecuali chu seosengnim. Tanpa wajah dosa kim bum masuk ke kelas namun malah mendekati chu seosengnim yang notabennya seorang wanita. Chu seosengnim langsung mengamuk melihat kim bum datang dengan sangat telat.

“yak kim bum-ssi kau sudah telat 20 menit ! Kau tahu kan apa hukuman yang akan aku berikan?” ancam chu seosengnim menatap kilat ke arah kim bum, kacamatanya terlihat berkilau.

Kim bum malah semakin mendekat ke arah chu seosengnim.

“hukuman?” tanya kim bum.

Chu seosengnim menatapnya tajam.

 

“ya apa yang dia lakukan?” kesal soo hyun.

“dia cukup berani pada chu seosengnim” balas lee seung gi sambil tersenyum geli.

Sementara il woo hanya diam melihat kim bum dan chu seosengnim di depan.

 

kim bum semakin mendekat ke arah chu seosengnim sambil memamerkan senyum pembunuhnya. Chu seosengnim merasa terganggu dan ia juga merasa ‘gugup’ ?

“y. . .ya. . . Sudah aku memaafkanmu, cepat duduk di kursimu !” perintah chu seosengnim seraya membenarkan kaca matanya.

Kim bum menjauhkan dirinya dari chu seosengnim lalu berjalan ke arah kursinya di dekat seung gi. Semua teman sekelasnya masih memperhatikan.

“hebat kau bisa menaklukan chu seosengnim ! Aku bisa belajar itu darimu” bisik seung gi.

“sebenarnya aku ingin muntah melakukannya…” balas kim bum.

###

 

kim so eun sedang berada di ruangan tuan kim. Duduk menghadap tuan kim dan nyonya kim.

“kim so eun, setelah bertemu dengan anakku tadi kau pasti sudah paham dengan sifatnya kan?” tanya tuan kim.

So eun mengangguk kecil.

” aku rasa tuan muda orangnya cukup dingin, apa mungkin ini hanya perasaanku saja” ujar so eun sambil senyum yang dipaksakan?

“jelas saja anak anda menyebalkan tuan, anakmu sombong sekali dan sudah menganggapku remeh” gerutu so eun dalam hati.

“ya anak kami memang begitu, kami harap sebagai bodyguardnya kau bisa memakluminya” ujar nyonya kim.

“ne, aku akan berusaha mengakrabkan diri dengan tuan muda” balas so eun walaupun hati kecilnya berkata tidak mungkin.

“anakku masih berumur 20tahun, dan ia sangat menyukai musik” jelas tuan kim.

“oh ya tuan. Kenapa harus ada seorang bodyguard. Maksudku kenapa tuan muda memerlukan seorang bodyguard?” tanya so eun yang belum tahu alasan kenapa orang seperti kim bum harus memiliki seorang bodyguard.

“ah ya aku belum menceritakannya kepadamu. Kim bum anakku hampir setiap hari suka berkelahi, entah apa masalahnya tapi tiap kali ia pulang ke rumah wajahnya selalu babak belur dan kami pun begitu malu karena terlalu sering memanggil dokter untuk mengobati lukanya” jelas tuan kim.

Sekarang wajah so eun terlihat serius.

“berkelahi? Memangnya tuan muda punya masalah apa sehingga ia sering berkelahi?” tanya so eun.

“entahlah kami tidak tahu, tiap kami tanya kim bum selalu tidak menjawab. Maka dari itu kami butuh seorang bodyguard untuk mengawasi dan menjaganya setiap hari agar ia tak lagi berkelahi, terlebih kami siang ini akan pergi ke hongkong selama 2 sampai 3 bulan. Kami harap kau kim so eun bisa menjaga dan mengawasi anakku dengan baik karena aku percaya padamu” jelas tuan kim.

“dan setidaknya kau bisa merubah sedikit sikapnya yang dingin itu, terlebih selama ini dia tidak pernah berjalan dengan seorang wanita” tambah nyonya kim.

So eun menyernyitkan keningnya.

“jadi itulah kenapa tuan dan nyonya langsung menerimaku sebagai bodyguard untuk tuan muda? Karena aku seorang wanita?” tanya so eun.

“ya itu juga merupakan alasan. Kami titip kim bum padamu” ujar nyonya kim.

” baiklah aku akan berusaha dengan baik” jawab so eun.

“oh ya kau harus memakai pakaian layaknya seorang bodyguard, aku akan menyuruh bibi jung menunjukannya” ujar nyonya kim.

###

 

Sekarang waktu istirahat sudah tiba, mereka semua sedang makan-makan di kantin. Namun, kim bum terlihat tidak bersemangat untuk makan. Teman-temannya pun melihat dengan aneh. Sementara il woo sendiri juga sebenarnya sedikit tidak fokus saat makan karena ia kepikiran dengan wanita yang sudah 2 kali ia temui di tempat yang sama, namun tadi bisa melihat wajahnya dengan jelas.

” ya beom-ah, ada apa denganmu?” tanya seung gi heran. Soo hyun dan il woo ikut menatap heran tapi il woo kembali melanjutkan makannya.

Kim bum melihat ke arah mereka.

“ada yang aneh denganku?” kim bum balik bertanya.

“tentu saja, memangnya ada apa denganmu hari ini? Dan kenapa tadi kau telat datang?” tanya seung gi menyelidik.

Kim bum menarik nafas dengan malas.

“aku? Aku sedang kesal hari ini ! ” jawab kim bum.

“kesal?” ulang soo hyun.

“tidak biasanya seperti itu” timpal il woo membuka suaranya.

“ini semua ulah bodyguardku sehingga aku telat datang dan terpaksa mengeluarkan killer smileku pada guru sialan itu” kesal kim bum.

“tunggu ! Bodygurad? Kau punya bodyguard?” tanya seung gi kaget.

Kim bum mengangguk malas.

“wah wah, beginilah enaknya menjadi anak tunggal ya, di jaga oleh seorang bodyguard” goda seung gi.

“tapi aku tidak suka dengan bodyguardnya !” balas kim bum.

Il woo hanya menatap kim bum sambil melahap makanannya.

“hahahaha aku tak menyangka seorang kim bum yang suka berkelahi memiliki seorang bodyguard” soo hyun meremehkan.

“oh ya bodyguardmu laki-laki atau wanita?” tanya seung gi antusias.

Kim bum belum sempat menjawab karena tiba-tiba seorang wanita bertubuh tinggi, berkulit putih, dan berambut pirang datang begitu saja dan duduk di samping kim bum dengan manja.

Wanita itu merangkul lengan kim bum dengan manja.

“beom-ah dari tadi aku mencarimu, ternyata kau ada di sini” ujar wanita itu yang bernama suzy.

“yak apa yang kau lakukan?” kesal kim bum seraya melepas paksa tangan suzy yang menarik lengannya.

“ya beom-ah, apa nanti malam kau ada acara? Bagaimana kalau kita berkencan?” tanya suzy.

“aish kenapa kau selalu menggangguku? Dan . . . .ada hal yang lebih penting dari pada berkencan dengan wanita sepertimu” bentak kim bum lalu beranjak dari duduknya. Pergi meninggalkan suzy dan teman-temannya.

“ya bummi-ssi !” cegah suzy hendak mengejar kim bum. Namun seung gi dengan cepat menahan tangan suzy.

“nanti malam aku ada waktu, berkencan denganku saja !” goda seung gi seraya tersenyum jahil.

“aku tidak mau” jawab suzy lalu pergi.

Seung gi dan soo hyun langsung tertawa geli, sementara il woo tersenyum simpul.

###

 

So eun mengantar tuan dan nyonya kim menuju bandara. Sebelum mereka benar-benar berangkat kedua orang tua kim bum itu menitip banyak kepada so eun tentang anaknya. So eun hanya bisa patuh mendengar pesan tuan dan nyonya kim kepadanya.

 

“kim so eun, aku titip kim bum padamu” ujar nyonya.

So eun hanya menundukan badan dan tersenyum. “ne” jawabnya kemudian.

“aku harap kau bisa mengawasinya, apalagi setelah kami pergi. Kami takut kim bum akan terus berkelahi tidak jelas, kau bisa mendidiknya terlebih kau lebih tua darinya” timpal tuan kim.

“aku akan mengawasinya, tuan dan nyonya percaya padaku !” jawab so eun.

“yasudah kalau begitu kami harus segera berangkat. Pak lee dan bibi shin bisa membantu jika mengalami kesulitan. Ini ponsel untukmu ! Ponsel ini bisa melacak (?) keberadaan kim bum, kau bisa mengawasinya dari sini jika memang tak bisa mengawasi kim bum sepenuhnya” lanjut tuan kim.

“baiklah” so eun menerima ponsel itu.

” tuan dan nyonya hati-hati di sanghai” ujar so eun.

Tuan dan nyonya kim pun pergi karena sebentar lagi pesawat akan lepas landas. Sementara so eun kembali menuju mobil dan memperhatikan ponselnya.

“hm rupanya aku bisa melacak keberadaan anak tuan kim dari sini, canggih sekali” ujarnya.

###

 

Kim bum berada di ruang music sekarang, ia memainkan gitar sendirian melepas kekesalan dirinya terhadap yeoja bernama baek suzy yang selalu mengganggunya. Sesekali ia menyanyikan sebuah lagu dari music yang ia mainkan itu. Tiba-tiba ponselnya bordering ada telpon masuk dari seseorang yang tak di kenal. Ketika kim bum hendak mengangkatnya dering ponsel berhenti berbunyi, pertanda jika si penelpon memutus hubungannya. Tak lama dari itu masuklah satu pesan. Dengan kesal kim bum membuka dan membaca isi pesan itu.

annyeonghaseyo tuan muda Kim Sang Beom, kau bisa menyimpan nomor ponselku barusan…..aku Kim So Eun boduguardmu. Khamsahamnida

“ciiiih kampungan sekali……..” gerutu kim bum lalu kembali memainkan gitarnya. Ia mengacuhkan pesan tersebut.

###

 

So eun melajukan mobilnya menuju kampus kim bum. Ia memasukan mobilnya ke area kampus yang besar itu. So eun menunggu kehadiran kim bum di dalam mobil dengan pakaian ala bodyguard. Serba hitam dan rambutnya ia ikat satu. So eun melihat ponselnya, untuk memastikan keberadaan kim bum, disana terlihat jika kim bum masih berada di area kampus. So eun pun keluar dari mobilnya dan menunggu di luar. Ia berdiri di dekat  cap mobil. Beberapa mahasiswa memperhatikannya dengan aneh namun so eun tak peduli.

Tak lama kim bum keluar bersama soo hyun, dan juga seung gi, tanpa il woo. Kim bum sendiri belum menyadari kehadiran so eun. Saat semakin dekat akhirnya so eun pun mulai membungkukan badannya ke arah kim bum.

“tuan muda…..” ujar so eun lalu menegakkan (?) badannya lagi.

Kim bum cukup terkejut melihatnya, kim bum berdehem dan pura-pura tidak mengenali so eun yang menjadi bodyguardnya itu. Teman-temannya memperhatikan kim bum dengan aneh

“ayo kita harus latihan !” perintah kim bum pada seung gi dan soo hyun lalu berjalan mendahului mereka. So eun melototkan matanya tak percaya.

“apa-apaan maksudnya?” batin so eun.

Seung gi menatap so eun penuh selidik, lalu ia pun tak ambil pusing dan memilih mengikuti kim bum dan soo hyun yang sudah berjalan duluan meninggalkannya.

“aissshhh” kesal so eun.

So eun membalikkan badannya dan saat itu juga il woo datang. Il woo tak mengetahui gadis yang tengah berbalik itu adalah gadis yang sudah dua kali ia temui. Il woo tetap berjalan. So eun menatap punggung kim bum dengan kesal.

“dasar sombong sekali….cihhh” kesalnya seraya mengepalkan tangan ke atas.

“kalo begitu aku harus mengikutinya” ujar so eun.

 

~TBC~

Sebagai readers yang baik kalo udah baca komen J

62 thoughts on “BABY FACED BODYGUARD PART 2

  1. Haha lucu Bodyguard bum seorang Yeoja Kim So Eun namanya , ett jgn salah !! Yeoja tp kekuatanny Namja , bener ga Author ?? Wkkk😀
    Apa Bum pnya sifat dingin ?? #es dong (?) hihihi ntar jg Hangat sehangat Cintanya ckkk
    Soeun keep Fighting menghadapi kelakuan Bum (?) !! .. Lanjut author Unnie

  2. Karena q reader yg baik q akan coment, tp sayang q g’ d tag d fb *nangis d pelukam kim bum oppa*
    parah sekali itu mbum koq g2 sih sma sso eunni kan kasihan. . .
    Jngan lma2 part slanjut.a

  3. mbummm mntra shir na*?* ga ilang2. Dosen aj bs tkluk ma mbum hihi

    tnng aj tn kim, mslh mbum serahkan aja ma sso, sso pst bs menjinakan si mbum.

    Apa lgi yah?!?. Hmmm udah dech, eon mo lnjt bc OS na hehe.

  4. ky y il woo bkal ska nie sma so eun. . Gk kbyang so eun jd bodyguard ky apa yah.?
    Oiya tumben gk pnjang nie ff y min. Biasa y ff y pnjng bgt ky tmbok cina wkwk…
    D tngu klanjutan y min

  5. Analisa kim bum tepat bngt msa gadis kecil,pendek,cntk,imut jd bodyguard’nya yg ada lbh co2x jd kekasih/istrinya. . .wkwwkwk

    Q byangin so eun pake bju ala bodyguard rmbt dkuncir stu pst cntk bngt npa kim bum yg lht cuek aja ich bner2 minta dhajar. . .

    Seru bngt ff’nya il woo jg blm tau low so eun bodyguard kimbum,next part ttp jangan lupain q y resy..

  6. Wahhhh eoonie ResI nie ff bnar2 daebak dech….
    Mcsih udh d tag…
    Wuaaa g’ sbar part.3 n…
    Heeee….:D
    oy Kim bum kog jhat bgetttttt,ntar d tnju sma eoonie so eun loe bru krasa……
    Heeeee…..heeeee….
    Next part n tag lgi ea eoonie…………

  7. aaaah resi ff kamu selalu keren deh, lanjutannya jgn lama2 yaaaa
    haha lucu ngebayangin so eun pke baju ala bodyguard hahaha

  8. Akhir’a da jga part 2….Hahahaha….
    so eun jdi bodgart’a kim bum!!!………….^^pnsran apa klanjutan’a…!!!
    q tnggu part 3’a thor…….
    Hwaithing!!!

  9. Beom oppa jutek sekali–” kalo ketauan identitas aslinya sso eonnie. Tuan kim bakal marah ngga?
    Il woo oppa suka sso eonnie😦
    Eonnie part 3 ditunggu ya. Secepatnya, Kamsahamnida uda tag:)

  10. Wah. . Kimbum cuek bngt ma s0eun. . Lama” jdi cinta. . Rasakan kau kimbum.
    Maka’a jangan terlalu cuek ma cwe. . .hehe. .
    Gmana ya kalau ilwo tau s0eun bodyguard’a kimbum? ? Di tUngGu part selanJuT’a

  11. Wah ada cinta segitia nih kaya nya????? Eh kalo pake khayalan tingkat dewa kaya nya penampilan so eun kaya kim nana d city hunter, keren2,,,,, G’ pake lama lanjut

  12. ahhhhhhhhhh,, khawatir il woo akan jdi penghalang bumsso…. NOOOOOOO
    oh ya,, kok pda prcya kim so eun umur 25 yh ?? org dianya baby face bget,, n bgaimana bsa prcya,, nama d identitas yg dipke ngelamar krja bda sma nama yg d sbut itu asliii,,, wahhhhhhhhhhhhhhhh
    mkin penasarannnn

  13. plis………………………………………………………………………….jgn blg klo il woo bkalan jd penghalang buat bumsso😦, kok ayah.a kim bum mdh bgt y prcy am so eun? Tp gpp sih, kim bum knp dingin bgt am so eun sih, so yg sbr y? ^^

  14. Kimbum meremehkan soeun karena dia seorang wanita, imut, pendek, yang sebenarnya harus di lindungi bukan melindungi. Kekekeke kimbum jadi lucu

  15. Haaa….Sso nya jd jagoan disini…awas Bum hati2, jgn macem2 sm Sso nnti d pites looh..kekekek…
    Lucu pas baca Bum yg ngadepin chu sonsaengnim nya…akakak…bisa2 nya Bum flirting sm dosennya…
    Makin seru nii ceritanya…

  16. So eun harus bersabar deh ya sama sikap kimbum yang nyebelin itu, so eun harus meluluhkan hati seorang kimbum. Fighting so eun!!! ^-^

  17. hahaha bum kaget ya trnyata bodyguard dia cewe imut hihi..

    ada juga aku yang akan jd bodyguardnya wkwkwk pede bgt bum ngomong begitu padahal blom liat kemampuan sso😀

    oh ortunya bum lgsg meloloskan sso justru krn sso cewe, ada udang dibalik bakwan trnyata… ah ortu bum memang pengertian sekali hihihi

  18. Tuh kan?! Trnyata dihina habis2an sama Bum!! Dianggep bocah pula?! Bakal jd kayak Tom & Jerry nih BumSSonya..

    Bt gmna sama Il Woo ya? Kayaknya malah dia yg terpesona sama Sso dr awal. Woah~ seru ini mah! Next yeah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s