BABY FACED BODYGUARD PART 4

BABY FACED BODYGUARD PART 4

AUTHOR: RESI R
MAIN CAST: KIM SANG BEOM DAN KIM SO EUN.
OTHER CAST: KIM YOONA, LEE SEUNG GI, JUNG IL WOO, JUNG SO MIN, KIM SOO HYUN, BAEK SUZY.
GENRE: IDK (?)
Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik Tuhan, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

PART 4

So eun sudah berdiri menunggu kim bum di depan pintu, namun dari tadi kim bum tak juga menunjukkan batang hidungnya. So eun semakin kesal dibuatnya lalu ia pun menuju kamar kim bum. So eun beberapa kali mengetukkan tangannya pada pintu kamar, tapi tetap tak ada yang menyahut. Dengan tak sabaran so eun pun membukanya tanpa permisi.
“mwoya?” kaget so eun.
“dia tidak ada di kamarnya?” kaget so eun masuk lebih dalam. Ia melihat ke segala penjuru namun sudah tak ada kim bum disini.
“aish jadi dia berniat kabur ya? Dasar…” so eun segera menyalakan handphonenya lalu cepat bergegas turun.
———–
So eun menjalankan mobilnya menuju tempat kuliah kim bum, setelah ia cari dari handphone ternyata kim bum sudah berangkat sendiri terlebih dahulu. Dengan kecepatan tinggi so eun menjalankan mobil karena takutnya di perjalanan ada yang mengikuti kim bum ataupun kim bum akan berkelahi. Jika benar, maka itu akan menjadi tanggung jawabnya.
“aish merepotkan sekali…dia berusaha menipu agar tak berangkat denganku…dasar..” kesal so eun masih menyetir.
“jika terjadi apa-apa aku juga yang akan repot nanti……” ujarnya.
—————

“apa hari ini dia tidak melatih?” tanya il woo bingung seraya memperhatikan anak-anak, maupun remaja yang sedang berlatih taekwondo.
“apa belum datang ya? kemana dia?” tanyanya bingung karena orang yang ingin ia lihat tak ada seperti biasanya.
Il woo menghela nafasnya.
“ya benar, mungkin dia belum datang.” Dengan kecewa Il woo pun menancap gas motornya untuk pergi.
###

“bodyguard bodoh, gampang dibohongi.” Ujar kim bum masih sibuk menyetir.
Ponselnya bordering, namun kim bum sama sekali tak menghiraukannya.
“sepertinya ada yang mengikutiku….” Curiganya saat melihat ke arah kaca spion mobil. Terlihat dua buah mobil mengikutinya dari belakang.
“ah sial…….” Ujar kim bum lebih menambah kecepatannya.
Kedua mobil itu ikut mempercepat laju mobil mereka.
###

Ckkkkkkkiiiiiiiiiitttttttt…………
Il woo meng-rem motornya tiba-tiba. Hampir saja ia menabrak seseorang jika saja ia tak cepat menghentikan motornya. Orang yang tadi berniat menyebrangi jalan hanya bisa mematung di tempat saking kagetnya, hampir saja ia tertabrak. Il woo melepas helm nya lalu turun dari motornya menghampiri orang itu yang masih shock.
“gwaenchana?” tanya il woo.
Seakan baru sadar, orang itu pun langsung tertuju pada il woo.
“gwaenchana?” tanya il woo sekali lagi.
Orang itu tampak terkejut setelah melihat pria di hadapannya.
“kau tidak apa-apa kan?” tanya il woo.
“a…a..ah ne….” orang itu mengangguk tanpa mengalihkan pandangannya pada il woo.
“ah syukurlah, untung saja aku berhenti dengan cepat.” Ujar il woo.
Orang itu hanya mengangguk.
“ne kalau begitu lain kali hati-hati.” Ujar il woo tersenyum lalu menaiki motornya dan segera menancap gas.
“ya…so min-ssi…..!” teriak yoona berlari kecil ke arah so min yang sedang berdiri di tengah jalan sendirian.
So min menoleh. “ah eonni.” Ujarnya.
“apa yang terjadi?” tanya yoona.
“a..a..aniyo..tidak terjadi apa-apa.” Jawab so min. Antara percaya atau tidak karena ia bertemu dengan seseorang yang selama ini ia kagumi. Jung il woo. Lelaki yang semenjak SMA ia sukai.
“benar? Tapi wajahmu terlihat pucat.” Tebak yoona.
“tidak aku baik-baik saja.” Jawab so min.
“mmm yasudah, kita ke butik sama-sama.” Ajak yoona.
###

“sial…..” gerutu kim bum saat ke dua mobil itu berhasil menyalipnya dan memblokir jalan. Sekarang kim bum tidak bisa kemana-mana.
“ada apa lagi?” tanya kim bum ketika keluar dari mobilnya.
Orang-orang yang ada di dalam kedua mobil tersebut pun keluar dan berjalan mendekati kim bum dengan senyum sinis mereka.
“hmm mencoba melarikan diri ya?” ujar salah satu di antara mereka.
“tidak melarikan diri, aku hanya malas meladeni kalian yang kurang kerjaan.” Jawab kim bum acuh tak acuh.
“kurang ajar kau, kenapa dulu kau melarikan diri huh? Apa kau takut?” tanya seorang pria yang waktu itu menghajar kim bum (part 1) meremehkan.
“cih…”decak kim bum.
“kau belum membayar hutangmu !” ujarnya.
“hey…apa kalian tidak punya kerjaan lain selain mengikutiku? Menghajarku dan sebagainya? Yang seharusnya kalian salahkan adalah pacar-pacar kalian ! siapa suruh harus tergila-gila padaku.” Jawab kim bum enteng.
“kim sang beom kau…..!” geram mereka.
“kalian membuatku emosi………..” teriak kim bum hendak menghajar mereka.
“tunggu……!” teriak seseorang menghentikan tujuan kim bum untuk memukul mereka, dan sebaliknya.
Kim beom menoleh ke asal suara.
“kenapa dia bisa ada disini?’ tanya kim bum.
“sudah kuduga, ini akan terjadi.” Ujar orang itu yang ternyata so eun seraya menghampiri kim bum yang hendak berkelahi.
“wah wah wah ! ini seperti di drama-drama. Apa jangan-jangan wanita ini adalah pacar lelaki lain yang kau rebut?” ujar lelaki itu.
“jangan asal bicara kau…” bentak kim bum.
“murahan…” cibir mereka.
“maaf saja, aku harus melakukan sesuatu untuk kalian jika berurusan dengan anak tuan kim.” Ujar so eun sebijaksana mungkin lalu maju ke depan. Kim bum hanya bisa memandangnya.
“apa yang ingin kau lakukan?” tanya kim bum.
“memberi pelajaran kepada mereka agar tidak terus mengikutimu.” Jawab so eun.
“ya jangan berbuat bodoh.” Ujar kim bum.
“sebaiknya kau diam dan segera masuk mobil.” Suruh so eun.
“mana mungkin, tidak !” tolak kim bum.
“aku akan menghabisi mereka.” Balas so eun.
“yah wanita sepertimu berani sekali, jangan asal bicara gadis manis.” Ujar pria bertubuh tinggi dengan rambut ikal pada so eun.
Tanpa hitungan detik so eun pun langsung menendang punggung laki-laki itu hingga terjatuh. Kim bum yang melihatnya tak percaya, ia tak menyangka ternyata bodyguardnya benar-benar bisa bela diri?
“wah ! berani menantang ya…..” geram mereka yang sebenarnya berjumlah 5 orang dan hendak menahan so eun. Tapi dengan cekatan so eun langsung menedang perut, wajah, meninju pipi, perut, dan sebagainya. Sudah tiga orang yang berhasil so eun lumpuhkan dengan jurus taekwondonya. Kim bum tidak tahu kenapa ia tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya bengong melihat so eun yang sedang menghajar mereka dengan lihai.
Brug……..braaakkk……..
So eun sudah berhasil melumpuhkan mereka, so eun menahan tangan salah satu diantara mereka ke belekang punggung orang itu. So eun menguncinya. Orang itu meronta kesakitan.
“le..le..paskan !” pintanya.
“singkirkan wajahmu dari tuan muda, mengerti?” desak so eun mempererat lengan orang itu ke beakang.
“n..ne….” jawabnya. Dengan kasar so eun pun melepaskannya hingga orang itu terjatuh. Dan cepat-cepat ia berlari ketakutan.
“huft……..merepotkan !” so eun me-lap keringatnya.
Kim bum masih diam, kim so eun benar-benar hebat pikirnya.
“hey kau ! cepat masuk ke dalam mobil !” perintah so eun.
“ya..ya..apa yang kau lakukan?” tanya kim bum yang baru tersadar. Ia mencoba menutupi kekagumannya saat so eun berkelahi seperti tadi.
“tentu saja aku menghajar mereka. Lalu kalau bukan begitu apa tugasku sebagai bodyguardmu? Hanya mengantar dan menjemputmu ke kampus lalu mengikutimu? Aku hanya seperti pembantu jika begitu. Sebagai bodyguard tugasku adalah mengawasi dan menjagamu sesuai perintah tuan kim” Jawab so eun.
Kim bum berdehem.
“ya…ya…terserah kau.” Balasnya.
———
Selama di perjalanan terjadi keheningan di antara mereka, bukan karena masalah canggung. Tapi memang so eun yang sedang focus menyetir dan kim bum yang sedang malas bicara.
“aku akan menendangmu jika sepulang kuliah nanti kau pergi seperti tadi. Jika terjadi hal yang sama sungguh akan membuatku repot.” So eun akhirnnya membuka suara.
Kim bum sedikit menoleh ke arah so eun
“cih…baru menjadi bodyguard saja sudah belagu.”ketus kim bum.
“bukan belagu, tapi ini adalah tugasku.” Jawab so eun membenarkan.
“argh menyebalkan..” gerutu kim bum.
“lain kali aku akan menendangmu sungguhan…!” teriak so eun dalam hati.
###

Jung so min tampak tak konsen saat menghadapi para customers. Ia terus memikirkan pertemuannya yang tak di duga dengan cinta pertamanya sejak SMA sampai sekarang. Dan so min pun masih berharap.
“apa dia tak ingat padaku?” gumam so min.
“dan…..kenapa harus dengan cara seperti ini? kebetulan atau…….?” So min terus saja bergumam sendiri tanpa sadar jika yoona memperhatikannya.
“ya so min-ssi….benar kau tidak apa-apa? Dari tadi hanya melamun !” seru yoona.
“ah eonni. Mianhae……….” Jawab so min.
“apa kau belum sarapan? Yasudah lebih baik kita sarapan dulu ! lagi pula belum terlalu banyak pengunjung.” Ajak yoona.
“ah ne….” jawabnya.
###

“beom-ah….tadi suzy mencarimu.” Celetuk soo hyun.
“mau apa dia?” tanya kim beom.
“seperti biasa……” tawa seung gi.
“aish dia selalu mengganggu……”kesal kim bum.
“ah ya ya ya…il woo belum datang ya?” tanya soo hyun.
“sepertinya belum.” Jawab seung gi.
“hari-hari ini dia terlihat cukup aneh, sering datang terlambat. Tidak seperti biasanya.” Sanggah soo hyun.
“oh ya beom-ah…..tadi kau di antar oleh bodyguardmu?” goda seung gi seraya tersenyum.
“hmmm.”kim bum mengangguk.
“jadi kalau begitu, tiap kita latihan bodyguardmu akan selalu ada untuk menjagamu.” Tambah soo hyun. Seung gi sontak tertawa. Kim bum menatap mereka dengan kesal.
“sebenarnya aku iri padamu mempunyai seorang bodyguard perempuan beom-ah…seharusnya kau bersyukur !” ujar seung gi.
“untuk apa bersyukur? Mempunyai bodyguard belagu seperti dia? Cih mentang-mentang dia itu sudah tua.” Jawab kim beom.
“apa kau yakin umurnya lebih tua darimu atau dari kita? Aku pikir setelah melihat wajahnya kemarin dia terlihat seperti masih muda.” Pikir soo hyun.
“dia itu lebih tua dariku. Umurnya saja 25 tahun.” Jawab kim bum malas.
Mendengar kata umur 25 tahun, seung gi terungat dengan yoona wanita yang ditolongnya kemarin. Ia tampak merenung memikirkan sesuatu tentang bodyguard kim bum dan juga yoona.
“yah mungkin saja kan banyak wanita yang berumur tua tapi wajahnya terlihat masih muda. Operasi plastic di Negara kita begitu mudah.” Ujar seung gi mengingat yoona yang juga berumur 25 tahun, lebih tua 5 tahun darinya, tapi sebelumnya seung gi tak menyangkan jika umur yoona 25 tahun.
“benarkah? Apakah pacar barumu juga berumur 25 tahun makanya kau bilang begitu?’ sindir soo hyun.
“ani…siapa bilang? Khusus untuk wanita tua aku anti dengan mereka. Begini-begini juga aku tak sembarangan memilih wanita untuk ku kencani.” Jawab seung gi.
“ya……..! kenapa malah jadi membicarakan wanita dan umur?’ heran kim bum.
Tiba-tiba il woo datang dan menghampiri mereka.
“apa yang sedang kalian bicarakan? Sepertinya seru” tanya il woo.
“soal wanita.” Jawab soo hyun.
“oh…” il woo mengangguk.
“ya il woo-ah, akhir-akhir ini kau selalu datang terlambat.” Usik seung gi.
“oh itu, aku ada urusan.” Jawabnya asal.
Kim bum hanya menatap wajah il woo.
###

“eonni, ini benar-benar membuat kesabaranku habis.” Ujar so eun saat ia sedang bersama yoona di butik milik yoona.
“bagaimana pun juga kau harus bersabar, mungkin anak tuan kim begitu karena dia belum mengenalmu.” Ujar yoona.
“tapi dia sombong sekali eonni. Ah menyebalkan….” Curhat so eun.
“tapi bukannya ini yang kau mau? Menjadi seorang bodyguard kan?” tanya yoona.
“tapi sebelumnya aku pikir anak tuan kim itu perempuan.” Jawab so eun.
“yah ini sudah terlanjur, lagi pula kau harus tetap menjadi bodyguardnya kan?”
“ne…eonni benar…dan ada satu hal yang harus aku capai.” Ujar so eun.
“apa?”
So eun malah tersenyum mistis (?).
“aish wajahmu menyeramkan sekali.” Ujar yoona.
“oh ya eonni, aku dengar dari so min barusan. Benarkah kemarin ada masalah dengan pelanggan disini?” tanya so eun.
“hmm benar.” Jawab yoona mengangguk.
“aish. Jika aku ada disini sudah ku pastikan aku akan menendangnya keluar. Orang kaya memang selalu sombong.” Kesal so eun.
“ne, baru pertama kali eonni mendapat pelanggan seperti itu.” Ujar yoona.
“jika aku bertemu dengannya, aku yakin tulangnya akan patah semua.” Ujar so eun.
“hahahaha kau ini, mentang-mentang taekwondonya hebat jadi sok seperti itu.” Ujar yoona.
“aku hanya kesal.” Balas so eun.
“kau sudah makan? Apa kau tidak akan dimarahi datang kesini tanpa izin? Bukannya harus mengawasi anak tuan kim?” tanya yoona.
“sudah. Tenang saja eonni, lagi pula tuan dan nyonya kim sedang pergi ke hongkong untuk 2 sampai 3 bulan. Dan apakah aku harus menunggu anak tuan kim yang sombong itu di kampus? Membuang waktu” jawab so eun.
“kau ini…..” ujar yoona.
“yasudah eonni aku harus segera kembali.” Pamit so eun.
“ne…jalankanlah tugas dengan baik.” Perintah kakaknya.
###

Kim bum sedang berada di ruang music, mencoba memainkan gitar listrik disana. Tiba-tiba ia teringat dengan aksi so eun kemarin.
“dia ternyata memang hebat.” Gumanya tak sadar.
“bisa mengalahkan 5 orang pria bertubuh tak biasa. Hebat ! aku tidak menyangka.” Lanjutnya.
“lebih hebat dariku?” tanyanya.
“ah tidak, mungkin kemarin hanya keberuntungannya saja.” Elaknya.
Kim bum kembali memetik gitar listrik tersebut.
Dan yang hampir di pikirannya sekarang adalah perkataan soo hyun dan seung gi tadi.
“untuk apa bersyukur? Mempunyai bodyguard belagu seperti dia? Cih mentang-mentang dia itu sudah tua.”
“apa kau yakin umurnya lebih tua darimu atau dari kita? Aku pikir setelah melihat wajahnya kemarin dia terlihat seperti masih muda.”
“dia itu lebih tua dariku. Umurnya saja 25 tahun.”
“yah mungkin saja kan banyak wanita yang berumur tua tapi wajahnya terlihat masih muda. Operasi plastic di Negara kita begitu mudah.”
“apa mungkin dia juga operasi plastic?” tanya kim bum terlebih pada dirinya sendiri.
“beom-ah….”teriak seseorang yang masuk ke ruangan music itu sedikit menghilangkan pikirannya.
Kim bum menoleh.
“aku mencarimu, ternyata kau ada disini.” Ujarnya yang ternyata suzy.
“ya mau apa kau kemari?’ tanya kim bum dingin.
Suzy malah duduk di sebelah kim bum.
“ayo mainkan music untukku, nyanyikan sebuah lagu romantic untukku !” pinta suzy manja.
“aish menggelikan ! aku tidak akan pernah menyanyikan lagu romatis di depan wanita sepertimu. Menggelikan.” Tolak kim bum.
“ya bum-ah kau jahat sekali. Hanya satu lagu saja…” pintanya.
Kim bum beranjak berdiri.
“ya di dalam mimpimu.” Balas kim bum lalu pergi meninggalkan suzy.
“ya bum-ah” cegah suzy, tapi kim bum tak peduli.
Suzy terlihat kesal, ia menghentak-hentakkan kakinya ke lantai.
“kenapa sih? Apa yang kurang dariku?” kesalnya.
###

So eun menjalankan mobilnya menuju kampus kim bum, ia harus sudah ada disana sebelum buabaran kampus karena ia ingat sebagai apa tugasnya. So eun hanya menunggu di dalam mobil. Tak lama para mahasiswa pun berhamburan (gatau suasana kuliahan jd ngasal aja), so eun masih menunggu di dalam mobil. Sudah 20 menit berlalu so eun tak juga melihat kim bum dan teman-temannya keluar. Sudah 1 jam, 1 jam lebih 30 menit, dan sekarang sudah 2 jam so eun menunggu anak tuan kim itu tapi so eun tak juga melihatnya.
“aish kemana dia? Apa dia mencoba melarikan diri lagi dariku? Apa dia benar-benar tak suka denganku? tak suka aku menjadi bodyguardnya? Huh…..” kesal so eun. Ia membuka ponselnya, dan sialnya ia tak bisa melacak dimana keberadaan kim beom sekarang karena ponsel yang kim bum bawa tidak aktif. Mungkin sengaja tidak di aktifkan. So eun pun mulai menyalakan mobilnya lalu menancap gas berbalik arah keluar dari area kampus.
Hari memang sudah sore, so eun melajukan mobilnya menuju tempat waktu itu kim bum dan teman-temannya berlatih music.
Entah karena apa, ia terus menguap berkali-kali. Sepertinya semalam so eun kurang tidur. Saat mbilnya masih melaju, tiba-tiba mobil yang ada di depannya berhenti secara tiba-tiba, so eun yang dalam keadaan mengantuk cukup terkejut lalu dengan cepat so eun menginjak rem.
“astaga…….” Ucapnya.
Dilihatnya bagian belakang mobil yang ia tabrak sedikit penyok begitu pula dengan mobil yang ia pakai, bagian belakangnya juga tergores dan penyok, ini bukan mobil so eun, jadi apa yang harus ia lakukan.
So eun menggigit bibirnya, “aishh bagaimana ini?” ujarnya bingung.
Si pemilik mobil itu pun keluar dengan perasaan yang tak bisa di tebak.
“hey kau ! keluar !” perintahnya.
“aish masalah besar….” Ujarnya, lalu memberanikan diri untuk keluar menghampiri seoranng wanita dengan pakaian modis yang sudah berdiri di depan mobilnya.
So eun mengatur ketegangannya.
“ya kau ! dimana matamu? Kau tak lihat apa jika disini ada mobil? Ah aigooo lihat ! mobilkku sampai penyok seperti ini……! ini mobil mahal ! dasartak becus” teriak si pemilik tak terima.
“hey orang kaya, ini salahmu ! siapa suruh kau menginjak rem tiba-tiba huh?” so eun mulai kesal.
“ya kau berani membentakku?” ucap orang itu sewot.
‘tentu saja memangnya kau siapa? Lagi pula tidak hanya mobilmu yang penyok. Lihat ! mobil ini juga penyok bahkan lebih parah” balas so eun.
“ya tak tahu diri sekali….au harus menggantinya !” teriak si pemilik mobil tersebut.
“mwo? “ kaget so eun.

TBC

36 thoughts on “BABY FACED BODYGUARD PART 4

  1. Wuaaaa nie FF bnar2 seruuuu bgettttt…….
    Suka bggettt bca n….
    Next n cpett eoonie……
    Wuaaa eoonie so eun creeeenn…
    Bsa mnglahkn 5 lki2……wuaaaaa c-reeennnnn….c-rreeeeeennnnn…lnjuuttt eoonie…

  2. akhirna mbum bs liatkan kehebtan sso.

    Ternyt eh trnyta il woo dah CCP ma sso, yah tlt sso na dah g da.

    Lanjuuuuttt

  3. Wahh udah lma ga ke wp ini ternyata udah ada bnyak ff ktingGalan aq . . Hehe
    Hahaha. . Kimbum akhIrnya ngeliat kehebAtan s0eun. . . .maka’a bum. . .jangan maCem” ma s0eun. . . .
    HmMm. . Orang kaya belagu yg ribuT ma s0eun pasti suzi. , ,

  4. aduh kim bum nie selalu bkin so eun susah, ckckck. So eun gimana dong mbl.a smpai penyok gitu? Kya.a hri nie so eun sial bgt deh udah kehilangan kim bum eh nabrak mbl org ckckckck

  5. Aish orang-orang yang mengejar kimbum tidak menyerah yah, padahal seharusnya yang dikatakan kimbum benar. Seharusnya dia tanya pacarnya saja jangan langsung menyalahkan orang.
    Aku jadi kesal dhe.
    Tapi kimbum terpesona pada kepandaian bela diri soeun. Kekeke
    Wah soeun dapat masalah, jadi apa yang terjadi,? Makin penasaran

  6. bakbikuk ough kereeen akhirnya diperlihatkan juga kemampuan sso didepan bum haha

    bum sok2an berangkat sendirian taunya malah dicegat kekeke~~ lucu bgt itu yg ngejar2 bum dendam krn masalah cewe doang sampe segitunya hihi …

    obrolan bum dkk bikin ngikik deh, bahas wanita, usia dan oplas haha.. seunggi anti wanita tua? awas kemakan omongan sendiri…
    hmpfh hmpfh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s