Falling love with my fans ♥1♥

Falling love with my fans 1♥

 

Author : Resi R (Shin Ni Rin)

Genre : Romantic Comedy

Main Cast : Kim So Eun & Kim Sang Beom

Other Cast : Kim Jong Woon, Moon Geun Young, Kim Sang Jo, Kang Min Hyuk, Kim Yung Jae, Chu So Ra. (dan akan ada cast tambahan, tapi masih bingung)

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik Tuhan, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

 

 

PART 1

NB : disini ada pengubahan cast sama karakter. Moon geun young itu jadi managernya sso, dan park shin hye adalah teman semasa smp kim bum yang menyukainya.

Seorang lelaki bernama lengkap Kim Sang Beom tengah duduk menghadap laptop di meja kamarnya. Sebuah kebiasaan yang selalu ia lakukan adalah ber-fanboy ria. Pagi-pagi begini ia sudah sibuk mengorek info terbaru dari artis idolanya. Siapa lagi kalau bukan Kim So Eun. Artis muda yang tengah naik daun saat ini yang di gila-gilai oleh kaum adam.

“aish jinja ! Neomu yeoppo !” seru kim bum saat melihat foto terbaru dari kim so eun. Saat ini artis idolanya masih berada di Sanghai dalam rangka pemotretan iklan dan juga promosi dramanya. Kim bum histeris sendiri jadinya setelah melihat foto-foto yang bertebaran di naver, daum, dan situs korea lainnya.

“omo ! Yang ini benar-benar cantik !” kim bum langsung mengunduhnya.

“banyak. . . .banyak. . . .fotonya banyak sekali ! Lihat ! Agh . . . . .benar-benar seperti boneka.” kim bum berteriak tak jelas.

” ya kim sang bum. . . . .” teriak ibunya.

Kim bum tak menyahut, ia masih asik sendiri.

“aish anak itu, kebiasaan.” gerutu Chu So Ra.

“ah daebak ! Ini yang paling aku suka. Jinja . . . . .neomu neomu yeoppoyo.” teriak kim bum girang, kegilaannya memuncak.

“ya Kenapa berteraik seperti orang gila hah?” teriak ibunya masuk ke dalam kamar kim bum.

Kim bum berdecak. “aish eomma jangan mengganggu.” balas kim bum.

“mwo? Kau ini !” chu so ra berkacak pinggang.

“sudahlah eomma keluarlah, mengganggu saja” suruh kim bum tanpa pandangan yang lepas dari layar laptop.

“aisshh anak kurang ajar ! Cepat ! antar sang jo ke sekolah.” perintah chu so ra dengan kesal.

“aish eomma ini, tidak  lihat apa yang sedang aku lakukan?” kata kim bum.

“benar-benar kau ini . . . .apa perlu laptopmu eomma sita?” ancam chu so ra kelewat kesal yang melihat kim bum masih tampak cuek.

“oh atau eomma jual saja ya?”

“. . . . .” hening, kim bum masih asik dengan aktifitas mengunduhnya. Beberapa detik kemudian. . . . . .

“mwo? Andwae. . . .andwae. . . .b. .baik aku akan mengantar sang jo.” jawabnya segera ngacir keluar kamar. Chu so ra hanya geleng-geleng kepala.

“dasar anak itu.”

###

 

Kim bum mengayuh sepedanya, di belakang tampak sang jo duduk sambil memeluk perutnya.

“hyung ada apa dengan wajahmu?” tanya sang jo yang melihat keanehan dari wajah kakaknya dari pagi.

“aniyo.” jawab kim bum seperlunya.

“habis di omeli eomma ya?”

“. . . . .” kim bum diam, masih sibuk mengayuh sepeda.

“hyung lagi-lagi berteriak tidak jelas karena melihat artis idola hyung ya? Seperti orang gila saja hyung ini.” oceh sang jo dengan suara khas anak kecil.

“aish anak kecil jangan banyak mengomen, sok tahu sekali.” balas kim bum.

“tapi itu benar kan? Aih aku malu punya hyung sepertimu ! Yang aku inginkan adalah memiliki hyung yang cool dan keren tapi hyung sama sekali tidak keren, apa yang akan di katakan oleh teman-temanku.” omel sang jo.

“aish kau ini masih kecil sok menasehati sekali ! Sudah diam saja !” suruh kim bum.

“tapi aku berbicara benar kan hyung.”

“mau hyung turunkan di tengah jalan huh?” kesal kim bum.

Sang jo hanya mengerucutkan bibirnya.

###

 

“huft melelahkan.” ujar seorang wanita cantik seraya menghempaskan tubuhnya ke ranjang. Rutinitas sebagai seorang artis muda yang terkenal memang telah merenggut kesehariannya sebagai orang biasa.

Belum sempat memejamkan mata, ponselnya berdering. Ia mendesah saat sang manager menghubunginya. Dengan ogah-ogahan ia pun menggeser tombol hijau nya.

“yeoboseyo”

“kau baru bangun tidur?”

“aniyo, baru saja akan tidur.” jawab so eun skeptis.

“O, jadi aku mengganggumu?”

“tentu saja. Aish yasudah apa yang ingin kau katakan?”

“kau harus segera bersiap-siap karena lusa kau harus pulang ke korea.”

So eun mendesah.

“jadi kau lebih awal pulang ke korea karena ada proyek baru yang menyangkut denganku?”

“benar, kau diminta untuk menjadi model video clip dari penyanyi terkenal.”

“lalu kau langsung menyetujuinya? Tanpa persetujuanku?”

“tentu saja.”

So eun menghela nafas.

“lagi pula, ini kesempatan yang bagus. Penyanyi nya sungguh tampan dan terkenal ! Ini akan semakin membuatmu naik daun.”

“nugu? Siapa penyanyi yang terkenal itu huh?”

“aku akan memberitahumu setelah kau ada di korea. Sudah ya aku ada pertemuan penting lagi. Jaga kesehatanmu ya so eun.”

Sambungan telpon terputus bahkan sebelum artis bernama lengkap kim so eun itu menyahut.

“aish manager menyebalkan.” teriaknya.

###

 

Kim bum hanya menopang dagu saat menjaga toko bunga orang tuanya. Tak ada yang bisa ia lakukan. Ia masih kesal dengan sang jo, adik yang menyebalkan. Bisa-bisanya ia mengomel layaknya orang dewasa. Dasar anak kecil sok bijak pikir kim bum. Kadang ia menyesal mempunyai adik seperti sang jo.

“ya kenapa hanya diam saja? Cepat siram bunga-bunga ini !” perintah chu so ra yang tengah sibuk menggunting daun yang di anggap mengganggu tanaman.

“terkadang aku juga menyesal mempunyai ibu secerewet dia.” gerutu kim bum.

“ada apa dengan wajahmu?” tanya kim yung jae pada kim bum.

Kim bum masih sibuk menyiram bunga. Pertanyaan ayahnya sama percis dengan pertanyaan seung jo tadi pagi.

“wae? Apakah ada yang terjadi dengan artis idolamu?” tanya kim yung jae dengan senyum jahilnya.

“tidak ada, sepertinya hanya ayah yang mengerti aku.” jawab kim bum.

“hahaha dulu juga ayah sepertimu. Punya seorang idola, jadi ayah mengerti.” balas ayahnya bangga.

“aish. . . . .tapi sepertinya sifat sang jo menurun darimu.” ujar kim bum yang melihat kesamaan antara sang ayah dengan sang jo. Sama-sama suka menggodanya. Menyebalkan.

Kim yung jae hanya tertawa. Merasa bangga. Kim bum mengerucutkan bibirnya.

“ya ada yang memesan bunga lily putih dan mawar putih, tolong ambilkan.” teriak chu so ra.

“ne tunggu sebentar.” ujar kim yung jae segera mengambil bunga.

Kim bum hanya menghela nafas dan kembali melanjutkan menyiram bunga.

——–

“ini ! Antarkan bunga ini ke alamat . . . . .” perintah chu so ra kepada kim bum.

Kim bum hanya mengangguk mengiyakan walaupun ia malas setengah mati. Yang ia inginkan sekarang adalah cepat-cepat sore agar toko segera di tutup dan ia bisa kembali berfanboy ria.

“annyeong paman, bibi.” ujar shin hye datang ke toko mereka dengan senyuman.

“oh geun young-ah.” ujar chu so ra.

“mencari kim bum?” tanya kim yun jae.

” hehehehe ne,  kim bum dimana?” tanya shin hye.

“baru saja bibi menyuruhnya mengantar bunga.”

“oh baiklah kalau begitu.”

Kim bum menyimpan bunga pesanan itu pada keranjang di depan sepeda. Kim bum mendorongnya perlahan.

“beom-ah.” panggil shin hye.

Kim bum menoleh.

“oh shin hye, ada apa?” tanya kim bum.

“aniyo, aku hanya ingin menemanimu saja mengantar bunga.” jawabnya.

“oh yasudah. Kajja !”

kim bum pun kembali mendorong sepedanya dan shin hye mengikuti dari samping. Mereka tampak mengobrol dan sesekali tertawa.

###

 

So eun menghabiskan hari terakhirnya di sanghai dengan jalan-jalan karena besok ia harus beres-beres dan lusa langsung kembali ke korea. Lumayan bisa mengurangi kelelahannya jika ia berbelanja. Topi dan kacamata hitam yang ia pakai bisa mengecoh para penggemar. Jadi ia tak terlalu takut di ketahui oleh fans atau pun stalker. Dan satu ! Ia harus menjaga sikap.

Karena cuaca cukup panas, so eun pun membeli ice cream vanila.

“ah aku harus mengambil selca.” ujarnya lalu mengeluarkan iphone.

So eun membidik dirinya yang sedang memakan ice cream.

So eun tersenyum.

“aku akan menguploadnya, pasti para fansku bahagia.” ujarnya PD.

So eun mulai mengaktifkan akun twitter. Ia menulis status dan mengupload fotonya barusan.

“selesai.” ujarnya.

###

 

Kim bum membeli minuman di supermarket. Mengantar bunga di hari yang panas cukup melelahkan. Saat ia ingin membayar di kasir tiba-tiba ada yang menyerobotnya begitu saja.

“hei tidak bisakah kau mengantri?” ujar kim bum.

“wae? Aku sedang buru-buru.” jawab orang berkacamata hitam itu. Dan pakaiannya cukup modis.

“bagaimana pun juga sebagai warga negara yang baik kau harus mengantri, tidak baik jika menerobos begitu saja. Kau tahu kan negara kita itu adalah negara yang terkenal dengan perilaku sopan dan disiplin” oceh kim bum.

“bicaramu asal sekali.”

“itu memang benar. Jadi mengantrilah !” perintah kim bum.

“kau tidak tahu siapa aku?” tanyanya.

“nugu? Kau mengenalku?” tanya balik kim bum menyernyitkan kening.

“kau benar-benar tak mengenalku? Semua orang yang ada disini saja meminta foto dan tanda tanganku. Cih kau benar-benar kuno. Apakah di rumahmu tidak ada televisi?” tanyanya meremehkan.

“nugu? Aku tak tahu.” jawab kim bum.

“aku Kim Jong Woon, penyanyi terkenal saat ini. Suaraku terbaik no 1 di korea. Sekarang kau sudah tahu?” ujar jong woon.

Kim bum menyernyitkan keningnya, mencoba mengingat-ingat. Tapi ia tidak ingat bahkan ia tidak tahu ada penyanyi bernama kim jong woon. Yang ada di otaknya hanya satu. Kim so eun.

“aku tidak tahu.” ujar kim bum enteng.

Jong woon melongo. “aish benar-benar kuno.” cibirnya sambil menyerahkan makanan dan minuman ke kasir.

Kim bum hanya memandang aneh, ia tidak pernah melihat lelaki ini di televisi sebelumnya.

———

 

“ini ! . . . .maaf lama.” kim bum menyerahkan satu botol minuman pada shin hye yang menunggunya di bangku pinggir jalan.

“gomawo.” ujar shin hye.

Kim bum meneguk minumannya dan ikut duduk di sampingnya.

“ada apa?” tanya shin hye menyadari keanehan pada ekspresi kim bum.

“ada seseorang yang mengaku dirinya adalah penyanyi hahaha lucu sekali” jawab kim bum.

“benarkah?”

“hmm” kim bum mengangguk.

“entah itu hanya sebagai alasan agar ia tak mengantri membayar di kasir mungkin.” lanjut kim bum.

Shin hye tertawa.

“ada-ada saja.”

“lebih baik kita segera pulang dari pada bertemu dengan artis gadungan lagi. Kajja !” ajak kim bum.

“ne.”

###

 

Kim bum kembali menyalakan laptopnya. Melanjutkan berburu foto sang idola. Saat ia men-cek akun twitter milik kim so eun ternyata kim so eun telah mengupload foto baru.

“hoaaa dia baru saja mengupdate status.”

aku sempat mengambil selca di hari yang panas sambil memakan ice cream di jalanan sanghai. Apakah kalian ingin ice cream?

 

“aish cantik sekali ! Kapan dia kembali ke korea ya? Aku sudah tidak sabar. Agh kim so eun…..aku ingin sekali menjadi kekasihmu.” teriak kim bum.

“hmm tapi hanya mimpi. Tidak mungkin aku menjadi kekasihnya.” ekspresi kim bum berubah 180 derajat menjadi murung.

Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka. Sang jo masuk.

“hyuuung.” ujar sang jo dengan suara parau.

“kau? Ya ada apa ke kamarku?” kaget kim bum.

“aku tidak bisa tidur, hyung berisik sekali !” jawab sang jo lalu naik ke kasur kim bum. Kim bum hanya melongo melihatnya.

“apa yang kau lakukan? Sudah kembali ke kamarmu ! Jangan tidur disana !” tolak kim bum.

Tapi sang jo tak menyahut, dia tak bersuara. Sang jo sudah terlelap tidur lagi. Kim bum mendesah.

“aish ternyata dia hanya mengigau.” ujar kim bum lalu focus lagi pada laptopnya. Ia membuka situs naver dan ada info baru.

 

Kim So Eun artis muda yang terkenal lewat drama ‘My Angel’ ini baru saja menyelesaikan drama china dan iklan terbarunya. Rating drama china nya yang berjudul ‘better sweet’ ini cukup tinggi. Dari pihak management dikabarkan bahwa kim so eun akan kembali ke korea tanggal 20 juni untuk memulai proyek baru menjadi model video clip. Kita tunggu konfirmasi dari pihak managementnya siapa penyanyi yang akan bekerja sama dengan kim so eun.

 

“kya. . . . Jeongmal? Tanggal 20 berarti lusa? Jinja. . . . Aku harus datang ke bandara. Aku harus bertemu dengan kim so eun.” ujar kim bum bersemangat.

“enggg…bibir hyung ingin ku sobek? Hiat. . . . .hiat. . . .hiat !” sang jo lagi-lagi mengigau. Ia memukuli guling menjadi-jadi masih dengan mata yang terpejam.

Kim bum melongo lalu brigidik ngeri.

“aish menyeramkan.” ujarnya.

###

 

Kim bum membuka matanya. Semalam tidurnya tidak nyenyak. Yang ia rasakan sekarang adalah tulangnya yang terasa patah dan remuk karena tidur sang jo yang terus mengganggunya.

“aish…….aku tidak bisa bergerak…” ujarnya dengan suara parau.

Saat ia sudah benar-benar membuka matanya. Jelas.

“mwooooo? Yak……….sang jo-ya……….!” Teriaknya frustasi melihat poster-poster kim so eun penuh dengan coretan spidol.

“aishh jinja…….awas kau………..!” teriaknya semakin frustasi. Kim bum mengacak-ngacak sprei dan rambutnya dengan kesal.

“ini dengan susah payah aku mengumpulkannya…dasar adik menyebalkan…” geramnya.

“ya…….ada apa kau teriak-teriak? Cepat segera antar sang jo…!” balas teriak ibunya.

“mwoya……? Biarkan saja dia berangkat sendiri…aku tidak akan mengantarnya !” tolak kim bum ogah-ogahan.

“mwo? Kau ini kakak macam apa? Cepat keluar dari kamar !” perintah ibunya.

“shireo…..aku sedang bersedih…..!” tolak kim bum.

“aishh ada apa dengan anak itu……” kesal ibunya.

“waeyo eomma?” Tanya sang jo polos.

“entahlah…hyungmu itu sudah gila sepertinya……yasudah biar eomma saja yang mengantarmu. Kajja.” Chu so ra pun menuntun tangan sang jo dan mengantarnya ke sekolah.

—————-

 

Kim bum benar-benar sedih saat ini. Bagaimana tidak? Poster kim so eun penuh dengan coretan akibat ulah adiknya. Sang jo memang selalu mengigau yang tidak-tidak. Seharusnya semalam kim bum mengikatnya saja dengan tali agar ia tidak bisa melakukan hal yang macam-macam. Ini sudah terlanjur.

Kim bum membenamkan wajahnya di bawah bantal. Ia menutupi tubuhnya sendiri dengan selimut. Mungkin bisa jadi kim bum sedang menangis? Hahaha lucu sekali.

Tiba-tiba ayahnya masuk ke dalam kamarnya.

“hei beom-ah….palli ireona ! kita harus segera membuka toko !” perintah ayahnya. Namun kim bum tak bergeming sedikit pun. Ia masih membenamkan diri di kasur. Sedih katanya.

“aish……..sebenarnya apa yang terjadi? Omo……..jadi gara-gara ini? Ckckckck kasihan sekali wajah idolamu jadi seperti ini. Sang jo yang melakukannya huh?” Tanya yung jae setelah melihat poster-poster yang terpasang di dinding kamar anaknya penuh coretan.

Kim bum masih diam. Tak bersuara.

“hei ka mendengarku tidak?” Tanya ayahnya.

Kim bum sedikit usik. “aku juga heran bagaimana anak menyebalkan itu bisa melakukannya.” Jawab kim bum lemah.

“hahahaha jadi ingat masa lalu ayah.” Ujar yung jae.

Kim bum mengomel dalam hati, bukannya bersimpati padanya ayahnya malah bertingkah aneh seolah-olah bangga dengan apayang di lakukan sang jo.

“abeoji tau kan aku sedang bersedih? Jadi hari ini aku butuh ketenangan.” Ujar kim bum.

Yung jae mengangguk-angguk. “arasseo.”

Jika di pikir-pikir, ayah kim bum seperti orang bodoh. Membiarkan anaknya bermalas-malasan hanya karena hal sepele. Tapi kim bum bersyukur.

###

 

Kang Min Hyuk segera berjalan menuju pintu saat terdengar suara ketukan pintu.

“kau? Ada apa ke rumahku pagi-pagi begini? Kau tidak membantu menjaga toko?” heran min hyuk yang melihat kim bum datang ke rumahnya.

“huaaaaaaaaa…….” Kim bum langsung masuk begitu saja dan menjatuhkan diri di sopa.

Min hyuk hanya melongo parah.

“aish wajahmu berantakan sekali.” Ejek min hyuk ikut duduk di sebelahnya.

“sebenarnya ada apa denganmu?” Tanya min hyuk.

“bantu aku….” Pinta kim bum seraya mengacungkan kantong plastic.

“mwo? Apa itu?” Tanya min hyuk.

“poster idolaku.”

“lalu?” Tanya min hyuk.

“bantu aku membersihkannya. Adikku mengigau semalam dan mencoret-coret poster kim so eun dengan spidol ! lihat ini, aih menyedihkan!” kim bum memperlihatkan posternya pada min hyuk.

Min hyuk melongo beberapa saat, mulutnya menganga.

“kau tidak salah?” tanyanya.

“ani….kau tahu kan poster ini sangat sulit ku dapatkan.”

“shireo……..membuang-buang waktu. Apa susahnya kau membeli lagi yang baru.” Tolak min hyuk.

“ya kau ini tidak melihat penderitaan teman.” Ujar kim bum.

“kau ini berlebihan. Kau tahu? Semenjak kau tergila-gila dengan artis yang bernama kim so eun itu. Kau jadi gila seperti ini ! aish….” Gerutu min hyuk.

Kim bum mengerucutkan bibirnya.

“ayolah…..hanya membantu membersihkan saja.” Bujuk kim bum memasang tampang menyedihkan.

“ah….arasseo arasseo……menggelikan melihat wajahmu seperti itu.” Ujar min hyuk.

###

 

So eun sedang mengemasi barang-barangnya. Besok ia harus pulang ke korea. Lagi pula jadwalnya di sanghai sudah selesai. Dan tidak ada kata istirahat. Ia harus memulai kerja sama baru dengan seorang penyanyi. Memang ini adalah pengalaman pertamanya.

Ponselnya berdering, sudah di pastikan jika itu dari sang manager.

“ne, ada apa?”

“tidak mengatakan yeoboseyo? Kau lupa tata cara membuka pembicaraan di telpon yang sopan?”

“aish aku sedang malas bicara.”

“ah arasseo. Mood mu sedang tidak baik pasti.”

“ya geun young eonni….sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan? Aku sedang meng-pack barang.” Ujar so eun tak sabaran.

“oh kau sedang bersiap-siap? Ara…..yang ingin aku katakan adalah kemungkinan saat kau kembali ke Korea. Akan ada banyak fans yang menyambutmu, bukan banyak tapi mungkin akan sangat banyak di tambah fans semakin hari semakin meledak. Jadi kau harus mempersiapkan semuanya. Jangan lupa tersenyumlah dengan ramah pada para fans yang selalu mendukungmu, kau tidak boleh lupa melambaikan tangan pada mereka. Dan tidak akan menjadi kemungkinan juga akan ada anti fans disana. Kau harus menjaga dirimu. Banyak fans yang terlalu fanatic rela melakukan berbagai cara untuk menculik idolanya. Kau mengerti?”

“aish mengerikan. Ne ara aku mengerti. Sudah? Tidak aka nada yang ingin di bicarakan lagi?”

“ne hanya itu saja. Semoga kau baik-baik saja sampai korea.”

Sambungan terputus.

“aish benar-benar repot. Menjaga image di depan public. Sama saja dengan membohongi diri sendiri dan para fansku….” Ujarnya.

###

 

Kim bum lupa, ia sama sekali belum menyiapkan apapun untuk menyambut kepulangan artis idolnya besok. Ia pun segera menghubungi min hyuk.

“yeoboseyo min hyuk-ah”

“hmmm waeyo?”

“aku ingin minta bantuanmu lagi.”

“ah shireo….”

“ya satu kali lagi. Hanya satu kali…..tolong bantu aku buatkan banner untuk besok.”

“banner? Ya untuk apa?”

“besok kim so eun kembali ke korea dari sanghai. Aku ingin menyambutnya di bandara. Momen seperti ini langka sekali. Sebagai fans yang baik aku harus melakukannya.”

“aish kau ini sudah gila. Kenapa harus aku yang membantumu. Lakukan saja sendiri !”

“ya…selain kau harus kepada siapa lagi aku meminta bantuan. Min hyuk-ah…..aku tidak pandai membuat yang seperti itu”

“aish…..”

“aku doakan semoga kau panjang umur….”

“ah ara..ara…supaya kau tiak banyak mengoceh.”

“hahhahaha baru kau sahabatku. Nanti malam aku akan ke rumahmu. Aku akan membeli bahan terlebih dahulu.”

“aish yasudah.”

 

Kim bum tertawa bahagia. “rencanaku bertemu kim so eun akan berhasil. Semoga besok dia melihat banner yang ku buat dan melihatku…..assssshhh aku tidak bisa membayangkan.” Ujar kim bum sambil berkhayal tinggi.

###

 

“kau mau kemana pagi-pagi begini?” Tanya chu so ra.

“aku ada perlu.” Jawab kim bum cepat-cepat pergi.

“ya mau kemana dia?” Tanya chu so ra.

“entahlah.” Jawab yung jae.

“aku dengar hyung akan ke bandara.” Celetuk sang jo yang mendengar percakapan kim bum di telpon kemarin.

“mwo? Apa dia mau kabur?” kaget chu so ra.

“eomma. Dia hany ingin berjumpa artis idolanya.” Jawab sang jo dengan mulut penuh makanan.

Kim yung jae hanya anggk-angguk kepala.

“aish anak itu……otaknya sudah benar-benar dipenuhi oleh artis bernama kim so eun.” Ujar chu so ra seraya memijat kening.

###

 

“kenapa kau harus mengajakku juga?” kesal min hyuk karena kim bum memaksanya untuk ikut.

“aku tidak ada teman, lagi pula ini akan menyenangkan.” Ujar kim bum dengan wajah bahagia.

“aish menyenangkan untukmu. Aku sudah tidak bisa bernafas disini.” Keluh min hyuk karena berdesak-desakkan dengan fans kim so eun yang lain.

Kim bum tak mendengarnya, malah mengangkat banner yang bertuliskan SARANGHAE KIM SO EUN, WILL YOU MARRY ME? Tinggi-tinggi. Min hyuk merasa dirinya berada di sekumpulan orang-orang bodoh karena melakukan hal yang sama dengan kim bum. Tapi ia tak bisa melarikan diri karena dirinya sudah terkunci dengan fans lain. Akhirnya ia hanya menghela nafas setelah dua jam menunggu hal konyol.

“saranghaeyo kim so eun…….saranghaeyo kim so eun………saranghaeyo kim so eun…….” Teriak semua fans sambil menunggu kedatangan so eun dari pintu kedatangan luar negeri. Termasuk kim bum yang berteriak paling keras. Ingin rasanya min hyuk membekap mulut sahabatnya itu.

Tiba-tiba saja semua menjadi sangat heboh setelah tahu pintu kedatangan luar negeri di buka. Tak ayal kim bum lebih-lebih heboh, menggoyang-goyangkan bannernya dan mengacungkannya tinggi-tinggi.

“kim so eun saranghae………..!” teriak kim bum.

Tak lama, dari sekumpulan orang-orang yang keluar dari pintu kedatangan luar negeri. Terlihatlah seorang wanita cantik yang mencolok. Tentu saja, ia yang sedari tadi di tunggu-tunggu. Kim so eun telah tiba. Kim bum semakin berteriak histeris. Tampak bodoh memang, tapi fans yang lain juga melakukan hal yang sama.

“kyaaaaaaa………….kim so eun…….kim so eun…….kim so eun saranghae……..” teriak kim bum. Yang lain juga sama.

So eun hanya memamerkan senyum manis terbaiknya yang bisa membuat semua kaum adam meleleh. Kim bum tampak terpana dengan kecantikan yang dimiliki idolanya. Benar-benar cantik saat melihatnya secara langsung.

“aigooo……..apakah aku tidak bermimpi…? Aku bertemu dengannya sungguhan.” Batin kim bum.

So eun masih tersenyum pada semua fans yang berkumpul dan di batasi oleh pembatas yang di awasi oleh security. So eun melambai-lambaikan tangannya ramah pada semua.

Kim bum bengong sejenak, melihat kim so eun yang tampak mempesona di matanya.

So eun mempercepat langkahnya dan berhenti melambai-lambai. Kim so eun akan segera meninggalkan bandara. Kim bum tak urung niat, ia mendesak keluar dari fans yang lain dan memilih mengikuti kim so eun. Min hyuk mendesah dengan hal gila yang dilakukan kim bum.

So eun sudah bisa menghela nafas lega, ia sudah hampir meninggalkan Bandara dan menuju parkiran dimana managernya menunggu. Tak ada lagi fans yang kelihatan di matanya.

“aduh benar-benar tak di sangka. Ternyata fans ku banyak sekali.” Gumam so eun.

“kim so eun……kim so eun…….kim so eun…….” Teriak seseorang.

So eun sontak membalikkan badan dan melihat seoarng pria tengah berlari mengejarnya sambil mengacungkan banner dengan satu tangan.

“Dan tidak akan menjadi kemungkinan juga akan ada anti fans disana. Kau harus menjaga dirimu. Banyak fans yang terlalu fanatic rela melakukan berbagai cara untuk menculik idolanya. Kau mengerti?”

Tiba-tiba so eun teringat perkataan min young managaernya di telpon. Ia jadi brigidik ngeri.

“aigooo……” ujarnya lalu mempercepat langkah.

“kim so eun…aku ingin meminta tandatanganmu ! aku ingin berfoto denganmu !” teriak pria itu yang ternyata kim bum.

So eun semakin mempercepat langkah, saat ia menoleh ke belakang, pria itu masih mengejarnya. Karena takut, so eun pun memilih untuk lari.

“aish aigooo…” ujarnya.

Dengan cepat so eun belok ke arah lain. Dan beruntung, ia sudah tak melihat pria itu mengejarnya. So eun mengambil nafas banyak-banyak.

“kim so eun….” Tahu-tahunya kim bum sudah berdiri di depan so eun sambil tersenyum dengan bibir merekah. So eun mengangkat wajah dan langsung terlonjak kaget. Hampir saja ia terjengkakang.

Kim bum tersenyum lebar padanya.

So eun membulatkan matanya, benar-benar terkejut dengan kemunculan pria ini.

“omo…….” Kaget so eun. So eun hendak berbalik dan berlari tapi tiba-tiba kakinya keseleo dan membuat ia oleng sendiri.

“kyaaaaaaaa……..” teriaknya. Namun dengan cepat kim bum menarik lengan so eun. Karena tak punya keseimbangan akhirnya mereka berdua pun terjatuh ke bawah. So eun tepat menindih tubuh kim bum. Kim bum sendiri hanya tersenyum bahagia, tak ada rasa sakit sedikit pun. Ini terasa mimpi baginya. So eun kaget, ia membulatkan matanya karena terjatuh di tubuh fans nya sendiri. Dan wajah mereka benar-benar dekat, so eun bisa melihat garis bahagia di wajah fansnya itu karena tak henti-hentinya tersenyum.

 

TBC

 

26 thoughts on “Falling love with my fans ♥1♥

  1. seruuuu!!!!
    Kim bum gilaaaaa hihi
    dsr fanboy fanatic, mbum g da krjaan yach? G sklh ato kuliah? Tiap hri yg dilkuin jdi fanboy mulu,

    next!!!

  2. Wkakakaka g0kil sumpe,ahahahaha menarik bwanget saeng!
    Ngakak wkt sang j0 ngigau hiat hiat hiat,ahahahaha
    Ya ampun byangkan be0m fanb0y s0eun..kyk gmane ya..cakep bner fanb0y nya,
    Lanjud smua ep ep dikaw..fighting

  3. Ya ampun kim buuuum, sampe segitunya nge fans hahaha. Ngebayangin kim bum tereak tereak gitu lucu banget kali yaaaa hihihi.
    Pingin tau deh awal mulanya kim bum ngefans sm so eun.
    Haaaa ceritanya seru+lucu thor. Kim bum kayak anak kecil wkwkw. Ditunggu ya next partnya😀

  4. huaaa gokil, sukasuka
    bum, gk da kerjaan lain selain jdi fanboy nya sso-:)
    kyaa pasti bum berasa melayang2 di awan, krn di tindih sm idolanya #nunjuk2 so eun,
    daebak! next partx q tnggu!

  5. Kyaaa Kim Beom bener2 gilaaa !! Haaha gila sama Kim So Eun Cinta Gila kekeke~
    ga henti-hentinya ngakak hahaha teteh adegn pas Di Bandara Lucu pisan ^^ liat kelakuan Bum , Sang Joo , Appa Bum hahaha lucuu ,, Uri Eonnie emang daebak kerenn pisan bikin ketawa geli ^^
    Next eonnie :*

  6. Hahaha lucu kaliya ng’byngin bumie sgtu ng’fans_ny ma sso…
    Next partny update soon,,
    baby faced bodyguard nya jg cpet d lnjut…. ;>

  7. huhahhakakakak resi lucu ceritanya, ya ampun kim bumnya fanatik banget ya kekekke..bagus..bagus..aah pokoknya lanjut ya res, hheheh..eon tunggu part2 selanjutnya heheheh😀

  8. wkwkwkwk
    keluarga kimbum doyan teriak2…
    lucu lucu lucu..
    fanboy fanatic…
    bumppa cinta gila bngt sma sso..
    hahahah
    next part di tunggu authorr……

  9. kyaaaaaa kimbum jadi fanboy!!!!baru kali ini ada ff yang aku baca dan jadiin dia FanBoy???
    jadi penasaran nih u,u lanjut ya thoooor :0)

  10. kyaaaaaaaaaaaaaaaaa…………
    kim bum kayak orang gilaa !!!
    ini ff pertama yang ak baca yg isinya kim so eun artis, kim bum orang biasa and kim bum tergila-gila sma so eun.. gila, kim bum bikin malu !!
    ampuuun.. ak byangin aja udah merinding thooor..
    ff yang menarik !!! part 1 aja ak udah merinding
    hahahahah….
    kayanya ak mesti nutup mata nih bacanya..
    #gmna mau bca ??

  11. Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha xD lucu bgt ngebayangin kim bum teriak teriak kya gtu smbl megang banner xD wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

  12. Ahaha…..gokil bgttt thor.
    Ceritanya bnr2 bikin ngakak dah.
    Di sini yg jd idola sso biasanya kan bumppa. Keren . Serius gokil bgtt bumppa di sini. Kkk^ bnr2 bikin ngakak deh.
    Lucu deh dgn karakternya. Bgmn nnti ya cerita selanjutnya. ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s