BABY FACED BODYGUARD PART 8

BABY FACED BODYGUARD PART 8

 

AUTHOR: RESI R

MAIN CAST: KIM SANG BEOM DAN KIM SO EUN.

OTHER CAST: KIM YOONA, LEE SEUNG GI, JUNG IL WOO, JUNG SO MIN, KIM SOO HYUN, BAEK SUZY.

GENRE: IDK (?)

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik Tuhan, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

di part ini ga pake foto soalnya lagi males#emang ngaruh hehehe

yaudah deh baca aja, jangan lupa komen !

 

PART 8

 

“w..w..wajahmnu tidak cocok dengan umurmu…” ulang kim beom sekali lagi namun agak gugup sambil memalingkan wajahnya dari so eun.

So eun  menelan ludahnya. Sepertinya anak tuan kim ini mulai curiga padanya.

“ah..sepertinya mataku sudah rusak. S..sudahlah tidak usah dipikirkan.” Ujar kim bum pelan lalu keluar dari kamar so eun.

So eun masih diam, ia benar-benar tiadk mengira jika kim bum akan memberi penilain seperti itu. Berarti…………..

“ah eotteoke?” ujarnya kelabakan.

———–

 

“apa yang baru saja aku lakukan? Bodoh….” Gumam kim bum sambil masuk ke dalam kamarnya.

###

 

“eonni…lakukan sesuatu” pinta so eun.

“mwo? Apa yang harus aku lakukan?” Tanya yoona tak mengerti.

“apa saja.” Jawab so eun.

“aish sebenarnya ada apa denganmu? Mau apa datang kemari sepagi ini?” Tanya yoona.

“eonni…bagaimana ini? Sepertinya anak tuan kim mulai curiga.” Ujar so eun.

“curiga bagaimana?” Tanya yoona.

“dia bilang….wajahku tidak cocok dengan umurku. Bukankah itu artinya dia mulai curiga?” ujar so eun.

Yoona mengerutkan keningnya.

“itu memang benar, jadi apa yang harus aku lakukan?” Tanya yoona ikut bingung.

“ubah penampilanku ! buat penampilanku setua mungkin.” Pinta so eun.

“apa kau tidak bercanda?” Tanya yoona meyakinkan.

“apa eonni mau aku ketahuan?” Tanya so eun.

“aish……arasseo arasseo….” Jawab yoona pasrah.

——–

 

“bagaimana?” Tanya yoona.

So eun memerhatikan dirinya di depan cermin. “tidak buruk, setidaknya dia tidak akan curiga lagi.” Ujar so eun.

“yasudah begitu saja.” Ujar yoona.

“oh ya, so min mana? Aku tak melihatnya.” Tanya so eun.

“dia belum datang, aku saja baru membuka butik. Kau datang kemari terlalu pagi.” Ujar yoona.

“hehehe mianhae…..” ujar so eun.

“kau sudah sarapan?” Tanya yoona.

“belum…” jawab so eun.

“yasudah, sarapan dulu saja disini denganku.” Ajak yoona.

“ne……”

###

 

Kim bum menggigit bibirnya sendiri. Ia sudah bangun dari tadi, tapi tak kunjung beranjak dari kasur. Sekarang kim bum tampak berfikir sambil memegangi bibirnya.

“kenapa ya aku tidak bisa tidur hanya karena terus memikirkannya?” gumamnya.

“apakah memang benar jika aku menyukainya?” pikir kim bum.

“aish……” kim bum megacak-acak rambutnya.

“tapi mana mungkin aku tertarik dengannya………” ujar kim bum kesal.

Kim bum pun beranjak untuk duduk.

“tidak…..mungkin aku salah……..aku memang sedang banyak pikiran gara-gara lagu baru yang tak kunjung mendapat ide.” Ucapnya ngaco.

Kim bum keluar dari kamar berniat untuk mengambil minum. Tapi, ia heran karena tak melihat so eun berada di sekitar rumah.

“kemana dia?” tanya kim bum.

Tak mau ambil pusing kim bum pun meneguk air putih yang ia ambil dari lemari es.

Kim bum berjalan kembali menuju kamarnya. Tapi, langkahnya terhenti saat melewati kamar so eun. Terbesit rasa penasaran dalam otaknya. Kim bum menempelkan telinganya pada pintu tapi tak terdengar apa-apa. Tanpa pikir panjnang, kim bum memberanikan diri membuka pintu itu. Tapi saat sudah benar-benar terbuka kim bum tak melihat ada sang bodyguard di dalam.

“tidak ada.” Gumamnya.

“apa yang sedang tuan muda lakukan?” tanya bibi shin.

Kim bum kaget, hampir saja ia terjengkang.

“aish membuat kaget saja.” Ujar kim bum agak salting.

“tuan muda mencari…..” tanya bibi shin.

“mwo? Siapa juga yang mencarinya?” potong kim bum.

“aku hanya ingin mandi, dan tak sengaja lewat sini.” Lanjutnya lalu segera pergi.

Bibi shin hanya tersenyum penuh arti.

“babo…” gumam kim bum pelan.

###

 

So eun baru keluar bersama kakaknya yoona dari dalam café saat tak sengaja melihat wanita bernama baek suzy itu hendak masuk ke dalam café yang sama.

“mwo?” so eun kaget dan langsung menarik yoona.

“ada apa?” tanya yoona.

“aish….” Dengan cepat so eun pun menarik yoona masuk ke dalam mobil.

“wae?” tanya yoona heran.

“ada wanita sombong itu….” Jawab so eun.

“ne?” tanya yoona, masih tak mengerti.

“itu…! Wanita yang meminta ganti rugi padaku saat aku tak sengaja menabrak bagian belakang mobilnya.” Tunjuk so eun pada suzy.

Mata yoona menyipit. “mwo? perempuan itu kan….” Ujar yoona sambil menerka.

“eonni mengetahuinya?” tanya so eun.

————–

 

“mwo? Dia adalah pelanggan sombong yang noona ceritakan?” tanya so eun tak percaya.

“hmmm.” Yoona mengangguk.

“aishh ternyata kita punya masalah dengan orang yang sama. Ingin sekali aku menghajarnya jika aku bisa.” Ujar so eun.

“so eun-ah…apa urusanmu dengannya sudah selesai?” tanya yoona.

“molla…tapi sepertinya dia tidak akan menyukaiku gara-gara aku melarikan diri waktu itu. Ditambah dia itu satu kampus dengan anak tuan kim.” Jawab so eun.

“benarkah? Ckckck suatu kebetulan….” Ujar yoona.

“ne…” so eun mengiyakan.

###

 

“dari mana saja kau?” tanya kim bum setelah mendapati so eun baru pulang.

“oh…hanya keluar sebentar.” Jawab so eun enteng. “waeyo? Ada sesuatu yang terjadi?” tanya so eun.

Kim bum tak menjawab, ia malah memperhatikan so eun dari atas sampai bawah.

“ya ada apa dengan penampilanmu?” tanya kim bum.

“penampilanku? Memangnya kenapa?” tanya balik so eun.

“jadi aneh.” Komentar kim bum.

“benarkah? Tapi ini biasa saja” Sanggah so eun.

“aish sudahlah aku lapar. Temani aku makan.” Pinta kim bum.

“waeyo? Bibi shin tidak memasak?” tanya so eun.

“molla….aku ingin makan di luar. Temani aku !” pinta kim bum jalan lebih dulu.

So eun menatap aneh kepada kim bum. Bingung dengan sikap anak tuan kim yang berubah-berubah ini.

“aneh.” Gumamnya.

——–

 

“ingin makan dimana?” tanya so eun sambil menyetir.

“terserah….!” Jawab kim bum.

“ne? bukannya tadi kau yang mengajakku?” heran so eun.

“kemana saja….” Jawab kim bum kekeh.

“aish….” Dumel so eun.

————

 

“wae? Kau tidak makan?” tanya kim bum karena tak melihat so eun memakan makanannya.

Mereka saat ini sedang berada di restaurant.

“anieyo. Aku sudah sarapan tadi.” Jawab so eun.

Kim bum menatap so eun. “jadi tadi kau keluar untuk makan? Tidak mengajakku?” tanya kim bum sedikit kesal.

“bukan begitu….aku ada perlu, karena lapar ya sekalian makan saja.” Jawab so eun.

Kim bum tak menganggapi dan kembali memakan makanannya.

“aish ada apa sih dengannya? Sikapnya jadi aneh…” batin so eun seraya memerhatikan kim bum yang sedang makan.

###

 

“aku tak perlu menunggu kan?” tanya so eun pada kim bum setelah sampai di tempat kim bum latihan.

“tidak, kau pergi saja ! aku memberi kebebasan satu hari padamu.” Ujar kim bum.

“yasudah kalau begitu……”so eun kembali masuk ke dalam mobil.

“hey…tidak mengucapkan terimakasih?” tanya kim bum.

So eun menyernyitkan keningnya. “ah ne….gomawo tuan muda…aku sangat berterimakasih.” Ujar so eun dengan nada yang dibuat-buat.

“hmmm…” kim bum mengangguk lalu masuk ke dalam markasnya sambil tersenyum penuh arti. Tanpa so eun sadari kim bum tersenyum sendiri, entahlah kenapa sikap kim bum jadi seperti ini.

So eun mengacak-acak rambutnya. “aish menyebalkan ! sebenarnya ada apa dengannya? Aneh sekali hari ini !” kesal so eun.

———-

 

“hei apa yang terjadi? Tak seperti biasanya kau tersenyum seperti itu?” tanya seung gi.

“aku? Molla.” Jawab kim bum sambil merebut bass yang di pegang soo hyun lalu memainkannya. Masih dengan senyum.

“tidak mungkin jika tak ada sesuatu yang terjadi.” Gumam soo hyun.

“ada yang aneh denganku?” tanya kim bum sambil menunjuk dirinya sendiri.

“ne…kau aneh.” Ujar seung gi dan soo hyun bersamaan.

“entahlah….aku sedang senang.” Balas kim bum.

Mata seung gi menyipit.

“apa kau……..” tebak seung gi.

“ya…..! jangan bicara yang macam-macam. Lebih baik kita segera latihan ! mumpung aku sedang semangat !” perintah kim bum.

“bagaimana kita mau latihan? Il woo saja belum datang.” Ujar soo hyun.

“dia selalu telat akhir-akhir ini…” tambah seung gi.

###

 

Il woo tak sengaja melihat so eun masuk ke tempat latihan taekwondo saat ia melewati jalan itu.

“itu kan….” Ujarnya lalu menghentikan motor.

———-

 

“annyeong haseyo…” ujar so eun masuk.

“oh so eun-ssi.” Balas park sajangnim.

“sajangnim bagaimana kabarmu? Apakah anak-anak selalu latihan dengan bersemangat?” tanya so eun.

“baik…anak-anak cukup bersemangat akhir-akhir ini karena sebentar lagi akan ada olimpiade jadi mereka harus berlatih lebih giat.” Jawab park sajangnim.

“ah aku baru tahu. Kapan olimpiade itu di laksanakan? Apakah ji bin juga ikut?” tanya so eun.

“seminggu lagi. Soal ji bin dia sangat bersemangat untuk mengikuti olimpiade usia dini. Tapi beberapa hari ini dia tidak masuk latihan dikarenakan ji bin demam dan di rawat di rumah sakit.” Jelas park sajangnim.

“omo…ji bin sakit? Aku tidak tahu sajangnim.” Ujar so eun.

Park sajangnim mengangguk.

“saat kami menjenguknya ji bin bilang ingin bertemu denganmu. Kebetulan sekali kau datang kemari.” Ujar park sajangnim.

“oh aku harus segera menjenguknya kalau begitu.” Ujar so eun.

“ne, semoga dia masih berada di rumah sakit.”

————

 

Ponsel il woo bergetar.

“yeobeseyo”

“….!”

“ah ne arasseo. Aku akan segera kesana.”

“….”

Sebelum il woo menancap gas, sejenak ia melirik so eun yang masih mengobrol dengan park sajangnim. Tapi, saat so eun keluar, buru-buru ia pun menancap gas menuju tempat latihan mereka karena yang lain sudah menunggu.

###

 

“apakah kim bum harus tahu tentang kim so eun yang sebenarnya? Atau memang aku harus merahasiakannya?” batin il woo.

“ya….il woo-ya yang benar latihannya !” ujar kim bum karena dari tadi il woo banyak melamun.

“oh…mianhae..” ujarnya.

“aish…..”dumel kim bum.

“ya apa yang sedang kau pikirkan? Apakah ada sesuatu yang terjadi?” tanya soo hyun yang memang berada di dekat il woo.

“anieyo…tidak ada apa-apa.” Jawab il woo seraya melirik kim bum.

“ayo kita ulangi lagi…” perintah kim bum sambil memegang mike.

“one….two….three…!” teriak seung gi untuk memulai latihan.

Dan suara music pun menggema di ruangan latihan mereka.

###

 

“so eun noona…” ujar ji bin bahagia karena so eun datang menjenguknya.

So eun tersenyum pada eommanya ji bin lalu pada ji bin.

“annyeong ahjumma.” Ramah so eun.

“kemarilah…! Ji bin terus saja bertanya kapan kau menjenguknya.” Ujar eomma ji bin.

So eun hanya tersenyum. “kebetulan sekali. Bisakah kau menjaga ji bin sebentar so eun-ssi? Aku ada perlu sebentar.’” Pinta eommanya ji bin.

“ne…aku akan menjaga ji bin.” Jawab so eun dengan senang hati.

Eomma ji bin pun pergi keluar.

“kenapa noona baru menjengukku?” tanya ji bin

“mianhae ji bin-ah…noona baru tahu dari park sajangnim.” Jawab so eun sambil duduk di kursi yang menghadap kasur ji bin.

“kau masih demanm?” tanya so eun sambil meraba kening ji bin.

Ji bin mengangguk.

“noona dengar minggu depan olimpiade. Kau harus segera sembuh ne? noona janji akan melihat dan mendukungmu.” Ujar so eun sambil tersenyum.

“ne noona. Kau harus datang ya ! noona harus menepati janji.” Ujar ji bin sambil mengacungkan jari kelingkingnya.

Dengan senang hati so eun menyambutnya. “ne…tapi kau harus sembuh dulu.” Ujar so eun.

Ji bin tersenyum.

###

 

Hari sudah malam, latihan badboy band sudah selesai. Kim bum pun merogoh ponselnya untuk menghubungi so eun.

“ya…kau dimana? cepat kemari…!” suruh kim bum.

“…….”

“aku tidak ingin menunggu lama. Dalam waktu 5 menit kau harus sudah ada disini !”

“…….”

“cepatlah….aku lelah…aku ingin cepat tidur.”

“…….”

Kim bum memutuskan sambungan telponnya lalu memasukan lagi ponselnya pada saku celana. Kim bum tampak senyum-senyum sendiri.

Tahu-tahunya seung gi, soo hyun, dan il woo memperhatikan.

“ya apa yang kalian lihat?” tanya kim bum.

Sontak semuanya mengalihkan pandangan ke arah lain dan pura-pura mengobrol. Tapi tidak dengan il woo yang hanya diam setelah tahu jika yang habis di telpon kim bum adalah so eun.

“aishhh…” desis kim bum karena teman-temannya tak merespon pertanyaannya.

Il woo bangkit berdiri lalu meregangkan tangannya.

“aku pulang lebih dulu.” Ujarnya lalu berjalan keluar.

“sepertinya aku juga.” Ujar soo hyun ikut-ikutan.

“ehem….aku juga pulang. Sudah ada janji dengan teman kencan. Lagi pula kau kan di jemput oleh sang bodyguard” Tambah seung gi.

Kim bum mendeliknya. Seung gi pun segera menyusul soo hyun yang sudah pergi lebih dulu takut kim bum akan mengamuk.

“ya….kenapa jadi pulang semua…” dumelnya.

###

 

“aish aneh….! Tidak biasanya dia ingin aku menjemputnya. Biasanya kan ogah-ogahan.” Dumel so eun seraya memasukan ponselnya ke dalam saku jas.

“waeyo noona?” tanya ji bin.

So eun tersenyum.

“ji bin-ah sepertinya noona harus segera pulang.” Ujar so eun.

Ji bin memanyunkan bibirnya tidak ingin so eun cepat-cepat pulang.

“noona janji akan melihatmu di olimpiade.  Jadi semoga kau cepat sembuh ya.” Ujar so eun memamerkan senyum ramahnya.

“yasudah noona, aku tunggu janjimu !” ujar ji bin.

“tenang saja. Noona akan menepati janji.” Ujar so eun.

“ahjumma, aku pamit pulang. Lain kali aku akan menjunguk ji bin lagi.” Ujar so eun.

“terimakasih sudah menjenguk dan menjaganya tadi so eun-ssi.” Ujar eomma ji bin.

“gwaenchana…ji bin sudah ku anggap sebagai adik sendiri.” Balas so eun.

“yasudah kalo begitu aku pamit. Semoga ji bin cepat sembuh dan bisa pulang.” Ujar so eun.

“ne…..berhati-hatilah…” eomma ji bin mengantar so eun sampai depan pintu ruangan rawat ji bin.

So eun berjalan menuju parkiran.

“hoooammm…” so eun menguap lebar seraya melihat jam tangannya.

“sudah jam 10 malam?” gumamnya. “bahkan aku tidak sadar.” Ujar so eun.

Drrtttt drtttt drttttt

Ponselnya kembali bordering.

“……….”

“aishhh…” so eun menjauhkan ponselnya dari telinga mendengar suara kim bum yang memengakan telinga.

“ne aku akan segera kesana……”

“……..”               

“ne….hanya 5 menit.”

“…….”

“aishh marah-marah saja…heran sekali dengan sikapnya akhir-akhir ini.” dumel so eun sambil masuk ke dalam mobil.

###

 

“aishhh dia itu kenapa lama sekali? Aku hampir berlumut menunggunya.” Kesal kim bum. Padahal ia baru menunggu tak lebih dari 10 menit.

1 menit

2 menit

3 menit

4 menit

5 menit

6 menit

Kim bum menguap lebar.

Drttttt drtttt drttttt

Ada satu pesan yang masuk. Dengan mata merem-melek kim bum pun membukanya.

Tuan muda, aku sudah ada di depan

“katanya hanya 5 menit, ini sudah lebih dari 5 menit.” Ucap kim bum lalu berjalan keluar.

So eun terlihat menunggu kim bum di dekat mobil.

“kau telat 1 menit !” ujar kim bum seraya berjalan ke arahnya.

So eun menatap tak percaya.

“mwo? Dia menghitungnya? Jika dipikir-pikir kurang kerjaan sekali.” Batin so eun.

“kau tahu? aku sudah sangat mengantuk.” Ujar kim bum lalu langsung masuk begitu saja ke dalam mobil.

So eun masih menatap heran. Tapi ikut masuk ke dalam mobil.

“cepat jalankan mobilnya !” perintah kim bum.

“arasseo…arasseo..” jawab so eun setengah kesal. “cerewet sekali.” Batin so eun.

###

 

Kim bum membuka kedua matanya. Ia tertidur di dalam mobil karena sudah sangat mengantuk. Kim bum membenarkan posisi duduknya dan sadar jika mobil sudah berhenti di depan rumah. Lalu ia melirik ke samping. Dilihatnya so eun juga tertidur di dalam mobil dengan posisi kepala yang di senderkan di stir mobil.

“bodoh….kenapa tidak membangunkanku? Malah ikut tidur disini juga” ujar kim bum. Tapi ia tersenyum kecil.

Kim bum mengangkat tangannya untuk menyentuh pundak so eun. Berniat membangunkannya. Tapi tangannya terhenti di udara. Ada rasa tidak tega juga jika ia membangunkan so eun yang sepertinya sedang tertidur lelap ini.

“aish tidak acara lain.” Ujarnya lalu keluar dari mobil.

Kim bum berjalan ke arah pintu mobil dekat so eun lalu membukanya. Perlahan kim bum mengangkat tubuh so eun secara pelan-pelan agar ia tidak terbangun. Kim bum menggendong so eun masuk ke dalam rumah.

“aish tubuhnya pendek tapi berat juga.” Dumelnya.

————–

 

Kim bum membaringkan so eun di ranjang. Tentu saja di kamar so eun.

“aih…..”kim bum memegangi pinggangnya yang terasa pegal. Sejenak kim  bum menatap so eun yang sedang tertidur itu. Kim bum menatap wajahnyya lekat-lekat lalu berjongkok di depannya. Kim bum memperhatikannya. Entah apa yang mendorongnya tiba-tiba mengangkat tangan, menyentuh hidung mancung so eun lau turun dan berhenti di bibir. Dari dekat wajah bodyguardnya memang cantik. Kim bum mengakuinya.

So eun sedikit terusik. Cepat-cepat kim bum menarik tangannya.

“aish…apa yang aku lakukan?” dumelnya pada diri sendiri.

“bodoh….” Gumam kim bum lalu keluar dari kamar so eun.

###

 

Kening so eun mengerut, karena merasakan berkas sinar matahari menyilaukan matanya. So eun meregangkan tubuhnya. Tidurnya cukup nyenyak. Tapi ini benar-benar tempat tidur yang nyaman. Seingatnya, kemarin malam ia tertidur di mobil. Lalu sekarang?

So eun langsung membuka kedua matanya dan duduk di kasur.

“ini? kamarku….tapi kenapa aku bisa ada disini? Semalam kan aku tertidur di mobil. Aish apa jagan-jangan………” pikirnya.

Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka.

“ya…..kau masih tidur? Aku ada kuliah pagi hari ini….!” bentak kim bum.

“mwo? Ah ne…….” balas so eun lalu cepat-cepat bergegas.

###

 

So eun focus menyetir mobil. Disampingnya terlihat kim bum sedang asik mendengarkan music dari ipodnya. So eun meliriknya sekilas. Ada hal yang ingin sekali ia tanyakan, tapi takutnya ia akan salah bicara.

“wae…?” tanya kim bum seperti menyadari pikiran so eun.

“oh…itu….semalam…” ujar so eun.

“ne…aku yang membawamu ke kamar.” Jawab kim bum langsung paham.

“oh…gomawo…waktu di mobil aku takut membangunkanmu jadinya aku ikut tertidur di mobil.” Ujar so eun.

“ne aku tahu.” Balas kim bum enteng.

So eun hanya menghela nafas lega. Si anak tuan kim ini tidak marah ternyata.

Sudah sampai, so eun memberhentikan mobilnya di depan gedung kampus kim bum.

“kau….aku tidak suka penampilanmu yang seperti ini….sangat aneh…” komentar kim bum sebelum ia turun dari mobil.

“wae? Aku nyaman berpenampilan seperti ini.” jawab so eun. Memang penampilan ini adalah penampilan yang di ubah yoona.

“tapi aku tidak nyaman melihatnya…..seperti….ahjuma.” ujar kim bum.

“i..ini kan penampilan yang sesuai dengan umurku. Apa salah?” tanya so eun.

“anieyo…hanya saja terlihat aneh. Ubah saja seperti penampilanmu yang pertama.” Suruh kim bum enteng lalu hendak membuka pintu mobil.

So eun sudah menatap bingung sikap anak tuan kim ini.

“oh ya dan…..sekali-kali……..g…Gerailah rambutmu…!” pinta kim bum sebelum ia benar-benar keluar dari mobil dengan nada sedikit agak gugup.

So eun hanya bisa menganga. Bingung.

“aish…sikapnya jadi aneh.” Dumel so eun saat kim bum benar-benar sudah turun dari mobil.

 

TBC

 

 

41 thoughts on “BABY FACED BODYGUARD PART 8

  1. kim bum banyak maunya ya, gini de kalo udah falling in love..kekekeke, iya ni so eun..kenapa mesti ngak mau ngaku si sama kim bum kalo seumuran, aah tapi kalo ngak kayak gitu kan kim bum nya ngak penasaran #dasar reader babo (–_-)” kkekeke.. Maaf ya resi kalo eon komentnya panjang dan cerewet kekkeke, abis memang bawaan lahir hahhaha..oke de, lanjut yaa FFnya hehhehehe😀

  2. Kereennn eonnie daebak bagian bumnya lucuu..
    Bang mbumnya udah mulai tuh hahaha #ketawaevil^@^
    hihihi Soeun bingung yee ma kelakuan mbum , itu tanda-tanda eonnie hehe^^
    kirain Pas Bum baringin Soeun di kasurnya mau Kisseu~ #plakotakyaddong hehe
    lanjutt eonnie

  3. Seru cerita nya tapi kok belum ada kiss nya *otak yadong mulai kambuh* hehehehe
    onne aku tunggu lanjutan nya ya tapi jangan lama-lama soal nya aku sudah tidak sabar😀

  4. haha,bum oppa ngatain eun eonni ky ahjuma wkwk, . Makin geregetan sma skap oppa..
    Kira2 kpn yah bilang suka sma eonni y?
    Trz lanjutin yah min resi . . .

  5. ckckck bumppa lucu bnget deh, senyum2 sndiri huaa kyaknya bumppa lg kasmaran ne sm sso🙂
    kasian sso padhal dh bela2in ngerubh pnampilanx biar bum gk curiga lgi, eh malah di kmen sm bum blang loq pnampilannx kayak ahjumma wkwkwk dasar bum^^
    next part sy tnggu! hwaiting

  6. mian resi aku baru baca babyfaced bodyguard ini, ah kim bum bawel amat kekeke dlu kabur mulu dr so eun skrg malah maunya dket2 haha kocak res cpt2 update ff yg ini ya, aku suka bgt am ff yg ini🙂

  7. Part 8nya kerennn!!
    kim bum udah mulai suka nih ama soeun…
    Ya ampun kim bum ga sabaran banget ya… Ampe telat 1 menit aja di itung,
    Hahaha soeun dikatain kaya ajhuma2, emang dandanannya di bikin medok ya ama yoona??
    Ditunggu ya part 9nya…

  8. C-reeennnn kyak n Bum mnyukai so eun eoonie…wuaaa.pirus2 cntaaa udh mlai tmbuh nie….sukaa bggettttt..lnjutttt eon…

  9. aiye aiya aiyu….*nyanyi2 karena kesenangan* ciyee banget sih bumppa udah perhatian gt sm eunnie :-‘) terharuuuu*?* AAAAAAAAAAAAA!!!!!!
    lanjut ya thooor:)

  10. Aish. . Kimbum orang’a gengsian ya. .
    Pasti lah orang” d sekitar’a ngerasa aneh. . Senyum” gaje sendiri. . Bener” kayak orang jatUh cinta. . Hehe

  11. Hahaha part nie keren,,ayo doNk jngan lama”bwt bumsso sling jthcinta_ny… ;>
    next partny update soon ya chingu… B-)

  12. asikk kim bum makin deket ma so eun nih
    yah walaupun masih rada gengsi
    ok author lanjjuutt
    q mau liat gmna reaksi kim bum wktu rambut so eun digerai

  13. Aish… Author pinter membuat cerita… Kirain bakal kayak ff lain bakal dicium tyta enggak…
    Tp aq suka… Membuat ceritanya smakin menarik🙂

  14. Wah eunnie G’ peka nih G’ tau apa kalau bumme gugup gelagapan kalo deket2 ma eunnie,,, jadi senyum2 sendiri, ngebayangin wajah bummie yang gugup

  15. bumx lucu deh, lg kena virus jtuh cinta tu.
    ampe penamplanx so eun jg ikt dikomentari. hehe
    spertix so eun hrz sbar menghdapi skp bum yg labil it.🙂

  16. q kra bkalan kiss pas d kmr.a so eun hahaha😀 yah so eun udah merubah penampilan.a supaya kim bum ga curiga am umur.a eh malah d bilangi ahjuma, iya tu so eun betul kta kim bum cba sekali” d gerai rmbt.a

  17. kimbum penasaran dengan apa yang dirasakannya pada soeun,,, padahal dia mulai menyukai soeun tapi terus-terusan disangkalnya,,,
    karena takut soeun dicuragai mengenai umurnya dia mengubah penampilannya??? tapi kimbum malah bersikap aneh dan menyuruh soeun menggerai rambutnya,,, supaya dikira mereka pacaran tuh,, kimbum alasan nich,,,

  18. Hooreeeeh…Bum uda mulai salting deket2 sm Sso…tp knp bawaannya jd suka nyuruh2 smbl bentak Sso yaa…buat ngilangin rasa gugup x yaa??..

    Lanjuuuut baca part selanjutnya…tmbh pnsrn ajaah..

  19. hahay bum tampak semakin aneh dimata sso…

    asli lucu liatnya, bum mulai cari perhatian… minta ditemenin sarapan, minta dijemput… dan minta sso kembali ke penampilan sblmnya serta minta rambutnya sesekali digerai… wkwkk

    mana pake ada acara menggendong sso .. wah beneran luluh nih sang tuan muda :v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s