Today, Love Is Begin PART 3

Today, Love is Begin

kbkse110

Main cast : Kim So Eun & Kim Sang Beom

Other Cast : Jung Il Woo, Kim Woo Bin, Shin Ni Rin, Lee Bo Young, Kang Hye Rim. Mungkin akan ada cast lain yang muncul.

Genre : Romance Comedy

Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik Tuhan, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

Dilarang meng-copy paste tanpa seijin pemilik cerita !

FF ini aku buat mirip banget sama manganya, hanya saja ada beberapa yang ditambah dan dari khayalan author

 

PART 3

 

So eun menghentikan langkahnya dan diam di tempat sambil masih memegangi keningnya. Kim bum menoleh ke belakang dan melihat so eun hanya diam.

“hey, ada apa?” tanya kim bum.

So eun tak kunjung menjawab, dan ia masih menampakkan wajahnya yang tampak berfikir.

“kau kelihatan bodoh ! jangan memikirkan hal yang macam-macam !” ujar kim bum lalu mencubit pipi so eun.

“yaaaa! Kau tidak sampai perlu menyakiti wajahku !” amuk so eun seraya memegangi pipinya yang memerah.

Namun kim bum hanya memasang wajah tak berdosa dan kembali melanjutkan langkahnya.

“soal ponselmu, aku akan ganti rugi lain kali !” ujar kim bum.

So eun hanya menatap punggung kim bum dengan kesal.

“jika bukan karena kau sudah menolongku, aku sudah pasti akan melempar bom padamu !” umpat so eun.

“aku bisa mendengarnnya !” ujar kim bum sedikit keras dan membuat so eun langsung mati kutu. Mukanya mendadak pucat.

Kim bum memutar kepalanya menatap so eun. “lusa akan aku ganti ponselmu, aku akan menunggumu di depan café dimana ketika kau mengambil gambar wajahku waktu itu !” ujar kim bum lalu kembali membalikan tubuhnya dan berjalan meninggalkan so eun.

So eun masih berdiri di tempatnya. “sangat memalukan jika mengingat kejadian itu.” gumam so eun.

-today love is begin-

 

So eun sudah sampai di depan café dimana kim bum menunggunya. Namun, so eun sama sekali tak melihat keberadaan kim bum. So eun mencoba mengedarkan pandangannya ke segala arah namun tetap tak menemukan kim bum.

“apa dia membohongiku?” pikir so eun.

“kau sudah membuatku menunggu lama !” tiba-tiba kim bum muncul di belakang so eun seraya menaruh tas jinjing kecil di atas kepala so eun. So eun sedikit menengadahkan kepalanya untuk melihat benda apa yang ditaruh di atas kepalanya, lalu so eun memutar kepalanya dan mendapati kim bum berdiri di belakangnya.

“tck….” Kim bum menatap so eun dengan murka.

“kau beraninya membuat majikanmu menunggu !” ujar kim bum lalu membawa tas jinjing kecil dari kepala so eun itu dan melemparnya ke arah so eun. Dengan sigap so eun langsung menerimanya.

“sudah aku ganti ponselmu !” ujar kim bum. So eun menatap kim bum.

-today love is begin-

 

So eun dan kim bum duduk di bangku taman. Dengan cepat so eun pun membuka kardus ponsel itu.

“aku mencari ponsel yang sama percis dengan milikmu, tapi ternyata ponselmu keluaran jaman dulu, jadi aku membeli yang seperti itu.” ujar kim bum.

“ah ne  ne gwaencaha, ini kelihatan lebih bagus dari ponsel punyaku yang dulu.” Balas so eun.

“gomawo.” Balas so eun sambil sibuk mulai mengutak-atik ponsel barunya.

“tsk…gomawo?” ulang kim bum. So eun langsung menatap kim bum yang duduk di sampingnya.

“ne, wae?” tanya so eun.

“kau harus membelikanku makanan dan minuman sebagai balasannya !” ujar kim bum.

“ne?” ulang so eun sedikit terkejut.

“cepat belikan aku makanan peliharaanku yang baik ! cepat…cepat !” kim bum mendorong-dorong so eun dengan tangannya.

So eun menatap kim bum dengan wajah memelas. “jangan buat wajahmu seperti itu ! aku semakin ingin membuangmu ke tempat penitipan peliharaan !” ujar kim bum.

So eun hanya bisa pasrah dan pergi untuk membelikan kim bum makanan dan minuman.

-today love is begin-

 

Memasuki bulan Agustus dan liburan musim panas telah tiba. So eun sedang berada di dalam kamar nirin. So eun tiduran di ranjang seraya memainkan ponselnya sedangkan nirin sibuk membaca majalah seraya duduk di lantai yang dialasi oleh karpet.

“bagaimana hubunganmu dengan pacar palsumu itu?” tanya nirin sedikit menyindir.

“dia masih memperlakukanku seperti peliharaannya.” Jawab so eun dengan nada malas.

“hahaha, sampai kapan kau akan terus bersandiwara seperti ini?” tanya nirin.

“haaah entahlah~ aku harap secepatnya.” Jawab so eun.

“oh ya, apakah ponsel itu pemberian dari kim bum-ssi?” tanya nirin seraya memutar kepalanya dan melihat so eun.

“bukan pemberian, tapi ‘ganti rugi’” balas so eun dengan penakanan pada kata ganti rugi.

“kekekekk, jika dipikir-pikir dia berani sekali hingga melempar ponselmu ke sungai.” Nirin terkekeh jika mengingat cerita so eun tentang kejadian pelemparan ponsel itu.

“yak jangan tertawa ! aku sudah cukup menderita karena sikapnya yang suka semaunya. Kau memang tidak mengerti perasaanku nirin-ah huhuhu.” Balas so eun.

“tapi setidaknya kim bum-ssi juga kan yang sudah menolongmu.” Ujar nirin.

So eun memonyongkan bibirnya. “aku tahu, tapi tidak harus sampai melempar ponselku kan? Dia memang benar-benar tak berperasaan ! sepertinya aku harus segera memberitahu satu sekolahan tentang sifat aslinya agar mereka jadi berubah membencinya.” Ujar so eun.

“kekekekk aku rasa mereka tidak akan mempercayaimu.” Balas nirin.

“aaiish kau….”

Ddrrrtt dddrrtt

Tiba-tiba ponsel so eun bergetar, setelah dilihat ternyata ada satu pesan masuk dari hye rim. Ternyata, hye rim mengirimkan foto dirinya yang sedang berlibur di pantai bersama dengan kekasihnya.

“waaahhh daebak !” so eun langsung bangkit dari tidurnya.

“wae?” tanya nirin yang kini menolehkan kepalanya pada so eun.

“nirin-ah lihat ini !” so eun memperlihatkan foto yang dikirim hye rim padanya barusan. Nirin mengerutkan keningnya setelah mellihat foto itu.

“apanya yang hebat?” tanya nirin.

“yaa ! lihatlah ! lautnya sangat biru, sangat indah bukan?” tanya so eun.

“memangnya kemana hye rim pergi?” tanya nirin.

“dia pergi berlibur bersama pacarnya ke pantai sokcho tiga hari dua malam !” jawab so eun.

“eh benarkah?” nirin mengambil ponsel so eun. “apakah pacar hye rim sudah bekerja? Aku rasa dia punya banyak uang.” Ujar nirin.

“yeah.” Balas so eun.

“ummm begitu ya, pantas saja.” Timpal nirin.

“huaah sejujurnya aku iri !!!” ujar so eun. “aku tidak punya rencana untuk liburan di musim panas ini, aku tidak melakukan apa-apa liburan kali ini, dan sangat membosankan karena aku hanya menghabiskan waktuku di rumahmu!” keluh so eun.

“baiklah jika itu yang kau katakan, aku tidak akan bermain denganmu lagi.” Ujar nirin.

“aigooo aku hanya bercanda nirin-ah, mianhae…heheh, aku mencintaimu !” so eun langsung memeluk nirin sedangkan nirin memasang wajah masamnya.

“tapi, bagaimana dengan kim bum-ssi? apa yang dia lakukan sekarang ini?” tanya nirin.

“molla~” jawab so eun yang kembali menjatuhkan dirinya di ranjang.

“heh? Tidak tahu? apa kalian tidak pernah berkomunikasi?” tanya nirin.

“tidak tidaaak~ kami tidak pernah berkirim pesan.” Jawab so eun.

“huh? Aku pikir dia pernah menghubungimu, ternyata berkirim pesan pun tak pernah?” tanya nirin.

“yeah, berkirim pesan hanya sekedar menyuruhku untuk membelikan ini dan itu, membawakan ini dan itu.” jawab so eun.

“ckckck, berbeda sekali dengan apa yang terjadi di sekolah, kalian kelihatan sangat dekat.” Ujar nirin.

“itu hanya acting….hanya acting…” balas so eun.

“lagi pula, tidak ada alasan untuk bertemu dengannya liburan ini karena pada kenyataannya hubungan kami hanya hubungan palsu kan.” Jelas so eun dengan mata yang terpejam.

“ah kau keliahatan tidak bersemangat.” Ujar nirin seraya ikut membaringkan dirinya di samping so eun.

“kau kelihatan mengeluh mungkin karena kim bum-ssi tidak peduli padamu?” ujar nirin diselingi senyum jahilnya.

So eun mendadak membelalakan matanya mendengar apa yang keluar dari mulut nirin.

“tanpa kau sadari, di dalam hatimu kau mulai jatuh cinta?” goda nirin.

“MWO? JATUH CINTA?” so eun langsung bangkit dai tidurnya.

“TIDAK MUNGKIN ! DIA ADALAH LELAKI YANG PENUH DENGAN TRICK ! TIDAK MUNGKIN AKU JATUH CINTA PADANYA !” teriak so eun mentah-mentah seraya mencekik pelan nirin.

“uhuk uhuk…arasseo arasseo, aku hanya bercanda ! tidak usah berteriak sampai mencekikku seperti ini.” balas nirin. So eun langsung melepaskan tangannya dan merasa malu sendiri dengan tingkahnya.

Drrttt drrrttt dddrtttt

Ponsel so eun kembali bergetar.

“siapa yang menelpon?” tanya nirin.

“bo young.” Jawab so eun.

“yoboseyo…”jawab so eun saat mengangkat telpon.

“hei so eun-ah, apa kau sudah melihat foto yang dikirim hye rim?”

“oh ya aku sudah melihatnya, apa kau juga?”

“aku sangat iri karena dia pergi berlibur ke pantai sokcho, terlebih bersama kekasihnya.”

“yeah, pantainya sangat indah.”

“benar-benar membuatku iri ! ayo kita berlibur ke pantai juga so eun-ssi ! pantai !” ajak bo young.

“eh? Aaah ayo ! pantaai.” so eun langsung menerima tanpa basa-basi.

“aku juga sudah bisa mengira kau juga ingin pergi. Umm~ dan aku juga akan mengajak jong suk untuk berlibur.” Ujar bo young dengan semangat.

“eh?”

“kau juga akan mengajak kim bum-ssi kan?” tanya bo young.

Senyum lebar yang terpampang di wajah so eun perlahan menyusut.

“k..kim bum?” ulang so eun.

“ne, jangan lupa untuk mengajaknya juga ya so eun-ssi !”

“t..tapi…”

“ah mian, aku harus segera menutup telponnya. Kalau begitu sampai bertemu lusa !”

 

Klik

Sambungan telpon terputus.

“wae?” tanya nirin yang melihat ketidak beresan dari wajah so eun. So eun menatap nirin lalu menggelengkan kepalanya pelan.

-today love is begin-

 

Lusa, Halte bus

So eun tengah menunggu kim bum di halte dimana tempat mereka-bo young dan jong suk bertemu. Wajah so eun kelihatan tidak beres.

‘ini adalah situasi yang diluar rencana, tapi ini masih lebih baik dari pada bermalas-malasan di rumah. Yeah, ini tidak sepenuhnya buruk’ batin so eun.

“Oiii !” panggil kim bum pada so eun. “sudah lumayan lama kita tidak bertemu.” Ujar kim bum seraya memamerkan senyum tidak ikhlasnya. Kim bum membawa tas di punggungnya.

“o.oohh annyeong.” Balas so eun.

“ummm tunggu, hanya ada kau disini?” tanya kim bum.

“mmm bo young sedang dalam perjalanan, lima menit lagi dia sampai.” Jawab so eun.

“hhmmpphh…” kim bum membuang nafasnya lalu ikut duduk di samping so eun.

“dia yang merencanakan liburan tapi kenapa dia datang terlambat?” tanya kim bum.

“a..aku tidak tahu.” balas so eun.

‘huaah ada apa denganku? kenapa aku merasa canggung sekali di dekatnya’ batin so eun.

“aku pikir kau tidak akan datang.” ujar so eun.

“mmm..” kim bum mengangguk.

“aku pikir kau akan merasa terganggu karena aku memintamu untuk ikut.” Balas so eun.

“yeah itu sangat menggangu, sejujurnya aku tidak suka pantai.” Ujar kim bum. So eun langsung menatap kim bum.

“ada banyak orang di pantai dan kau berenang di air yang kotor, apanya yang menyenangkan dari pantai?” ujar kim bum.

“kalau begitu, kenapa kau datang?” tanya so eun.

“kalau begitu kenapa kau memintaku datang?” tanya balik kim bum.

So eun langsung terdiam mendengarnya.

“mmm baiklah, aku sedang bosan, sudah lama aku tidak melihat wajah peliharaanku.” Ujar kim bum seraya menatap so eun. so eun cukup terbengong di buatnya.

‘eh apa ini? apa dia datang karena ingin melihat wajahku? Bisakah aku berfikir seperti itu?’ batin so eun.

“OOOIII OOIIII MIANATA, KITA SANGAT TELAT !” Teriak jong suk dari kejauhan.

Kim bum dan so eun langsung melihat ke sumber suara.

“apa kalian sudah menunggu lama?” tanya bo young.

“ah aniyo.” Balas so eun. “mmm bo young-ssi, apakah dia….” ujar so eun menggantung.

“ah aku hampir lupa, kenalkan dia pacarku.” Ujar bo young seraya merangkul jong suk.

“aku park jong suk, senang bertemu dengan kalian, aku pacar bo young.” Sapa jong suk dengan ceria. (ini bukan jong suk yang manfaatin so eun di part 2 ya hehe)

“kalian so eun-ssi dan kim bum-ssi kan?” tanya jong suk.

“ah ne hehe.” Jawab so eun seraya tersenyum hambar.

“aku selalu mendengar cerita tentang kalian dari bo young, kalian sangat serasi ternyata.” Ujar jong suk.

“hahaha” so eun kembali tertawa hambar, sedangkan kim bum hanya bisa membuang nafasnya.

-today love is begin-

 

Mereka sudah sampai di pantai sokcho. So eun, bo young, dan jong suk langsung saja berjingkrak senang dan segera menaruh barang-barang yang mereka bawah di bawah payung, sementara kim bum berjalan paling belakang dan hanya menghela nafasnya. Lalu ia pun duduk di bawah payung itu.

“wooooaaa pantaaaaiii !” teriak so eun.

“pantai sokcho memang sangat indah dan menyenangkan !” jong suk ikut berteriak.

“yeaaayy disini sangat panas, dan aku tidak sabar ingin segera berenang !” timpal bo young dan segera berlari meninggalkan jong suk, so eun, juga kim bum untuk berenang.

“yaaa bo young, tungguuu !” jong suk ikut berlari dan mengejar bo young.

So eun masih tersenyum melihat keindahan pantai sokcho ini.

“baiklah, kim bum-ssi kajja !” ajak so eun.

“aku tidak akan berenang, aku tidak mau kulitku terbakar dan menjadi hitam dan gatal-gatal gara-gara berenang di air kotor itu !” tolak kim bum.

So eun langsung menganga mendengar jawaban yang keluar dari mulut kim bum. “hei…apa kau itu seorang selebriti?” sindir so eun.

“tsk sudahlah sana pergi dan berenanglah !” suruh kim bum seraya melempar-lempar tangannya meyuruh so eun untuk segera pergi.

“berenanglah ! aku ingin melihat kulitmu berubah menjadi hitam.” Ujar kim bum.

“eh kau…” balas so eun.

“HEIIII SO EUN-SSI…PALLIWAAA! AIRNYA SANGAT DINGIN ! DAN INI SANGAT MENYENANGKAN !” teriak bo young dan jong suk yang sudah berenang lebih dulu, mereka melambai-lambaikan tangannya pada so eun. So eun menatap kim bum sejenak lalu berteriak kepada mereka.

“BAIKLAHH ! AKU AKAN SEGERA KESANA !” balas so eun. sebelumnya so eun kembali menatap kim bum dan mendelikkan mata padanya.

“hmmphh.” Dengus so eun lalu meninggalkan kim bum sendirian.

Sementara itu kim bum hanya diam ditempatnya dan hanya memerhatikan so eun, bo young, dan juga jong suk yang tengah berenang dengan gembiranya. Mereka tertawa dan sangat menikmatinya.

Tiba-tiba kim bum menyunggingkan senyumnya melihat mereka, terutama saat ia melihat so eun.

“heh…ada tiga peliharaan disana !” gumamnya.

Setelah sekitar 15 menit berenang, so eun, bo young, dan jong suk pun kembali ke bibir pantai dan menghampiri kim bum yang sedari tadi hanya diam dan duduk di bawah payung.

“woooah sangat menyenangkan !” ujar bo young.

“aku lelah, aku ingin istirahat !” ujar so eun.

“hei kim bum-ssi, apa kau ingin berenang denganku?” tawar jong suk.

“ani.” Jawab kim bum.

“ah…kalau begitu bagaimana jika kita berempat bermain voli pantai?” tawar jong suk lagi.

“ani, aku hanya akan menonton kalian bermain saja.” Jawab kim bum.

“hummpphh…” jong suk menghembuskan nafasnya.

“jong suk-ah…aku ingin makan es krim.” Ujar bo young dengan nada manja.

“ah baiklah baiklah, kalau begitu ayo kita beli es krim.” Jawab jong suk senang seraya merangkul pundak bo young.

Kim bum hanya bisa menatap mereka dengan mata sedikit memicing karena mereka yang terlihat begitu mesra.

“kami juga akan membelikannya untuk kalian !” ujar jong suk.

“ah…terimakasih.” Balas so eun.

“ayo jong suk pali~” bo young menarik lengan jong suk.

“ah  ne….” balas jong suk.

So eun yang melihat kemesraan bo young dan jong suk jadi merasa iri, tapi di satu sisi ia juga senang melihat kemesraan mereka.

“mereka sangat cocok.” Ujar so eun dengan mata berbinar sekarang.

‘aku juga ingin memiliki pacar yang romantic seperti jong suk.’ Batin so eun seraya menggenggam tangannya sendiri dan meletakannya di dagunya.

Kim bum melirik ke arah so eun dan melihat so eun tengah tersenyum seraya membayangkan sesuatu.

“jika kau bertanya pendapatku tentang mereka, maka aku hanya bisa melihat mereka sebagai sepasang kekasih idiot yang hanya memperlihatkan kemesraan mereka dengan penuh kepura-puraan.” Ujar kim bum tiba tiba.

“huh?” so eun langsung memalingkan wajahnya untuk menatap kim bum.

“aku rasa, bagaimanapun juga itu tidak akan membantu meskipun kalian saling menyukai, mustahil.” Lanjut kim bum.

‘apa yang dia bicarakan?’ batin so eun seraya menatap kim bum sedikit bingung, namun kim bum hanya memandang ke arah laut lepas.

“cinta itu bukan karena mengumbar-ngumbar kemesraan di depan umum atau pun semacamnya, sepasang kekasih yang seperti itu biasanya hanya akan mengungkapkan perasaan mereka dengan mengatakan ‘aahh aku sudah merasa puas dan senang’. Mereka yang seperti itu tidak benar-benar mencintai pasangannya. Cinta tidak perlu hal yang seperti itu, hanya cukup menyayangi seseorang yang disukai dengan tulus tanpa mengumbar kemesraan. Itulah keromantisan dalam cinta yang sebenarnya.” Jelas kim bum.

So eun sukses menganga mendengar apa yang keluar dari mulut kim bum sendiri, so eun terkejut, aneh, dan juga sedikit takjub dengan ucapan kim bum.

‘dia…bagaimana bisa dia berbicara soal cinta seperti ini? woooah aku merasa terkesan’ batin so eun.

So eun jadi menatap kim bum dengan mata menyipit. “hei, kau bahkan tidak punya pengalaman dalam berkencan ataupun berhubungan dengan seorang perempuan, kau tidak bisa berbicara seperti kau mengerti soal cinta.” Ujar so eun.

Kim bum yang tadinya menatap lurus ke depan langsung melirik ke arah so eun. “mwo? apa yang kau katakan barusan? Ayo katakan lagi !” pinta kim bum sambil menatap so eun murka.

So eun yang melihat kim bum menatapnya seperti itu langsung menjauhkan tubuhnya dari kim bum.

“a..aniyo…” balas so eun.

“kau juga bahkan membohongi teman-temanmu dengan mengatakan bahwa kau sudah memiliki pasangan, bahkan kau juga sepertinya tidak berpengalaman dan tidak mengerti soal cinta, betapa sombongnya mulutmu itu ! aku juga harus masuk ke dalam lubang masalahmu.” kim bum mendorong kepala so eun dengan telunjuknya.

“bagaimanapun juga aku terpaksa. Meskipun begitu, aku hanya ingin bersama dengan seseorang yang aku sukai.” Balas so eun. “dan aku tidak ingin, sifatmu itu menghancurkan semuanya.” Lanjut so eun sedikit keras dan membuat kim bum sedikit terdiam.

“aku mau berenang !” so eun langsung bangkit berdiri dan pergi meninggalkan kim bum.

“hmmpph…” Kim bum hanya bisa menghela nafasnya.

“dia benar-benar….apa dia iri karena dia belum pernah jatuh cinta pada satu orang pun sebelumnya maka dari itu dia bisa berbicara semaunya?” gerutu so eun dengan langkah lebar dan cepat.

“SO EUN-SSI !!!” teriak bo young seraya melambai-lambaikan tangannya pada so eun. So eun langsung saja menghentikan langkahnya dan melihat ke sumber suara.

“so eun-ssi kau mau es krim rasa apa? melon atau strawberry?” teriak bo young.

“ah…melon !” jawab so eun.

“baiklah..” balas bo young.

“so eun-ssi ingin melon.” Ujar bo young pada jong suk.

“ok…” balas jong suk lalu mengambil es krim rasa melon untuk so eun. kini ditangannya ada dua buah es krim rasa melon untuk so eun dan kim bum. Sedangkan bo young membawa satu es krim rasa strawberry dan satu rasa melon untuk dirinya dan juga jong suk.

“baiklah kajja…!” bo young berjalan lebih dulu meninggalkan jong suk. Sementara itu, karena jong suk tak memperhatikan jalan di depannya, ia pun tak sengaja menabrak dua orang pemuda sekitar umur 25-27 tahunan dan membuat es krim itu tumpah dan mengenai dua pemuda tersebut.

“ahh…” jong suk sedikit terkejut saat es krimnya tumpah.

“jong suk-ah, gwaenchana?” bo young berbalik dan langsung berlari kecil menghampiri jong suk. So eun juga ikut menghampiri jong suk.

“itu bukan salah kami.” Ujar pria dengan rambut merahnya itu.

“perhatikanlah jalanmu anak kecil !” ujar pria satunya lagi dengan sedikit janggut di dagunya.

“yaakk !” bo young berteriak kepada kedua pemuda itu. “bukankah kalian berdua yang membuat es ini tumpah?” amuk bo young.

Kedua pemuda itu langsung menatap bo young meremehkan.

“huh?” si pemuda berambut merah itu menaikkan sebelah alisnya.

“apa maksudmu anak kecil?” Tanya si pemuda satunya lagi yang berjanggut itu seraya menyeringai menatap bo young.

So eun hanya bisa menatap mereka takut-takut akan terjadi perkelahian.

“yak jong suk-ah…kenapa kau hanya diam saja? Jelas-jelas ini salah mereka !” teriak bo young pada jong suk.

“bo young-ah tenanglah, ini hanya masalah kecil, jangan dibesar-besarkan !” bisik jong suk.

Kedua pemuda itu masih berdiri disana dan menatap jong suk dengan tajam, segera saja jong suk membungkukkan badan kepada kedua pemuda itu.

“mianhamnida hyung-nim, sudah jelas ini adalah kesalahanku, mianhamnida.” Ujar jong suk. Bo young menatap jong suk tak percaya.

“tsk…” kedua pemuda itu hanya berdecak lalu pergi dari hadapan mereka. Setelah itu, bo young langsung menendang kaki jong suk.

“oouch…apa yang kau lakukan?” Tanya jong suk meringis kesakitan seraya memegang tulang keringnya.

“itu pelajaran untukmu ! jelas-jelas salah mereka dan mereka harus menggantinya ! dasar pengecut ! ayo so eun-ssi kita pergi !” bo young langsung menarik tangan so eun dan meninggalkan jong suk.

“yak bo young !” teriak jong suk.

Namun bo young tak menghiraukannya dan terus berjalan dengan lahkah lebar.

“umm~ bo young-ssi, bukanlah lebih baik kau kembali dan memaafkan jong suk-ssi? Bukan berarti jong suk-ssi pria pengecut karena meminta maaf kepada mereka kan?” Tanya so eun.

Bo young menghembuskan nafasnya kesal. “biarkan saja, aku ingin memberikan pelajaran untuknya setidaknya agar dia bias lebih tegas layaknya seorang pria !” balas bo young.

“tapi…bo young-ssi.” Balas so eun.

“fiiuh~ sepertinya aku harus mengakhiri hubungan saja dengannya.” Ujar bo young.

“eh? Bo young-ssi, kenapa tiba-tiba seperti ini? Kalian ini sangat serasi bahkan sangat mesra.” Ujar so eun.

“tapi bukan itu masalahnya, aku kecewa padanya karena dia tak juga berubah. Dia pria lemah.” Balas bo young. So eun hanya bisa diam saja mendengarnya.

‘apa ini? Baru saja mereka bermesra-mesraan, tapi dengan cepat situasinya berubah’ batin so eun. Lalu ucapan kim bum melintas saja di pikirannya.

Itulah keromantisan dalam cinta yang sebenarnya

Mengingat ucapan kim bum itu, so eun langsung menggeleng-gelengkan kepalanya.

“bo young-ssi, kau harus memikirkan perkataanmu lagi !” ujar so eun, namun bo young sepertinya tak memerhatikan so eun karena matanya focus ke arah lain.

“bukankah itu dua pemuda yang tadi?” Tanya bo young.

“eh?” so eun langsung mengikuti arah pandangan bo young dan melihat kedua pemuda itu tengah mengobrol dengan dua orang perempuan.

“ah benar, itu mereka.” Ujar so eun.

“aku harus menemui mereka dan memberikan pelajaran untuk mereka.” Ujar bo young lalu melangkah menghampiri kedua pemuda itu.

“eh bo young-ssi, andwae !” so eun menahan lengan bo young.

“ani ! aku hanya akan memperingati mereka. So eun-ssi kau tunggu disini !” ujar bo young. Bo young pun melanjutkan langkahnya sementara so eun hanya bisa diam ditempatnya. Wajah so eun sudah pucat karena tak bias melakukan apa-apa untuk mencegah bo young.

“ini gawat….” Gumam so eun.

-today love is begin-

 

Jong suk sedang duduk sendirian menatap laut lepas yang ada dihadapannya. Wajahnya kelihatan galau karena insiden yang terjadi barusan.

“bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan?” gumam jong suk. “bagaimana jika bo young meminta untuk putus? Ini benar-benar buruk.” Gumam jong suk murung.

“jadi kau ada disini?” Tanya kim bum yang tiba-tiba muncul di samping jong suk. Jong suk langsung memutar kepalanya menatap kim bum.

“ah..kim bum-ssi.” Ujar jong suk.

“aku memutuskan untuk mencarimu karena sedari tadi kau tak kunjung kembali dari membeli es krim.” Cerita kim bum lalu ikut duduk di samping jong suk.

“ah…m..mian, aku tak mendapatkan es krimnya.” Dusta jong suk.

“gwaenchana, aku tidak peduli dengan es krim itu.” Balas kim bum.

“ah..ne.”

“lalu, dimana so eun dan bo young?” Tanya kim bum.

“ah…mereka berdua…” jawab jong suk gelagapan. “mereka berdua sedang membicarakab urusan perempuan.” Dusta jong suk lagi.

Kim bum hanya bias membuang nafasnya.

10 detik, 20 detik, 30 detik. “huwaaaa…kim bum-ssi…apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan?” jong suk tiba-tiba langsung memegang kedua lengan atas kim bum, membuat kim bum menghadap padanya.

“hei…ada apa?” Tanya kim bum heran.

“bo young….dia…dia sekarang pasti membenciku !” ujar jong suk. Kim bum masih belum mengerti, ia mengerutkan keningnya menatap jong suk.

“apa yang harus aku lakukan?” jong suk memegangi kepalanya frustasi.

“kenapa kau tidak berkelahi saja dengan dua pemuda tadi jika kau tidak ingin bo young membencimu?” ujar kim bum enteng.

“eehhh? Ti..tidak mungkin !” balas jong suk.

“aku pasti akan kalah jika berkelahi ! lihatlah badanku !” jong suk menunjuk perutanya yang rata.

“aku sama sekali tidak memiliki otot yang besar dan kuat !” lanjutnya.

“yeah…aku juga tidak bisa memungkirinya.” Balas kim bum setelah memerhatikan tubuh jong suk.

“huh bo young tetaplah bo young, aku heran dengannya kenapa dia ingin berkelahi bahkan dia adalah seorang perempuan, tidak dipercaya !” jong suk kembali memegangi kepalanya. Kim bum hanya bisa menatapnya saja. Melihat lelaki bodoh dihadapannya yang tidak bisa apa-apa dan hanya terlihat frustasi saat kekasihnya marah padanya.

Kim bum membuang nafasnya. “hey kau….!” Panggil kim bum. Jong suk menoleh padanya.

“apa kau berfikir tentang sesuatu yang berharga?” Tanya kim bum.

“ehh…”

“apa yang akan kau lakukan jika dia berada dalam bahaya di depanmu atau di dekatmu?” Tanya kim bum. Jong suk diam.

“kejadian tadi, apakah kau akan mengulangi untuk meninggalkannya dan menyerah lagi?” lanjut kim bum. Jong suk masih tak bersuara.

“jika kau benar-benar mencintainya, seharusnya kau menjaga dan menyelamatkannya bahkan disaat kau lemah atau bahkan akan menyakitkan. Itulah kebanggaan yang dimiliki oleh seorang laki-laki.” Jelas kim bum santai seraya menatap jong suk.

Jong suk sedikit ternganga mendengar apa yang dikatakan kim bum. “ke..kebanggan seorang laki-laki?” tanyanya lalu diam termenung. Kim bum kembali mengarahkan tatapannya pada laut lepas.

“ah……jong suk-ssi…kim bum-ssi…” teriak so eun dengan nafas tersenggal-senggal. Setelah ia berlarian mencari jong suk dan kim bum, akhirnya ia menemukan mereka juga.

Kim bum dan jong suk langsung menoleh ke belakang saat mendengar nama mereka dipanggil.

“so eun-ssi….” Pekik jong suk.

“bo young…” ujar so eun dengan nafas yang masih tak beraturan.

“wae?” Tanya jong suk.

“bo young…dia….cepat selamatkan dia !” ujar so eun.

Jong suk dan kim bum sama-sama menatap so eun masih dengan tatapan bertanya-tanya.

-today love is begin-

 

“kyaaaaaaaa lepaskan aku !!!” teriak bo young. Bo young berontak saat ia diangkat di atas bahu si pemuda berambut merah. Sementara pemuda yang satunya lagi berjalan di samping pemuda itu.

“yaaaa jangan sentuh aku ! turunkan aku !” teriak bo young saat dagunya di elus oleh si pria berjenggot.

“kau sangat berisik !” ujar si pemuda berambut merah.

“kyaaaaaa…..siapa saja tolong aku !” teriak bo young.

“yak ! berhentilah berteriak ‘kya kya’ ! tutup mulutmu !” ujar si pria berjenggot itu kesal lalu membekap mulut bo young dengan tangannya. Bo young menatap tajam pemuda itu.

“baiklah, apa kau ingin mengatakan sesuatu kepada kita? Aku akan mendnegarkanmu dengan senang hati.” Ujar pemuda berjenggot itu seraya tersenyum licik. Bo young semakin geram, lalu ia pun menggigit sekeras mungkin tangan pria itu.

“Yaaaaaaak ouch…..beraninya kau !” teriak pemuda itu.

Pemuda berambut merah pun menurunkan bo young lalu menahan kedua lengannya.

“kami akan memberikan pelajaran yang lebih padamu gadis kecil !” ujarnya.

“yaakk andwae…!” bo young berontak.

“hei, lepaskan bo young !” teriak jong suk. Di belakangnya ada kim bum dan juga so eun.

“jong suk-ah….” Teriak bo young.

“hei, bukankah kau bocah yang tadi? Apa kau datang kemari ingin mengajak kita berkelahi untuk menolong pacarmu huh?” tantang si pemuda berjanggut itu seraya tersenyum remeh.

Jong suk yang tadinya sedikit tidak berani, kini menatap kedua pemuda itu dengan murka.

“eh…apa maksud tatapan bocah itu?” gumam pria berambut merah.

“hei bocah lemah, kau tidak berniat untuk berkelahi dengan kita kan?” Tanya si pemuda berjanggut.

Jong suk masih menatap kedua pemuda itu dengan tajam, ia sejujurnya masih bingung apa yang harus ia lakukan? Ia tidak punya keberanian untuk berkelahi, terlalu menakutkan untuknya. Tapi demi bo young……..

“kalau begitu……” jong suk tampak mengeluarkan keringat dingin dari pelipisnya.

“kalau begitu, kumohon pukul aku sampai kalian merasa puas dan tenang !” ujar jong suk.

Bo young menatap jong suk tidak percaya. Termasuk so eun dan kedua pemuda itu, sementara kim bum yang hanya kelihatan tenang.

“kalian bisa melakukan apa yang kalian inginkan padaku, asalkan jangan berani menyentuh bo young !” ujar jong suk.

“jong suk-ssi…” panggil so eun, sementara kim bum hanya diam. Bo young juga tak bisa melakukan apa-apa selain diam, ia masih mencerna apa yang semua dikatakan oleh jong suk.

“ayolah, pukul aku dengan tangan kekar kalian dan tendang aku !” tantang jong suk.

“tskk….” Pemuda berambut merah itu langsung saja menendang jong suk tepat di perutnya, membuat jong suk langsung tersungkur di pasir.

“jika itu yang kau mau, kami tidak bisa menolaknya.” Ujar kedua pemuda itu lalu kembali menghajar jong suk.

Sementara itu, so eun langsung menghampiri bo young. “bo young-ssi kau tidak apa-apa?” Tanya so eun. Bo young tidak menjawab, matanya focus melihat jong suk yang sedang dihajar kedua pemuda itu. Melihat jong suk yang menahan sakit, bo young tak bisa mengontrol dirinya. Ia pun berlari menghampiri jong suk dan langsung berhambur ke pelukannya. Jong suk sudah mengelurkan banyak darah dari hidungnya, wajahnya pun jadi bengkak-bengkak.

“HENTIKAN !” teriak bo young. “semuanya sudah cukup.” Lanjut bo young.

“bo..bo young.” Ujar jong suk susah payah.

“bo young ! itu akan berbahaya !” teriak so eun.

“ani ! aku tidak bisa hanya diam dan melihat saja ! hentikan semuanya !!!” teriak bo young.

“kalian bisa memukulku…..ayo kemarilah dan pukul aku !” tantang bo young.

“bo young…” ujar so eun.

“mwo? Kau menantang kami bocah tengik?” si pemuda berjanggut itu naik darah, ia meremas-remas tangannya.

Tiba-tiba ada tangan yang menepuk bahu pemuda itu.

“semuanya sudah cukup, hentikan sampai disini saja oke?” ujar kim bum dengan tatapan dinginnya pada kedua pemuda itu. Pemuda itu langsung menatap kim bum takut, aura yang terpancar dari wajah kim bum sangat mengerikan.

“tsk….ayo !” ajak si pemuda berambut merah.

“sial !” si pemuda berjanggut itu menggerutu lalu merekapun pergi.

“kalian semua bocah tengik yang lemah !” teriak si pemuda berjanggut.

Kim bum hanya bisa memandang mereka dengan tatapan aneh.

“haah syukurlah…” jong suk menghela nafas lega seraya menundukkan kepalanya setelah kedua pemuda itu pergi. Bo young menatap jong suk kesal bercampur khawatir.

Pletak tiba-tiba bo young menjitak kepala jong suk.

“ouch….bo young-ah sakit !” jong suk memegangi kepalanya.

“apa kau benar-benar idiot huh?” kesal bo young. “kenapa kau beraninya melakukan ini?” lanjut bo young.

“mian, aku tidak bisa berkelahi seperti kebanyakan orang, aku sangat buruk dalam berkelahi, dan aku rasa hanya ini yang bisa aku lakukan untukmu.” Balas bo young. Bo young diam.

“tidak apa-apa meskipun aku kelihatan tidak keren, tidak apa selama aku bisa melindunga orang yang penting bagiku. Karena itu adalah kebanggaanku sebagai laki-laki.” Ujar jong suk. Bo young sudah berkaca-kaca melihat jong suk yang masih bisa tersenyum diantara luka-luka di wajahnya itu.

Kim bum menatap jong suk sedikit kasihan. “dia mendengarkan kata-kataku huh?” gumam kim bum.

“idiot ! kau memang lemah bodoh !” bo young menangis dan langsung memeluk jong suk.

“tapi….pada akhirnya aku semakin menyukaimu.” Ujar bo young.

“ehehe, aku juga.” Balas jong suk.

So eun dan kim bum hanya bisa diam saja seraya menyaksikan adegan sepasang kekasih itu. Lalu so eun menyunggingkan bibirnya. ‘seperti yang aku pikirkan sebelumnya, mereka berdua luar biasa. Satu kali lagi, kekuatan cinta sangat luar biasa’ batin so eun seraya tersenyum melihat mereka.

“huh…” kim bum mendesah, saat ia menolehkan wajahnya ia melihat so eun yang sedang tersenyum.

-today love is begin-

 

Mereka sedang dalam perjalanan pulang menuju seoul menaiki kereta. Mereka berdua duduk berhadapan. Bo young dan jong suk sudah tertidur dan mereka saling berpegangan tangan, bo young menyandarkan kepalanya pada bahu jong suk dan jong suk menyandarkan kepalanya pada kepala bo young. Melihat itu, so eun terkekeh dibuatnya.

“pfft….sangat lucu, tidur tanpa melepaskan satu sama lain.” Ujar so eun.

“benar-benar melelahkan.” Ujar kim bum seraya menopang dagunya dan melihat ke luar jendela.

“jong suk-ssi…..dia sangat keren.” Ujar so eun bicara pada dirinya sendiri.

“yeah benar.” Balas kim bum tanpa mengalihkan pandangannya ke luar jendela.

“eh…” so eun langsung menoleh ke arah kim bum.

‘huh? Dia setuju dengan cepat? Bukankah dia punya pemikiran yang selalu berbeda?’ batin so eun masih melihat kim bum dari samping.

“seseorang tidak akan melakukan sesuatu sampai sejauh itu jika bukan pada seseorang yang benar-benar serius mereka sukai.” Ujar kim bum, membuat so eun sedikit takjub dengan kata-kata yang keluar dari mulut kim bum itu. So eun sampai tak mengedipkan matanya menatap kim bum.

Kim bum menolehkan wajahnya kepada so eun. “apa?” Tanya kim bum heran karena so eun terus menatapnya seperti itu.

“umm…apa kau…tidak berfikir bahwa akan lebih baik jika kau mempunyai seseorang yang kau sukai?” Tanya so eun.

“tsk….kau sangat mengganggu !” kim bum kembali memalingkan wajahnya pada jendela.

So eun masih penasaran dengan sikap kim bum, seperti apa dia sebenarnya? So eun juga memalingkan wajahnya dari kim bum.

‘pernahkah kim bum-ssi…..jatuh cinta?’ batin so eun.

‘aku penasaran, seperti apa perempuan yang dia sukai itu’

 

To Be Continued

 

TERIMAKASIH UNTUK READERS YANG SELALU BACA DAN KOMEN, SEMPET KECEWA SOALNYA DIA PART 2 FF INI DAN DI FF A LOT OF KISSING YOU PART END KOMENTARNYA MENURUN DRASTIS. BAGI SILENT READERS TOLONG YA HARGAI KARYA SAYA DENGAN MENINGGALKAN KOMENTAR. TERIMAKASIH

 

80 thoughts on “Today, Love Is Begin PART 3

  1. mianhe, a lot of kissing nya memang tidak membaca dan mengikuti smpai tuntas

    u/ today love is begin, ini kerennnn trutama karakter kim bum, suka bgt, benar cinta itu jika diungkapkan trlalu gamblang 1, buat bosen, 2, aly dst😀
    keren deh cara kim bum, dan saya rasa kimbum suka sso
    jadi sso teruslah penasaran pada kim bum tentang seperti apa kekasih impiannya😀
    dan menunggu author memberikan jabawan sgera. semangat yak

  2. Aaaaa~ bener-bener penasaran sama kelanjutnya.
    Tapi agak bingung sama karakter kimbum disini, karena ga dijelasin secara rinci *apadah* hehe
    tapi tetep daebaaak kok
    fighting

  3. woow amazing bgt res soalnya dr manga dan dialog antar pemainnya jg beda dr yg lainnya, kb bener2 susah di tebak, emg bneran brasa baca komik bkn baca ff hehe hm harapan ku semoga next part lbh bnyk hayalan mu res drpd cerita asli komiknya, soalnya mau nya bumsso jd tokoh sentral sedangkan di part ini ga terlalu hm mgkn krna persis di komik kali ya, smoga saran ku di terima res, lanjuuuut

  4. di part ini bumsso’a kurang banyak…hehe..tapi ga papa. pasangan youngsuk bener” romantis abis… aku juga jadi iri kayak sso… disini kimbumnya menurutku sosok yg misterius.. auranya aja bisa ngalahin tuh preman”… hehehe.. ditunggu lanjutannya…🙂

  5. “seseorang tidak akan melakukan sesuatu sampai sejauh itu jika bukan pada seseorang yang benar-benar serius mereka sukai.” Waktu itu kan kim bum jg menghajar jongseok yg menghina so eun? Ahhh…masih penasaran sm sikap kim bum ke so eun selama ini,klo diminta so eun dtg kim bum pasti dtg,tp klo udh ketemu so eun pasti sikapnya dingin dan kyk manfaatin…huaaaa…makin penasaran…

  6. aaa.
    suka2.
    sifat bum msh susah ditebak.
    kadang menjengkelkan, tp kdang dia bs bijaksana jg.
    aigoo, namja yg labil. hehe
    so eun dirimu pst penasaran jgkn ma sifatx yg berubah2 it, bntuin cri tw ye. hehe
    daebak.

    ditngu kelanjtanx, smangth.🙂

  7. Keren eon (y)
    Sso trksn karna kata2 kim bum mengenai cinta yg tak prlu di umbar2 sperti bo yong dgn pcr nya
    aku rasa bumSso udh mulai saling suka thu “_~
    next eon ditunggu😉

  8. omoo karkter bummpa d sini bener misterius suka sukaaaa,, jalan ceritanya susah d tebaak good job thor pkknya kereen,, kyaa banyak kata2 bummpa yg bsa d petik daebak pkknyaa,,
    tetep semangat buat nerusin klanjutannya thor hwaiting ^_~

  9. peran bumssoNya dikit ………..
    tapi spertinya dri lubuk hatinya bumppa ada hati m soeun
    kayaknya masih jual mahal yaaaaaaaaa……..
    ljutannya jgn lama2 …….

  10. waaa critanya nmbah seru
    kmbum sifatnya mkin msterius dan bkin pnsran bngett
    sbnernya perasaan kmbum kesoeun gmna ya???
    pnsran, pkoknya dtnggu thor next partnya dan jgn lma2 hhe

  11. Kyaaaaa eonnnn resss demi apa keren pisan eonnn hehe… Yaampunnn bnr2 pnsaran sama tkoh bum ygdiam2 mnghanyutkannnnn hwaaaa bisa bijak jg bum haha sampe sso ternganga hahaha.. Penasaran gmn sih prasaan sbnrnya bum sama sso satu sama lain??? Kalo sso diliat2 dr dialognya sperti udh suka sama bum scara tidak langsung hwaaaaaa lanjutkannnn eonnn ress🙂

  12. Jiahh krennn dehh..daebak bggettt eooniee..
    Horeee..yee..yeee..akhr n d posting jga FF n..
    🙂
    eon mianhe yuly tlat trusss bca n,tpii kmen n insaallah ad stiap FF..
    🙂
    daebak bggett eoonie,gak kbyagg deh ya kimbum n it lo,pngen bggettt nepuk mukaaaa n,skigg bkin gemes dan gergetan..
    Kta2 yg d kluarin dia it jentle,cool,totuit,dewassaa bggettt waduhh..*pinsan*..
    🙂
    kimbum bnar2 kek n trtrikk sma so eun n,wuallaaa oopaa bnar2 bkin so eun dilema..haaaa..
    Eon crtaa bernuasa sma bggett eon ank remaja sma gtu,sukaaa..
    It jo sukk ksian yaaaa dia bela2 in bo young dan d hjar sma 2 pmda kekar,nah bo young n mlah ngsih hadiah jitakan lgii..udh bakak belur d ksih kado lgii..ckk..*sbar ya oopa,demii cnta*..
    Pnsran bggett sma crta lnjutan n..
    Eon yakk gomawo PW n..
    Smga dngan d PWin FF n bnyak kmen,biarrrr cptan part lnjutan n..
    Lnjutt..
    Fightingg eon resii yak..

  13. Aigoo !! Author-nim jjang !
    Bum-ppa , kau membingungkan & semakin membingungkan (?) Fiiuuuhh ..
    Bt , ky’x Bum-ppa ituh emng pnya ‘perhatian lebih’ sma Sso-eon ne ?
    Sso-eon , ttaplah jd peliharaan (?) Ϋά̲̣̥ηġ baik ne ? Hha~ *ngakakepil
    Sso-eon jg ky’x udh mulai tumbuh benihbenih cinta bwt Bum-ppa , bt krna laload (?) Jd blum trllu nyadar😀
    Ehh ,, ituh si BoYoung sma JongSuk jg so sweet eumzz .. ;;)
    Pko’x d.tggu next part’x author-nim .
    Keep spirit & hwaiting ^^

  14. Ckck… Bumm tetep aza yah_memanggil sso dengan “plihara’an”😦

    Tiba-tiba kim bum menyunggingkan senyumnya melihat mereka, terutama saat ia melihat so eun.
    “heh…ada tiga peliharaan disana !” gumamnya.
    Mhuahahhahaha…. Ƴɑ̤̥̈̊ ampunn ∂ķΰ di buat ngakak gara2 baca line itu….😀

    Cieee…. Sso sudah mulai paenasaran nih ma mbum… Dan spertinya mereka semakin deket nih…. (´⌣`ʃƪ)

    Makinnn seruuu nih epep… Makin penasaran juga ma hubungan bumsso….
    Terlebih ƪάğί pada bumm_kenpa dy menjadi pribadi Ϋά̲̣̥ηġ “aneh” gtu… Ekekke

    Nexttt part ηγά̲̣̥ di tunggu yah ressi…🙂

  15. Humm ternyata bum masih sama aja ya…dingin dan cuek!
    Ya ampun Jong Suk so sweet banget, ternyata nasehat bum bener2 diterapin, haha
    Penasaran sama trauma apa yg bikin bum cuek dan dingin gitu ama cewek, humm moga2 sso bisa ngerubah bum…
    Kerenn ress! Semoga bumsso makin deket dan bum bisa sedikit lebih manusiawi ama soeun, hahaha:)
    Ditunggu next partnya ya… Mian baru komen🙂

  16. wuaaahhhh…
    kim bum tetep gitu…
    so eun masih dianggep peliharaan?? hmmmm
    “cinta itu bukan karena mengumbar-ngumbar
    kemesraan di depan umum atau pun
    semacamnya, sepasang kekasih yang seperti
    itu biasanya hanya akan mengungkapkan
    perasaan mereka dengan mengatakan ‘aahh
    aku sudah merasa puas dan senang’. Mereka
    yang seperti itu tidak benar-benar mencintai
    pasangannya. Cinta tidak perlu hal yang
    seperti itu, hanya cukup menyayangi
    seseorang yang disukai dengan tulus tanpa
    mengumbar kemesraan. Itulah keromantisan
    dalam cinta yang sebenarnya.”
    aku suka kalimat ini…
    apa mungkin kim bum udah suka ma sso ya???

    kirain kim bum bakalan ikutan berantem gitu, nyatanya cuman diliatin doang udah ngacir..
    waaaahhh makin penasaran.
    lanjutannya jangan lama2 ya thor.
    fighting!!! (^.^)9

  17. Ressiii aku suka banget sama ff ini…serius deh ehehehehe
    Kan aku pengila komik jadi suka baca yg model kayak gini hahahhhaha
    Aku suka looh karakter yg sulit ditebak itu, cooolll gitu kesannya eheheheh…
    Hahahahaha…itu ucapan kim bum yg terakhir agak menjurus deh kayaknya ahahahha😄 “seseorang tidak akan melakukan sesuatu sampai sejauh itu jika bukan pada seseorang yang benar-benar serius mereka sukai.” suka sama kata2 itu ehhehehe
    Oh mengenai siders heh ngak usah di omngin lagi deh res, keselnya minta ampun hahahahah.

  18. Sepertinya keduanya (kimbum dg soeun) punya perasaan yg sama
    Cmn msh ditutupi rasa gensi yg sgt besar….
    Buktinya kimbum mau aja ke pantai walaupun dia ga suka dg pantai….soeun jg sdkt kesal krn kimbum tdk prnh menhubunginya
    Selama liburan artinya mrk sm2 rindu .

  19. Mkin pnsran ma skap bum k sso,,,
    sbnr,a npa bsa gto y,,,
    msak iy sso msih d anggap plihraan ma bum,,,
    sbnr,a cpa bum to,,,
    sosok,a msih msterius mskipun tok sso,,,,
    pnsran ma prsaan,a yg sbnr,a,,,,
    or jgn2 sbllum sso foto bum d cafe,bum mank dh dluan knal ma sso,,,
    pkok,a msih pnsran ma crta,a,,,,
    gmwo pw,a,,,,

  20. Woaa…singkat amat d bagian ini ,pdhall msh mau lanjut bc xixiix *plakk*
    Hmm ngeliat boyoung ma kekesihnya ngebuat soeun ckup iri ghghhh….

    masih penuh tanda tanya ma sikp kb ,spertinya dia menyimpan banyak knangan yak….*sotoy*

    Lanjuuut ~

  21. huaaaa seru thorrrr! keren walaupun msh blm bs nebak karakternya kim bum kyk apa…. tp bener2 bikin penasarannnn wkwkw kim bumnya jg kenapa jadi ahli cinta gitu yakkk wkwkw semangat deh buat authornyaaa! next part ditunggu thor

  22. aigooooo sumpah bingung sm sikap sm sifatnya si bum,, aneeeh knp sellu sja memperlakukan sso sbg peliharaanx.. bumppa jg gk pernah perhatian sm sso eonni.. and sebernarnya apa yg terjadi sm bumppa?? huaaaa penasaran…next partnya ditnggu🙂 Fighting ^_^

  23. ceritanya kerennnn banget aku semangat bacanya . Penasaran banget sama cerita selanjutnya dan suka bgt sama karakter bumppa dan eunnie . Lanjutkan eonn😉

  24. bukan so eun aja yg penasaran sama sifat n sikap kim bum,aku juga penasaran🙂 .maka dari itu… ku tunggu lanjutannya….. semangat buat author!!!!!

  25. Huaaaaaa nirin suka banget ngegoda sso🙂
    Aigoo Jong Suk so sweet banget aku ampe mau nangis pas dia rela tihajar demi bo young🙂 #terharu
    bumppa diam-diam tau banyak juga soal cinta, aku juga sma penasarannya ma sso, sebenarnya bumppa itu suka ma tipe cwe bgaimana dan pernakah dia jatuh cinta (^_^)
    hhhhmmmm penasaran dengan next partnya… gomawo atas PWnya Fighting untuk nulis FFnya, karena ngebuat FF itu gx semudah membalikan telapak tangan… membutuhkan banyak pikiran….😀

  26. Aq binggu dengan sikap bum.yg sebnrnya dia spt org yg misterius tp aq gk suka sm kata2 bum yg mengangap sso adl peliharanya agak kasar
    tp ceritanya menarik walau da kata2 yg aq krg suka

  27. Wah seruuuu serasa baca komik baca ff ini😀 bumppa sifatnya masih tetep aja cool dan cuek! Tapi aku suka banget karakter cowok yg kaya gitu ‘kerennn’😀
    Sifatnya bumppa sangat misterius susah ditebak, kadang menjengkelkan, tp kdang dia bisa bijaksana juga…
    penasaran sama persanannya bumppa ke soeun?? Ditunggu next partnya🙂 fighting😀 ooh ya gomawo pwnya^^

  28. Awwww KB brhasil mmbt org2 disekitarny trpana dgn kt2 bijakny trutama soeun,,tp kpnkh dia bs bijak&jjur ataupun sdar dgn prsaanny sndri bkn hny dihati&ucpn tp jg didukung tndkan nyata,,smua slg trkait&pntg dilakukan right,,dtggu lnjtny gomawo🙂

  29. terkadang bumpa it keren dengan semua pemikirannya… v terkadang jg menyebalkan karena sikapnya ke sso… membuat sso bingung aj… tapi penasaran… siapa sch cwe yg di sukai ma bumpa… penasaran… kekekek😀

  30. keren banget fanfic y , oh y bukan nya part ini d passw ya🙂 jd y blum sempet tanya pw nya tapi untung aja gak di passw lg. hehehhee🙂

    bumpa knpa masih angap so eonni peliharaan yak >ckckckckck
    next part 4 aku baca ya thor

  31. ff nya sudah nggak di protect lagi yach,,, author keren sekali ceritanya,, apakah soeun sudah mulai menyukai kimbum???
    apakah kimbum mempunyai orang yang disukai dari dulu???
    siapa?

    wah jadi penasaran sekali,,,
    fighting author,,,

  32. alsi makin seru aja cerita di part 3 nya. kata kata bum-ah bisa membuat sso nya takjub, tapi masih nganggep sso `peliharaannya` Huuf`
    Tapi sebenernay bum-ah nya Care yach sama Sso?? hmmm kayanya sso udah terbiasa dan kebal yach sama semua sikap bum-ah nya kyaaaaaaa kereeeeeeen lajuuut

  33. Eoh? Kim bum mw diajak liburan?? Tumben..:D
    Aigoo, jong suk kq pertamanya lemah gtu?? Trus mw ngelawan mlh di pukulin..-_- ckckck
    Karakter kim bum itu loh, plinplan..XD berubah ubah terus..:D tpi, ttp bgs kq eon..:D hehehe

  34. Waaaa…Bum gentle bgt….mpe Sso terpesona gitu…tp moodnya naik turun klo sm Sso..kadang tega bgt blg Sso peliharaan n nyuruh2 Sso…tp teuteup kereeen…

  35. Huaaa suka deh sama kata” kimbum,, gk perlu menunjukan kemesraan di depan orang cukup menyayangi orang yg kita sukai dgn tulus,, akan membuat suatu hubungan menjadi romantis…
    Bener” deh kimbum,, masih blom.bisa ditebak gimana sikap’a dia…

  36. resi,
    aku mau jujur nih..
    kok rasanya di.part ini saya kurang dapet feel nya yah.. atau mungkin cm aku saja..
    aku berasa hanya baca biasa tanpa ada geel yg masuk..
    hehehe

    tpi gpp ceritanya tetep seru kok apalgi saat bum brsikap cool di pantai..
    hehe
    bnr kata sso..
    apakah bum prnh jatuh cinta??
    trs tipe kim bum sprti apa??
    lnjut ah…

  37. Bum bijak juga yah ternyata.. sso planga plongo aja kerjanya kalo bum lagi nyeramah -_- kisah cinta boyoung dan jong suk lucu banget =D

  38. aigoo.. tambah seru za nie ceritanya, jangankan so eun aq juga yg baca penasaran banget dengan sikap kim bum yg sebenernya hehe..

  39. tuh kan bum emang sesuatu..

    bahkan dia punya pandangan tersendiri soal keromantisan dlm cinta, lalu kata2 dia ke jongsuk yg udh bikin jongsuk tergugah utk melindungi bo young dan dialog terakhir dgn sso dikereta..

    sayangnya satu aja, dia anggap org lain sbg peliharaan hehe..

    semakin menarik ^_^

  40. daebak, jong suk oppa memng serius menanggapi kata-kata kim bum dan rela dihajar pria2 nakal itu demi bo young eonni.
    tpi lebih keren kim bum oppa, hanya dengan tatapan tajam saja pria2 nakal itu pergi…
    izin baca part 4

  41. Hahaha sso ketahuan. Masa mau lempar bom kebumppa hahaha =))
    Aaiigggoo asyik tuh berlibur bareng😀
    Aku setuju sama bumppa😉 ingga perlu umbar kemesraan di depan umum😉

    Terus berkarya😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s