Today, Love is Begin PART 6

Today, Love is Begin

kbkse110

Main cast : Kim So Eun & Kim Sang Beom
Other Cast : Jung Il Woo, Kim Woo Bin, Shin Ni Rin, Lee Bo Young, Kang Hye Rim. Mungkin akan ada cast lain yang muncul.
Genre : Romance Comedy
Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari masing-masing author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta, atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Kim Bum, Kim So Eun, dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik Tuhan, orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.
Dilarang meng-copy paste tanpa seijin pemilik cerita !

 

PART 6

So eun mengepalkan kedua tangannya, setelah mendengar apa yang dikatakan kim bum dari perempuan tadi, so eun jadi berpikir ulang, dan kini sudah benar-benar yakin dengan perasaannya.
“hey…kim bum-ssi…” panggil so eun. kim bum menatap so eun.
“ini bukanlah kesalahpahaman ! aku…..aku menyukaimu.” Ujar so eun dengan segenap keberanian. Kim bum tertegun mendengarnya.
“karena aku rasa kau cukup frustasi, aku sempat berfikir untuk menyerah. Tapi, karena aku tahu perasaanku tidak bisa berbohong, aku tidak bisa berhenti.” Jelas so eun dengan wajah menunduk.
“tidak apa jika kau tidak percaya kepadaku. Tapi….sampai aku menyampaikan perasaanku, aku akan mencoba yang terbaik untuk menunjukkannya kepadamu ! jadi….ingat ini !” ujar so eun dengan suara sedikit keras.
Kim bum masih diam, ia tak mengeluarkan sepatah katapun. Dan itu membuat so eun dengan perlahan mengangkat kepalanya dan menatap kim bum. Kim bum masih diam saja, tak ada reaksi sedikit pun. Itu membuat so eun menciut dan ia langsung kembali menundukkan kepalanya. “jebal ! kau akan mengingatnya kan?” pinta so eun. “saat kau butuh bantuan…..”
“kau tidak perlu mencobanya lagi ! kau akan sangat mengganggu jika kau melakukannya. Jadi aku akan mempercayaimu !” potong kim bum lalu berbalik membelakangi so eun. So eun terdiam mendengarnya, cukup sulit untuk mencerna apa yang baru saja kim bum katakana kepadanya. So eun mengerutkan keningnya seraya berpikir. Sementara itu, kim bum yang sudah membuka pintu apartemennya kembali memutar kepalanya melihat so eun, lalu menyunggingkan senyumnya tanpa so eun ketahui.
Apakah tidak apa-apa berharap terlalu banyak disaat dia memberikan sedikit harapannya? Berharap semua ini bukanlah khayalan !

-today love is begin-

So eun masih diam dengan otak yang berpikir keras. Jujur saja, apa yang kim bum katakana kepadanya sama sekali belum ia mengerti. Respon kim bum terhadap pengakuan perasaannya terasa sedikit berbeda.
‘sebenarnya apa maksdunya? Iya atau tidak? Merasa terganggu ataukah senang? Dia tidak mengatakannya dengan jelas.’ Batin so eun dengan kening berkerut dan wajah yang di tekuk. Melihat so eun yang masih diam berdiri di tempat, kim bum pun kembali membalikkan badannya mengarah so eun.
“mwo? Apakah ada hal lain?” Tanya kim bum.
“huh?” so eun dengan cepat mengangkat kepalanya dan menatap kim bum.
“ada yang ingin kau katakan lagi?” Tanya kim bum seraya melipat kedua lengannya di dada.
“mmm….ja..jadi menurutmu….a..apa yang kau pikirkan?” Tanya so eun gugup seraya memain-mainkan tangannya.
“apa yang aku pikirkan?” Tanya balik kim bum.
“mmm….i..itu…tentang jawabanmu terhadap perasaanku.” Jawab so eun. “a..apakah kau menyukaiku atau tidak?” Lanjutnya. Jantung so eun berpacu sangat cepat, wajah so eun pun memerah saking ia malunya mengatakan hal ini. Tapi apa boleh buat, ia ingin tahu juga sebenarnya apa yang kim bum pikirkan tentang dirinya, apalagi setelah ia mengatakan perasaannya kepada kim bum.
“kau mungkin memikirkan banyak hal, tapi aku ingin….”
“baiklah.” Potong kim bum. “sebenarnya aku hanya penasaran saja.” Lanjutnya. So eun yang tadinya menunduk kembali mengangkat wajahnya untuk menatap kim bum. Kim bum tampak menatapnya dengan datar.
“huh?” so eun tidak mengerti.
“yak, jika kau tidak memberitahuku dengan jelas, jadi aku tidak akan tahu apa yang harus aku lakukan.” Ujar so eun.
“kalau begitu putar otakmu dan pikirkan sendiri !” Balas kim bum dingin.
“yak….”
“baiklah jika kau ingin tahu, aku hanya penasaran saja akan sampai kapan kau menyukaiku, hingga akhirnya kau akan menyerah dan aku tidak akan merasa terganggu lagi.” Jelas kim bum. So eun langsung membuka mulutnya karena tidak percaya.
“m..mwo? maksudmu…jadi kau hanya mempermainkanku?” pekik so eun dengan nada yang sedikit keras.
“mungkin.” Balas kim bum.
Jleb kini so eun benar-benar telah menciut setelah mendengar apa yang kim bum katakan barusan. Kata-kata yang singkat namun sangat menusuk itu membuat so eun seperti telah ditindih oleh batu yang sangat besar.
“pulanglah ! lebih baik kau mengkhawatirkan dirimu sendiri. Bagiku tidak masalah dan baik-baik saja jika kau menghabiskan hari-harimu dengan perasaan resah akan sikapku! bukankah itu kelihatan menyenangkan?” perintah kim bum dengan nada yang benar-benar dingin dan wajah yang terlihat menakutkan.
“k..kau ! kau adalah satu-satunya orang yang sudah benar-benar mempermainkanku ! dasar kau iblis !” teriak so eun lalu langsung berlari dengan kecang meninggalkan kim bum. Kim bum sendiri diam lalu mendesah.

-today love is begin-

Chungju Highschool
Sedari tadi, so eun hanya berdiri di depan jendela seraya melihat ke area halaman sekolah dengan wajah murung. Bahkan ia menolak ajakan nirin untuk makan di kantin. So eun benar-benar masih kepikiran dengan ucapan-ucapan kim bum yang menusuk hatinya kemarin malam. Semua yang dikatakan kim bum itu benar-benar tidak di proses dan samak sekali tidak manusiawi. Bagaimana bisa ia berbicara sedingin itu kepada perempuan yang bahkan perempuan itu adalah orang yang menyukainya. Meskipun begitu, so eun masih belum bisa menghilangkan perasaannya kepada kim bum.
“yak so eun-ah, hanya untuk memastikan saja, jadi aku ingin bertanya sekali lagi kepadamu.” Ujar nirin yang berdiri di samping so eun.
“kenapa kau masih menyukai kim bum-ssi bahkan setelah dia memperlakukanmu seperti itu?” Tanya nirin penasaran.
So eun langsung menatap nirin dengan tajam. “bagaimana bisa aku tahu?” teriak so eun dengan air mata yang menggenang. Nirin langsung memundurkan tubuhnya beberapa senti dari so eun.
“tidak usah berteriak seperti itu ! aku hanya bertanya karena aku heran denganmu.” Ujar nirin. So eun lalu mengahpus air matanya yang hampir jatuh dengan kasar.
“jadi, apa yang akan kau lakukan sekarang, huh?” Tanya nirin. “yah meskipun kau masih kelihatan sedih dan marah.” Lanjutnya.
So eun tampak berpikir sejenak. Ia menatap lurus tepat ke halaman sekolah. “jika aku tidak bisa berhenti, maka hanya ada satu cara yang bisa aku lakukan.” Jawab so eun.
“aku hanya akan mencoba untuk membuatnya jadi memperhatikanku.” Lanjut so eun dengan yakin. Nirin cukup terkejut mendengarnya.
“huh sial ! aku sudah bertindak sejauh ini, jadi aku tidak bisa menyerah begitu saja !” so eun berbicara dengan kesalnya. Nirin menatap so eun cukup tertegun.
“hey so eun-ah….kau benar-benar punya nyali telah mengatakan hal itu.” Ujar nirin. So eun hanya menatap nirin saja.
“baiklah, melihat kegigihamnu itu, aku bisa membantumu so eun-ah.” Ujar nirin.
“membantuku dengan cara apa?” Tanya so eun.
“aku akan bicara pada kim bum-ssi, siapa tahu dia mengerti.” Jawab nirin.
“a…andwae nirin-ah, jika kau mengatakannya dia akan semakin memojokanku. Aku tidak mau !” tolak so eun.
“hmmm yasudah kalau begitu, aku bisa membantumu dengan cara yang lain.” Balas nirin.

-today love is begin-

So eun dan kim bum tetap pulang bersama meskipun kejadian yang cukup menegangkan (?) terjadi kemarin malam. Mereka berdua sama-sama diam, tak mengeluarkan sepatah kata pun. So eun juga berjalan satu meter di belakang kim bum. Ia tidak tahu bagaimana caranya ia bisa menatap wajah kim bum setelah kejadian kemarin.
‘bagaimana aku bisa kembali bersikap biasa lagi kepada kim bum-ssi? Itulah masalahnya ! aku juga tidak tahu apa yang harus aku lakukan’” Batin so eun dengan wajah menunduk.
“HEY…AWAS !” teriak seseorang.
Bam….. tepat pada saat itu, sebuah bola mengantam kepala so eun dengan keras.
“ouch !” ringis so eun, ia langsung berjongkok dan memegangi kepalanya yang terasa sakit. Kim bum langsung membalikkan tubuhnya ke belakang dan melihat so eun.
“seharusnya kau memperhatikan jalanmu !” ujar kim bum tanpa sedikit pun ingin membantu so eun, atau menanyakan apakah so eun kesakitan atau tidak.
“appo…” ringis so eun.
“hyaaaa…..mian…” seseorang langsung berlari menghampiri so eun dan kim bum. Seorang laki-laki dengan perawakan tinggi dan rambut yang sedikit panjang itu langsung membungkukkan badannya sebagai permohonan maafnya.
“mian, aku tak sengaja telah menendangnya.” Ujar laki-laki itu. Kim bum sedikit mengerutkan keningnya melihat laki-laki itu. Wajah laki-laki itu serasa tidak asing baginya.
Perlahan so eun pun kembali berdiri seraya masih memegangi kepalanya.
“sekali lagi tolong maafkan aku, pasti kau benar-benar marah karena ulahku.” Ujar laki-laki itu seraya menyatukan kedua telapak tangannya. Tampaknya laki-laki itu sangat menyesal sekali.
Tiba tiba bam kim bum menyiku dahi laki-laki itu dengan cukup keras. “aaahhh…” laki-laki itu meringis lalu memegangi dahinya. So eun sendiri sedikit kaget melihat apa yang baru saja kim bum lakukan. Apakah kim bum sedang membelanya? Atau semacamnya?
“a…aku baik-baik saja, tidak usah sampai melakukan hal itu !” cegah so eun.
“ani….pukul saja aku sampai kau merasa lebih baik !” ujar laki-laki itu yang masih saja membungkukkan badannya.
“tentu saja, perempuan akan marah jika mereka sudah merasa sakit, bukan? Sebarapapun kau berusaha untuk meminta maaf, il woo-ya.” Ujar kim bum.
Laki-laki yang dipanggil il woo oleh kim bum itu pun langsung mengangkat kepalanya dan menatap kim bum cukup kaget.
“huh?” laki-laki itu bengong untuk beberapa saat. “huh? K..KIM BUM !!! TERNYATA INI KAU !” lelaki yang ternyata bernama lengkap jung il woo itu pun berteriak dengan senang saat menyadari bahwa laki-laki yang berdiri di depannya ini adalah kim bum.
“heh…kau sangat lamban !” ujar kim bum. So eun yang tidak mengerti dengan situasi sekarang hanya bisa diam dan bengong sambil sesekali menatap kim bum dan il woo bergantian.
-today love is begin-

“hahahaha aku minta maaf atas kejadian tadi.” Ujar il woo dengan suara keras. Saat ini mereka sedang berada di café karena ajakan dari il woo. So eun dan kim bum duduk bersebelahan dan berhadapan dengan il woo.
“aku jung il woo. Aku adalah teman baik kim bum sejak sekolah dasar.” Il woo memperkenalkan dirinya kepada so eun.
“ah senang sekali bertemu denganmu, aku kim so eun.” Balas so eun.
“senang bertemu denganmu juga.” Balas ilwoo lalu ia langsung meneguk jus jeruk sampai habis dengan satu kali tegukan.
“heh….” Kim bum mengehela nafasnya sembari menopang dagunya. “apa kau serius bermain bola dengan anak-anak tadi huh?” Tanya kim bum.
“yak…bukankah itu menyenangkan jika kita bermain dengan serius. Sekalian aku mengajari mereka bagaimana bermain bola dengan baik.” Balas il woo seraya mengipas-ngipaskan tangannya karena gerah. Bahkan kancing baju kemejanya ia buka semua.
“heh….kancingkan bajumu ! tidak akan ada yang mau melihat dadamu dan perutmu !” ujar kim bum.
“huh?” il woo melihat perutnya yang sedikit berotot. “hahahaha, perutku ini sudah ada kemajuan, lihatlah ! aku punya sixpack.” Ujar il woo seraya menunjuk perutnya dengan telunjuknya. Kim bum hanya bisa menghela nafas mendengarnya.
“hey so eun-ssi, apa kau ingin mencoba menyentuhnya?” tawar il woo tanpa malu.
“e..eeh? a..ani hahaha.” Tolak so eun seraya tertawa hambar. ‘apa-apaan maksudnya?’ batin so eun sedikit tidak enak.
“aku…aku hanya sedikit aneh saja…ternyata kim bum-ssi punya teman juga hehe.” Ujar so eun. Kim bum langsung menatap so eun yang ada di sebelahnya.
“yaaah, sejak sekolah dasar dia memang tidak terlalu punya banyak teman. Dia selalu bersikap dingin dan selalu bilang jika dia tidak terlalu membutuhkan teman.” Cerita il woo.
“tutup mulutmu !” perintah kim bum.
“tapi aku rasa, itulah yang membuatnya menarik.” Il woo tidak mengindahkan ucapan kim bum.
“oh…begitu.” Balas so eun.
“tapi sepertinya dia telah berubah hahaha.” Ujar il woo.
“eh?” so eun bingung.
“dari sekolah dasar dia tidak suka pergi main keluar rumah, dan sekarang aku tidak sampai berpikir bahwa dia akan punya pacar yang sangat lucu. Cukup membuatku terkejut hahaha.” Ujar il woo. Tampaknya il woo memanglah tipikal orang yang banyak tertawa karena sedari tadi ia terus tertawa dengan keras disaat ia berbicara.
“huh? Lucu?” pekik so eun. “a..ani…aku…”
“kau salah paham, dia bukan…..” potong kim bum.
“jika kim bum membuatmu menangis, maka bilang padaku, oke? Karena aku akan menendang pantatnya ! hahaha.” Potong il woo. Kim bum hanya bisa menghela nafasnya lalu kembali menopang dagunya dan melihat ke arah lain. ‘dia tidak berubah ! tidak mendengar pembicaraan orang sampai selesai ! jika aku menjelaskan yang sebenarnya pun akan sangat bermasalah.’ Bantin kim bum.
Sementara itu so eun diam dan cukup tertegun dengan apa yang dikatakan il woo. Ia jadi berpikiran, mungkin saja Il woo bisa membantunya. Karena so eun pikir il woo adalah satu-satunya teman dekat kim bum.

-today love is begin-

“hari ini cukup menyenangkan, kalau begitu sampai jumpa !” ujar il woo saat mereka sudah berada di luar café.
“sampai jumpa !” so eun membalas lambaian tangan il woo.
“yeah..” balas kim bum.
Il woo pun pergi meninggalkan mereka, setelah itu kim bum pun berjalan lebih dulu lalu diikuti so eun. Namun tiba-tiba so eun menghentikan langkahnya.
“ummm…mian kim bum-ssi, sepertinya aku…aku meninggalkan sesuatu di sekolah, jadi aku rasa aku harus kembali.”ujar so eun terburu-buru.
“huh?”
“baiklah, sampai jumpa…” ujar so eun lalu ia pun langsung berbalik dan pergi meninggalkan kim bum seraya berlari-lari kecil.
“heh….” Kim bum menatap kepergian so eun dengan sedikit bertanya-tanya, sepertinya so eun berbohong kepadanya barusan.

“IL WOO-SSI ………!” teriak so eun. Il woo langsung menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya ke belakang. Grab so eun akhirnya berhasil menahan lengan il woo dengan nafas yang tidak beraturan karena ia berlari-lari untuk bisa mengejar il woo yang sudah cukup jauh darinya.
“eh? Pacarnya kim bum?” kaget il woo.
“a..ani…aku…aku so eun ! kim so eun !” ralat so eun.
“yeah, apa kau butuh sesuatu?” Tanya il woo bingung.
“aku…aku ingin bicara denganmu sebentar.” Pinta so eun. Il woo hanya menatap so eun dengan tatapan bertanya-tanya.

-today love is begin-

Saat ini, so eun dan il woo sedang duduk di kursi kayu di pinggir jalan.
“aku mengerti.” Ujar il woo setelah ia mendengar penjelasan dari so eun.
“aku benar-benar mengerti…gezzzz….aku akan memberikan pelajaran untuknya !” il woo meremas tangannya dengan kesal lalu ia pun langsung berdiri dari duduknya.
“aa..ani….il woo-ssi….” Ujar so eun.
“dia telah memperlakukan perempuan semaunya ! mempermainkan perasaan perempuan ! seorang laki-laki sejati tidak akan pernah melakukan hal itu ! serahkan saja padaku so eun-ssi ! aku pasti akan memukul wajahnya dengan keras ! haaah anak itu !” il woo semakin mengeraskan kepalan tangannya. So eun yang melihat itu jadi khawatir.
“baiklah, aku akan memberinya pelajaran sekarang !” tanpa pikir panjang il woo langsung pergi meninggalkan so eun dengan tangan yang masih ia kepal.
“e…eeh i…il woo-ssi ! chankaman ! kau sudah salah paham !” cegah so eun seraya menahan lengan il woo.
“aku menceritakan ini semua kepadamu bukan karena aku ingin balas dendam kepadanya dan meminta bantuan kepadamu untuk memukulnya. Tidak masalah dia memperlakukanku seperti apa, tidak masalah dia bersikap kepadaku seperti apa, itu karena…..bagaimanapun juga itu karena aku menyukainya.” Jelas so eun. Il woo menatap so eun, menunggu apa kelanjutan kata yang akan so eun ucapkan.
“aku…aku hanya ingin…..hanya ingin dia menyukaiku seperti aku menyukainya” lanjut so eun dengan wajah menunduk.
“jadi….aku mohon bantulah aku, il woo-ssi !” so eun membungkukkan tubuhnya.
Cukup lama so eun membungkuk karena tak ada reaksi dari il woo. Namun tiba-tiba il woo menyentuh kedua pundak so eun dengan cukup keras, dan membuat so eun mengangkat kepalanya. Ia kaget.
“s..so eun-ssi…..kau….hic…. kau benar-benar luar biasa ! aku salut kepadamu ! hic hic….huaa aku terharu !” entah kenapa il woo malah menangis saking terharunya ia dengan kata-kata so eun. So eun manatap il woo tanpa berkedip.
‘eeh? di..dia menangis?’ batin so eun. ‘bukankah aku yang seharusnya menangis?’
“baiklah ! aku mengerti !” il woo menghapus air matanya itu, lalu mengepalkan kedua tangannya ke atas.
“aku akan membantumu dengan segenap kemampuanku so eun-ssi…..aku pastikan kim bum akan menyukaimu bahkan sampai tergila-gila kepadamu ! pecaya kepadaku !” il woo berbicara dengan suara yang sangat kencang.
“go..gomawo il woo-ssi, aku senang mendengarnya !” balas so eun seraya tersenyum bahagia.
“yeah, tidak masalah….hahahaha.” balas il woo. So eun tersenyum.

-today love is begin-

“hey beom-ah……tipe mana yang kau suka dari perempuan-perempuan di majalah ini?” Tanya il woo seraya menunjukkan majalah wanita tepat di depan wajahnya. Kim bum mengerutkan keningnya menatap majalah itu, pasalnya baru saja ia membuka pintu apartemennya, ia sudah disuguhkan dengan majalah itu dan dengan kehadiran il woo yang tiba-tiba.
“kau datang kemari hanya untuk bertanya tentang pertanyaan bodoh macam ini?” Tanya kim bum.
“hahaha…seperti yang kau tahu, aku tidak tahu seperti apa tipe perempuan idelamu. Aku hanya memikirkan itu sebagai referensi hahaha.” Jawab il woo.
“huh? Referensi untuk apa maksudmu?” Tanya kim bum tak mengerti.
“ah sudahlah, cepat kau pilih satu !” suruh il woo tanpa mengindahkan pertanyaan kim bum. Kim bum menatap il woo sedikit curiga. Tapi sepertinya lebih baik dia memilih saja dari pada il woo berlama-lama di depan apartemennya.
“ya ya, yang ini. Sudah cukup !” ujar kim bum sambil menunjuk salah satu wanita dengan pakaian yang cukup rapi, memakai kacamata dan terlihat berpendidikan.
“okay……yang ini huh?” Tanya il woo memastikan dengan bersemangat.
“oh.” Jawab kim bum.
“baiklah…..gomawo kim bum ! kalau begitu aku pergi. Selamat malam…..semoga kau segera bertemu dengan tipe wanita idealmu hihih. ” Il woo dengan cepat pergi dari apartemen kim bum. Sementara kim bum hanya memperhatikan sahabatnya itu dengan ekspresi aneh, kim bum mengerutkan keningnya.

Dddrrrttt dddrrrrrttt ddddrtttt
So eun yang sedang tiduran di kasurnya pun segera mengambil ponselnya yang disimpan di atas meja belajar. Ada pesan masuk dari il woo. Dengan cepat so eun pun membukanya.
Tipe perempuan ideal kim bum ! tipe perempuan yang cerdas
Pesan itu dilengkapi dengan foto wanita yang tadi ditunjuk kim bum dalam majalah.
“oh…jadi dia suka tipe seperti itu?” gumam so eun lalu mulai tersenyum lebar seraya memikirkan sesuatu.

-today love is begin-

Chungju Highschool
So eun berpenampilan tidak seperti biasanya hari ini, ia memakai kacamata dengan rambut diikat percis seperti gambar yang dikirim oleh il woo kepadanya kemarin. Yeah, mungkin sedikit kelihatan seperti tipe perempuan ideal kim bum, pikir so eun.
Saat hendak masuk ke dalam kelas, tak sengaja ia berpapasan dengan kim bum. Kim bum menatapnya dengan tatapan aneh dan itu membuat so eun salah tingah karena ditatap seperti itu.
“heh, ada apa denganmu?” Tanya kim bum dengan kening berkerut.
“ah hehehehe.” So eun nyengir. “um….yeah karena musim sudah berganti, jadi….aku berpikir untuk merubah penampilanku seperti ini.” Jawab so eun seraya membenarkan kacamatanya.
“huh?” kim bum menatap so eun dengan datar, lalu ia pun melepas kacamata yang so eun pakai, membuat so eun terkejut. Kim bum meneliti kacamata itu dan menerawangnya.
“ini palsu, huh?” Tanya kim bum.
“e..eeehh…itu….” jawab so eun gelagapan.
“berpenampilan seperti wanita cerdas….hmm….jadi kau memutuskan untuk memakai kacamata agar kau kelihatan seperti orang pintar huh? Heeh benar-benar….dengan begini bukankah kau kelihatan semakin bodoh?” ledek kim bum. “dan…..kau tahu? Kau tidak cocok berpenampilan seperti ini !” lanjut kim bum.
“k..kau…..kau benar-benar…..kau tidak perlu terus terang mengatakan itu kepadaku ! kau bermaksud menjatuhkanku huh?” kesal so eun. Sudah susah-susah ia berpenampilan seperti ini. Tapi nyatanya kim bum malah memberikan respon yang sama sekali tidak so eun harapakan.
“kau memang tidak tahu fashion ! fa-shi-on !” so eun menekankan kata fashion itu.
“huh?” kim bum mengabaikan ucapan so eun dan malah memakai kacamata itu lalu mendekatkan wajahnya kepada so eun. “yang kau katakan barusan….coba katakan sekali lagi !” suruh kim bum dengan senyum yang tak so eun mengerti. Menyadari wajahnya dengan wajah kim bum sedekat ini, so eun pun buru-buru menjauhkan tubuhnya, ia merasakan pipinya sangat panas, dan pastilah sudah merah padam. Melihat hal itu, kim bum malah tertawa karena berhasil menggoda so eun.
“dia benar-benar….” Gumam so eun.

-today love is begin-

So eun sedang menelpon il woo saat ini.
“BAGAIMANA? APAKAH BERHASIL????”
So eun langsung menajuhkan ponselnya dari telinga karena suara il woo yang sangat keras itu. “huh, rencananya tidak berjalan dengan lancar, il woo-ssi.” Ujar so eun lemas.
“jincha? Gwaenchana…gwaencaha…..kita coba cara lain, oke?”
“um…yeah.”
“ah ya, besok akan ada festival di sekolahku. Kau dan kim bum harus datang, oke? Jika dia tidak mau, aku akan memaksanya ! aku punya rencana yang bagus untuk kalian hehehe.”
“oh jincha?”
“ne, nanti aku akan menghubungimu lagi.”
“oh….gomawo il woo-ssi.”
“gwaenchana, kalau begitu jja.”
“jja…”
Sambungan telpon pun terputus. “apa yang direncanakan il woo-ssi ya?” pikir so eun.

-today love is begin-

Keesokan harinya. Minami Highschool
“yooo…senangnya kalian berdua datang !” sapa il woo saat so eun dan kim bum sudah tiba di sekolahnya. “kalian kelihatan serasi, baiklah kajja ! silakan bersenang-senang disini !” ujar il woo.
“bukankah kau yang meminta kita untuk datang?” ujar kim bum. Il woo menggaruk rambutnya yang tidak gatal.
“hehehe, kajja kajja kalian masuklah ! hal yang paling menarik di festival tahun ini di sekolahku adalah menguji keberanian di rumah hantu !” ujar il woo. So eun langsung merinding mendengarnya.
“aku tidak berniat untuk masuk kesana.” Ujar kim bum.
“hey…apa kau takut huh?” il woo menyikut lengan kim bum. Kim bum langsung menatap il woo dengan tatapan marah.
“ah…..orang sedingin kau takut dengan hantu huh? Ah….aku tidak menyangka ! kau tidak punya keberanian untuk masuk ke rumah hantu?” goda il woo.
“kau banyak bicara !” Kesal kim bum lalu tanpa banyak bicara berjalan meninggalkan so eun menuju rumah hantu yang pada dasarnya adalah kelas il woo yang diubah jadi rumah hantu.
“so eun-ssi…sekarang saatnya ! jangan biarakan rencana ini gagal lagi !” il woo berbisik di telinga so eun.
“dari pengalamanku, momen ketika laki-laki jatuh cinta kepada perempuan adalah ketika mereka melakukan misi untuk menjaga perempuan yang mereka sukai. Jika dia berpikir untuk melindungimu, lalu dengan semua kekuatan dan segenap hatinya, dia akan perhatian kepadamu. Laki-laki memang seperti itu.” Jelas il woo dengan yakin.
“oh…a..aku mengerti.” Balas so eun.
“baiklah, fighting so eun-ssi ! lakukanlah yang terbaik, oke?” ujar il woo.
“mm…” so eun mengangguk. “aku akan mencobanya.” Lalu so eun pun segera mengikuti kim bum.

-today love is begin-

“AAAHHHHHH…….!” Belum apa-apa so eun langsung dikagetkan dengan boneka hantu berpakaian putih yang tiba-tiba muncul dan bergerak di sampingnya.
“yang tadi….benar-benar bergerak ! ada orang yang menggerakkannya kan?” Tanya so eun ketakutan, ia berjalan di belakang kim bum.
“molla, tapi mungkin saja.” Balas kim bum singkat.
“huhu….aku benar-benar takut.” Gumam so eun dan berjalan dengan pelan.
“HUAAAA !” so eun kembali dikejutkan karena ada sebuah tangan yang memegang kakainya.
“dia sangat berisik !” gerutu kim bum, lalu ia pun dengan santainya berajalan dengan meninggalkan so eun yang masih ketakutan. So eun menjerit-jerit seraya berusaha melapaskan tangan palsu itu dari kakinya.
“k..kim bum-ssi ! chankanmanyo ! disini gelap ! jangan pergi jauh-jauh dariku !” pinta so eun.
“heh…” kim bum menghela napasnya lalu dengan terpaksa berjalan kembali mendekati so eun.
“tidak ada pilihan lain, aku akan menggenggam tanganmu, jadi kau tidak akan merasa ketakutan lagi dan berteriak-teriak seperti itu.” Ujar kim bum seraya mengulurkan tangannya. Karena so eun hanya diam saja, kim bum pun menarik tangan so eun dan menggenggamnya. So eun cukup terkejut dibuatnya, namun ada sesuatu yang terasa janggal tatkala tangan kim bum menggenggamnya, tangan itu terasa keras dan dingin. Tapi so eun tak memikirkan itu, yang terpenting adalah sepertinya rencana il woo cukup berhasil. Jantungnya berdegup lebih kencang sekarang ini.
“go..goma….” ucapan so eun terhenti saat ia menyadari bahwa yang menggenggam tangannya itu bukanlah kim bum. Ternyata kim bum berbohong dan dengan sengaja menyentuhkan tangan boneka tengkorak ke tangan so eun. So eun langsung saja berteriak karena kaget.
“AAAAAAAAHHH…..!” teriaknya.
“HAHAHAHA.” Kim bum malah tertawa tanpa merasa bersalah sedikitpun.
“KAU….YAK ! JANGAN BERMAIN-MAIN DENGANKU ! KAU BENAR-BENAR TIDAK BERPERASAAN !” teriak so eun.
“HAHAHA BABO !” balas kim bum yang tak bisa menghentikan tawanya.
Sementara itu, tepat di depan pintu masuk rumah hantu, il woo berdiri seraya mencoba menguping mereka. Tapi setelah ia mendengar teriakan so eun dan kim bum yang tertawa-tawa. Ia rasa rencananya tidak berhasil.
“rencananya tidak berjalan lancar lagi huh?” ujar il woo.

-today love is begin-

“sial…dia sangat sulit !” kesal il woo. So eun mengangguk.
“kita benar-benar tidak beruntung.” Balas so eun lemas.
“ayo kita pikirkan lagi, rencana apa yang harus kita lakukan selanjutnya.” Ujar il woo seraya berpikir.
“i..il woo-ssi…kau benar-benar orang yang baik.” Ujar so eun.
“huh?”
“kita bahkan baru saling mengenal beberapa hari ini, tapi kau benar-benar serius membantuku.” Ujar so eun.
“hehe….melihatmu selalu mencoba yang terbaik, membuatku ingin menyemangatimu. Aku menyukainya ! seseorang yang mencoba dengan keras sepertimu.” Puji il woo.
“eeh? Ah hehe…go..gomawo.” balas so eun.
“ini juga pertama kalinya di dalam hidupku aku seperti ini.” Lanjut so eun, Ia jadi cukup salah tingkah setelah dipuji seperti itu oleh il woo.
“a..aah…jangan salah paham….suka disini bukan berarti aku menyukaimu !” ujar il woo meluruskan. So eun tertawa.
“haha aku mengerti, aku tidak berpikir seperti itu. Aku hanya senang, untuk pertama kalianya aku dipuji oleh seorang laki-laki setelah selama ini aku terus diperlakukan tidak baik oleh kim bum-ssi.” Ujar so eun.
“oh…..ahahahaha yeah yeah, kalau begitu kita kembali ke anak itu. Ayo kita pikirkan rencana yang lebih baik yang tentunya tidak akan gagal lagi !” ujar il woo.
“ah yaa.” Balas so eun.

-today love is begin-

Sudah beberapa cara yang so eun dan il woo lakukan untuk membuat kim bum menyukai so eun. Namuan hasilnya tetap saja sama, semua rencana yang mereka lakukan tetap gagal. Dan itu membuat so eun sangat kecewa dan menjadi murung. So eun merasa jika semua yang telah ia lakukan hanya sia-sia saja. Karena pada kenyataannya, tidak ada reaksi sama sekali dari kim bum, sikap kim bum tak juga berubah terhadapnya.
Saat ini, so eun dan il woo sedang berada di tepi sungai han. Sedari tadi so eun hanya memeluk lututnya seraya menatap sungai han dengan tatapan lesu, ia tak banyak biacara seperti il woo.
“hey…” panggil il woo. “apakah kau sudah memikirkan cara lain?” Tanya il woo.
“ani, aku sedang tidak ingin memikirkannya.” Balas so eun dengan lesu.
“hey so eun-ssi, jangan menyerah ! kita sudah banyak melakukan sesuatu yang melelahkan !” Ujar il woo, ia berusaha menyemangati so eun.
“aku akan mencoba memikirkan cara yang lebih baik.” Ujar il woo.
“kita sudah mencoba segala cara, tapi…..semuanya tidak berhasil seperti yang kita harapkan. Aku mulai merasa bahwa semuanya sangat tidak mungkin untukku.” Ujar so eun. Il woo tertegun mendengarnya.
“hey…kenapa kau jadi pesimis seperti ini? Bukankah kau selalu berusaha dengan keras? Jika kau menyerah, maka tidak akan ada hasil yang kau dapat !” ujar il woo dengan suara keras.
“i..il woo-ssi…” ujar so eun. Ia tidak menyangka jika il woo lebih bersemangat daripada dirinya.
So eun pun sedikit tersenyum. “kau…kau benar. Seperti yang orang-orang hebat katakan, semuanya akan berakhir jika kita dengan mudah menyerah.”ujar so eun, mencoba menghibur dirinya sendiri.
“tapi….jikapun pada akhirnya tetap tidak berhasil….aku akan….” Tanpa so eun mau, tiba-tiba air matanya jatuh, dan hal itu membuat il woo kaget.
“s..so eun-ssi !” kaget il woo.
“huh….mian….aku juga tidak tahu kenapa aku menangis?” ujar so eun seraya berusaha menghapus air matanya. “Aku benar-benar bodoh, aku pun tidak tahu apa yang harus aku lakukan disaat aku seperti ini.” Lanjutnya.
Melihat so eun yang menangis seperti itu, membuat il woo iba. Ia hanya bisa diam tanpa bisa melakukan apa-apa untuk menghibur so eun.
“kenapa air mataku tidak bisa berhenti? Huh menyebalkan !” kesal so eun.
Il woo kini benar-benar diam, ia hanya menatap so eun. Ia berpikir bahwa ada baiknya jika ia membiarkan so eun menangis, itung-itung agara so eun merasa tenang sedikit jika ia menumpahkan perasaannya dengan menangis.

-today love is begin-

Malam hari
So eun sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya di meja melajar. Tapi tiba-tiba ponselnya bergetar. Ia pun mengambil ponselnya dan ternyata ada pesan masuk dari il woo.
“il woo…” heran so eun.
Ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu, jadi datanglah ke taman kota jam 8
So eun sedikit bingung setelah membaca pesan dari il woo tersebut. Kenapa tiba-tiba il woo ingin mengajaknya bicara? Dan apa hal yang penting itu?

So eun sudah ada di taman kota, ia duduk di bangku kayu sendirian menunggu kehadiran il woo. Ia memakai jaket tebal karena sekarang angin berhembus lumayan kencang. So eun hanya bisa menggosok-gosok tangannya untuk mengusir rasa dingin. Namun, tanpa so eun sangka, ia melihat sosok kim bum berdiri tak jauh dari tempat ia berada. Kim bum sendiri sedang memegangi ponselnya dan seperti sedang membaca sesuatu dari sana. Karena ingin memastikan apakah itu kim bum atau bukan, akhirnya so eun pun memutuskan untuk menghampirinya.
“k..kim bum-ssi?” panggil so eun ragu. Kim bum menoleh dan wajah kagetnya tidak bisa disembunyikan.
“kau?”kaget kim bum.
“kenapa…kau ada disini?” Tanya so eun heran.
“il woo menelponku dan menyuruhku untuk kemari.” Jawab kim bum.
“oh…”balas so eun. Mereka diam, kim bum tak berniat mengajak so eun bicara atau bagaimana, so eun juga jadi merasa canggung dengan situasi seperti ini.
“Kim bum-ah…….so eun-ssi !” panggil il woo yang baru saja datang. Kim bum dan so eun langsung berbalik ke asal suara.
“maaf, telah meminta kalian bertemu disaat malam seperti ini.” Ekpresi il woo tampak serius sekarang, tak seperti biasanya yang selalu bersuara keras dan diselingi tawa saat ia berbicara.
“g…gwaencaha.” Balas so eun.
“jadi apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya kim bum langsung.
“baiklah…..aku sengaja meminta bertemu dengan kalian berdua disini karena ada sesuatu yang ingin aku katakan. Ini menyangkut aku, so eun-ssi, dan juga kau…bum-ah.” Ujar il woo.
“tidak usah berbelit-belit ! cepat katakan apa yang ingin kau katakan !” suruh kim bum. Ia tidak ingin lama-lama berada di luar, apalagi angin yang dingin berhembus cukup kencang.
“karena sudah beberapa hari ini aku sering bertemu dengan so eun-ssi, aku…..aku rasa….aku jatuh cinta pada so eun-ssi….!” Ujar il woo serius. Kim bum kaget mendengarnya, apalagi so eun.
“aku sangat mengerti perasaanmu so eun-ssi. Tapi, jangan biarkan dirimu terluka hanya karena gara-gara kau menyukai orang seperti kim bum yang sudah jelas tak juga membalas perasaanmu, bahkan sampai kau terlalu berusaha keras ! jika itu adalah aku, aku sudah pasti tidak akan mungkin membuatmu menangis ! aku akan selalu menyemangatimu !” ujar il woo pada so eun. So eun terdiam, begitu cepat dan ia belum bisa menerima apa yang baru saja terjadi.
“hey beom-ah….tidak apa-apa kan? Jika aku mengambil so eun-ssi?” Tanya il woo pada kim bum. Kim bum diam untuk beberapa saat, ia menatap il woo sedikit lama. Sementara perasaan so eun sudah tak karuan, ia penasaran apa yang akan kim bum katakan.
Kim bum menghela napas lalu menyunggingkan sedikit senyumnya. “lakukan saja apa yang kau mau !” jawab kim bum enteng. Kali ini benar-benar membuat hati so eun sakit.
“KAU…..” marah il woo.
“kenapa kau harus bertanya kepadaku? Bahkan jika aku megijinkannya, aku tidak akan menyesal sedikit pun !” ujar kim bum. Kini mata so eun sudah berair, ia tidak menyangka kim bum akan mengeluarkan kata-kata seperti itu. Tanpa bisa ia tahan, buliran bening itu pun jatuh dan so eun menangis. Ia langsung saja berlari meninggalkan mereka. “kim bum-ssi !!! kau kurang ajar !” teriak so eun sambil berlari dengan kencang.
“ss..so eun-ssi !” panggil il woo.
“b..bagaimana ini? Kau sudah membuatnya menangis !” ujar il woo.
“heh…” kim bum malah menghela nafasnya seraya menyunggingkan senyumnya. Menyadari kim bum yang tersenyum seperti itu, il woo kesal dan langsung saja ia meraih kerah baju kim bum.
“KAU BENAR-BENAR SUDAH KETERLALUAN ! APAKAH KAU TIDAK BERPIKIR DENGAN APA YANG KAU KATAKAN ? TIDAKKAH KAU MENGERTI AKAN PERASAANYA!?” marah il woo, ia berteriak tepat di depan wajah kim bum.
“kenapa kau semarah itu? apa yang ingin kau katakan adalah sebaliknya, kan?” Tanya kim bum. Il woo mendadak melonggarkan tangannya yang menggenggam kerah baju kim bum.
“asal kau tahu, aktingmu benar-benar buruk !” ujar kim bum. Kini il woo pun melepaskan tangannya dari kerah baju kim bum.
“kau…jadi kau sudah tahu sebelumnya?” Tanya il woo tak habis pikir.
“sikapmu sudah sangat mencolok, jadi aku sudah menyadarinya.” Balas kim bum.
“kalian telah bekerja sama, itulah kenapa saat itu dia tiba-tiba merubah penampilannya seperti perempuan cerdas.” Lanjutnya.
“ka..kau…jadi kau sudah menyadarinya dari awal?” kaget il woo.
Kim bum mendesah. “jangan mengorbankan dirimu untuk melakukan sesuatu yang tidak berguna !” Ujar kim bum.
“mwo? Yak ! apa maksudmu tidak berguna? So eun-ssi benar-benar ingin kau menyukainya, dia sudah mencoba yang terbaik dan bekerja keras !” balas il woo dengan suara cukup keras.
“aku sudah tahu itu.” Balas kim bum.
“huh? Jika kau sudah tahu, lalu kenapa kau tidak memberitahukan jawabanmu?” Tanya il woo. “jika kau laki-laki, bukankah seharusnya kau menjawab perasaanmu dengan jujur?” lanjut il woo.
“il woo-ya…” panggil kim bum. Il woo menatap kim bum. “hanya aku yang bisa memutuskan kapan aku jatuh cinta kepadanya.” Lanjut kim bum seraya menunggingkan senyumnya. Senyum yang penuh arti itu belum bisa il woo mengerti. Kata-kata kim bum terlalu berputar-putar dan menjebak. Namun, il woo cukup tertegun mendengarnya.
“hal ini juga merupakan tugas laki-laki untuk mengawasi secara diam-diam, tanpa dia tahu.” Ujar kim bum dengan gentlenya, ia juga tersenyum saat mengatakan itu. Lalu setelah itu kim bum pun pergi meninggalkan il woo tanpa berkata apa-apa lagi. Benar-benar tidak dipercaya, il woo sangat takjub dengan apa yang kim bum katakan barusan.
“huh? Kenapa jantungku jadi berdetak cepat begini?” heran il woo. “dasar kim bum bodoh kau !” kesal il woo.

-today love is begin-

So eun tengah berdiri di atas jembatan yang dibawahnya mengalir sungai han. Setelah puas menangis, Ia memutuskan untuk diam disini beberapa saat seraya menikmati indahnya sungai han malam hari dari atas jembatan. Hembusan angin meniupkan rambutnya yang digerai. Mengingat perkataan kim bum tadi, membuatnya ingin kembali menangis, tapi so eun berusaha untuk menahannya.
“sekarang aku sudah benar-benar patah hati.” Gumam so eun.
“begitu jahatnya dia berkata seperti itu? Dasar manusia tak berperasaan !” kesal so eun.
“kenapa bisa aku menyukai laki-laki seperti itu?” so eun merasa sangat menyesal.
“apa kau sedang mencoba bunuh diri dengan cara melemparkan tubuhmu ke sungai?”
So eun langsung membalikkan tubuhnya ke belakang, ia melihat kim bum tengah berdiri di belakangnya dengan tangan yang ia lipat di dada. So eun kaget ! benar-benat kaget ! kenapa disaat seperti ini kim bum malah muncul?
“kajja, kita pulang sekarang !” ajak kim bum.
“bagaimana bisa kau kemari?” Tanya so eun lalu kembali membalikan tubuhnya dan menatap ke arah sungai han.
“huh?”
“bukankah kau baru saja mengatakannya kepada il woo-ssi, bukankah lebih baik jika kau meninggalkan aku sendiri.” Ujar so eun.
Kim bum diam untuk beberapa saat. Ia menatap punggung so eun dari belakang, lalu ia membuang nafasnya. “seberapa besar kau menyukaku?” itulah yang keluar dari mulut kim bum. So eun memutar kepalanya untuk melihat kim bum.
“jika kau ingin tahu apakah hatiku sudah terbuka atau belum, maka intiplah ! tapi jika kau tidak seberapa menyukaiku, maka kau tidak usah melakukannya dank au tidak akan bisa memilikiku ! okay ?” ujar kim bum. So eun terdiam cukup lama mendengarnya. Ia menatap kim bum tanpa berkedip. Tiba-tiba kim bum mengulurkan tangan kanannya pada so eun. So eun menatap tangan itu dengan kening berkerut lalu kembali menatap kim bum. So eun bingung dengan sikap kim bum sekarang.
“jadi, mana yang akan kau pilih?” Tanya kim bum. So eun masih diam, ia tidak tahu apa yang harus ia katakan dan apa yang harus ia lakukan. Ia masih menatap kim bum tidak mengerti.
“jika kau memang benar-benar menyukaiku, maka terima tanganku ! tapi jika tidak, abaikan saja aku !” kim bum memberikan pilihan kepada so eun. Tapi dengan pilihan yang kim bum berikan, so eun malah semakin diam dan hanya bisa menatap kim bum. Ia butuh waktu untuk mencerna apa yang kim bum katakan sekarang ini, di tempat ini. Karena so eun tak kunjung juga memberikan respon. Akhirnya kim bum pun meraih tangan kiri so eun bahkan sebelum so eun memilih, kim bum menarik tangannya lalu menggenggam tangan so eun. So eun tidak menolak atau pun melakukan sesuatu, ia hanya menerima saja ketika kim bum menariknya dan menggenggam tangannya. Mendadak, pipinya kembali memerah dan jantungnya berdegup lebih cepat. So eun berjalan di belakang kim bum dengan tangan kirinya yang digenggam kim bum. So eun bisa merasakan tangan kim bum yang besar dan dingin itu.
“heh….persis seperti yang telah aku pikirkan, pada akhirnya kau akan jatuh cinta kepadaku. Kau memang bodoh !” ejek kim bum.
“kau…kau sangat menyebalkan !” balas so eun, sejujurnya ia salah tingkah dengan sikap kim bum yang berubah sekarang ini.
“ya ya terserah kau.” Kim bum hanya membalasnya dengan jawaba iya saja.
Pada akhirnya, hatiku yang tadinya telah remuk, kini mulai tersusun lagi.

 

To Be Continued

Sepertinya kalian sudah tahu bagaimana sebenarnya perasaan kim bum ke so eun kan? Hahaha
Tunggu aja part selanjutnya. Mian jika ceritanya kurang memuaskan, tapi saya harap kalian menyukainya.

NB :sekali lagi, FF ini merupakan versi bumssonya dari manga kesukaan saya, saya buat mirip sama manga aslinya dan hanya ditambahkan beberapa khayalan saya sendiri. Jadi, jika ada yang masih bingung sama ceritanya atau karakter kim bum disini yah karena seperti itulah cerita dan karakternya.

70 thoughts on “Today, Love is Begin PART 6

  1. Slut ma usha il woo,,,,
    mnding ska bneran ma sso psti skap bumppa sdkit brbah,,,
    bumppa trllu pntar tok dtipu,,,,,
    xiiixixixixi,,,
    ksian jg sech dgr kata2 yg kluar dr mulut kim bum,,,trllu pdas tok ukuran yeoja,,untung j sso yeoja yg pntang mnyrah,,,,
    ayo lbh usha y,,,
    bumppa mank dr awal dh ska ma sso nmun2 prktaan,a trllu susah tok dmngerti,,,
    jd y bgnilah,,,,,
    chingu d tnggu next part y,,,,

  2. aaa kerenn bgtttt^^ bum jahat bgt sama sso-_-giliran sso udh diambil cowo lain baru dah.-.aduhhh bumppa labil nih sebenerny suja ga sih sama sso? lanjuttt eonnieeee:D ditungguuu^^btw jangan lama lama abis udh penasaran bgt:D

  3. tadinya sempet nyesek kimbum bilang gitu sama sso.. tapi ternyata kimbum udh tau.. hehehe..
    kimbum bahasnya emang susah di mengerti sih.. selalu menutupi maksud sebenarnya.. sso bener” jadi cwe yg tangguh disini…hehe

  4. Astaga kimbum bener2 ajaib bgt. Ribet bgt, blang z padahal kalau suka mah ama soeun. G sah bkn soeun y nangis gtu. Khan kasian il woo y jga.
    Huah, v smga z d part selanjutnya kimbum udah mulai terbuka dan g berskap aneh bin ajaib lg. He,

  5. daebak…
    wah manusia sedingin kim bum bisa berubah jadi romantis juga ya
    walau pun tidak begitu romantis…
    sepertinya kim bum juga menyukai so eun ..
    hanya saja dia masih mau menguji seberapa besar cinta so eun kepadanya …

    ditunggu next partny
    semangat !!!

  6. daebak…
    wah manusia sedingin kim bum bisa berubah jadi romantis juga ya
    walau pun tidak begitu romantis…
    sepertinya kim bum juga menyukai so eun ..
    hanya saja dia masih mau menguji seberapa besar cinta so eun kepadanya …

    ditunggu next partny
    semangat !!!

  7. Ya ampun kim bum udh mmbuka hatinya untuk sso… sekian banyak cara yg sso lakukan untuk mmbuat bun jatuh cinta tpi ujung2nya semua gatot soalnya kim bum terlalu pintar untuk ditipu… tou salut buat il woo yg baiknya kebangetan… heheheYa ampun kim bum udh mmbuka hatinya untuk sso… Ya ampun kim bum udh mmbuka hatinya untuk sso… sekian banyak cara yg sso lakukan untuk mmbuat bun jatuh cinta tpi ujung2nya semua gatot soalnya kim bum terlalu pintar untuk ditipu… tou salut buat il woo yg baiknya kebangetan… heheheYa ampun kim bum udh mmbuka hatinya untuk sso… sek

  8. Resi,,,, bogoshipeo,, :*
    Akhir’y dlanjut juga ff mu,😀
    Aq suka ma ceritanya, y ampun, itu kimbum bener-bener bkin penasaran,, sikap nyebelin, cueknya itu bkin penasaran, sbenernya bum itu suka ma soeun pa. Nggak sih,, ?? Ggrrr,,,
    Kasian bgt soeun smpe sgtu’y, bkin bum suka ma dy, smpe2 dy rela ikutin gaya org lain biar bum suka, ckckck >_<
    Tpi bum'y kejam bgt, gk pya hati ni, masa soeun dsuruh pcrn ma ilwoo ??
    Udh jelas2 soeun sukanya ma dy,, huuh U,U
    Ehh tpi terakhir knpa bum malah ngajakin soeun pulang? Pke acara genggaman tangan pula? Apa artinya bum udh mulai bls prsaan soeun?? Huaaa Resi, ff mu bkin qu penasaran,,😀😛
    Next next,, klo bsa jgn lama2 y, hehehe😀

  9. Bum ah sma skali g bsa d tebak penuh dgn teka teki yg aq uda tau trxta pda dsarx dia jg uda suka sso, sbuh2 aq menetskn air mata krn bc ff ini trharu dgn prjuagan sso n sbel dgn tingkh bum ah yg cuek,dingin n trkesan tdk brperasaan, aq jg suka dgn munclx jung il woo menambh k konyoln sso coz il woo jg orgx kock

  10. Wahh ,, emng deh! BumSso jjang !! Author-nim jjang !!
    Ituh keren ,, muncul’x Ilwoo tiba” & misi’x mmbantu Sso dgn sepenuh hati .
    Lucu jg pas liat Ilwoo nangis krna dgr crta Sso . Ckckk .. Kepribadian’x agak aneh xD
    & ommonaa ,, smw’x dilakuin mreka . Apalagi pas dirumah hantu .
    Ngakak dehh pas ngebayangin Sso dikerjain Bum . Hihhi~
    bt , so sweet banget tuh liat Bum ngeluarin kalimat” tak terduga’x ke Ilwoo . Dy trnyata udh tau dr awal .
    Ahh ,, suka deh adegan di tepi jembatan .
    Saat’x menunggu lg🙂 keep spirit thor ^^

  11. waaaaaa…
    karakternya il woo lucu disini..
    ak bayanginnya sampe senyum2 sendiri.😀

    hmmmmm…
    paling suka pas kim bum bilang
    “hal ini juga merupakan tugas laki-laki untuk
    mengawasi secara diam-diam, tanpa dia
    tahu.”
    waaaaaaaa….
    keyen kim bum *prokprokprok*

    mungkin ada sedikit tipo di atas sih thor, tpi masih bisalah dimaklumin…

    lanjutannya ditunggu🙂

  12. aigoo sso memperjuangkan cintanya sampe segitunya sampe bikin il woo terharu wkwk
    aduh il woo lawak banget dah dia ke apartemen kim bum cuma nanya type idealnya kyk apa abis itu pergi lagi wkwk ditunggu part selanjutnya🙂

  13. kyaaaaaa sumpaah part ini bener2 bkin degdegan.. il woo oppa gomawo sudh ngebantu sso utk mndapatkan cintax bum..
    hufy scene terakhirnya bikin wow bnget dah.. bumppa suka bnget main teka teki.. suka bnget sm kata2 bumppa yg ngasih sso pilihan.. kesannya gimnaaa gitu.. tp pada akhirnya sepertinya perasaan bumppa sm kyak sso.. huaaa penasaran sm next partnya. next nya ditnggu. jgn lama2 ya. hehehe Fihting🙂

  14. Hehh, bum udahdeh, -,- ngaku aja knpa?? -_- bilang aja suka jga sma so eun.. mlh blang tugas laki laki untuk mengawask secada diam diam tanpa dia tahu, apa maksudnya? -,-
    Il woo dsini lucu bngt..:D aku kira aktingnya yg pura pura suka sma ssk bkl berhasil, ternyata gagal total..:D
    Ditunggu part sljtnya eon..^^

  15. Huftt,, bumppa bner2 keterlaluan mnguji kesbaranny sso.
    Klo gw dposisi nya sso, gw udah patah hati berat, kecewa + marah.
    Mending mkirin hal laen, dripda mmbwt hati smakin trluka.
    Tpi, emang bner sech klo ksbran bsa mmbuahkn hasil yg ckup memuaskan. Kerendd
    *syanggwbknorngyg sbar*
    nextt jgn lama2 chingu, hwaitingg

  16. ma’af yah,,saya baru komen disini.. saya baru tobat =D ceritanya kereeeeenn abis.. uniiikkk deh,,semoga sikap sso yg pantang menyerah bisa buat bum terus terang kalau dia juga suka sama sso.. ya walaupun tanpa ngomong udah tahu sedikiiiiiitt dari sikap bum yg agak misterius gtu.. waaa daebak” lanjut yah kakak? ^_^

  17. segtu brat y bgt so eonni perjuangin cinta y . . .
    thor knp km buat perasaan bumpa tertutup bgt sm perasaan y k so eonni .
    jujur agak ngak suka sm sifat y bumpa d ff part ini 😦
    tp pd akhr part ini ngerti jg kejelasan hub mrka .
    next part d tngu .

  18. suka bgt, selalu kangen ma ni ff meski kadang lama nongolnya
    kangen karakter kim bum yg supermembingungkan, yg mengaduk aduk hati sso😦

    yeaaaah akhirnya jd tw perasaan kim bum, bodoh amat ma kata-kata kim bum bwt sso yg mengatakan pd akhirnya sso bakalan jatuh cinta, kim bum aja ajg jatuh cinta og,,, meski ribet cara ngungkapinnya

    sso salut deh, jatuh bangun ketawa dukanya, ehhhh dibantuin abang ilwo jg, asiiiik,,, sempat beneran percaya kl ilwo aj yg ngrebut, hahahaha kata2 kim bum bwt ngejleb-jleb😀

    suka bgt part6

    smga part 7 sgra datang😀

  19. xixi ketawa ngakak dengan watak il woo ternyata orang unik kaya kimbum juga punya teman super duper unik kaya jung il woo keke~
    usaha mereka berdua ternyata mudah di tebak sama kim bum.
    dan sekarang memang sangat jelas bagai mana sebenarnya perasaan kim bum ke Sso tinggal nunggu Sso nya yang menyadarinya aja/ tapi tentu yang paling penting Ungkapan dari kim bum pastinya…. di tunggu part 7 nya

  20. wah kim bum udah tau nih rencananya il woo sama so eun.
    Kira-kira kim bum bakalan bales perasaannya so eun apa nggak ya???
    Penasaran nih next part

  21. Aku suka bgt ma sikap kimbum yg cuek rsnya cool bgt pertahankan yak
    Biarlah soeun nanti menyadari sendiri bahwa kb jg punya hati pdnya …
    Aku cinta ma karakter kb d sini yeahh

    Hahahhaah ngakak berad pas ilwwo dan soeun melancarkan aksinya …satupun g ada yg berhasil malah kb mengetahuinya hhhhhhhh

    Makin cinta aye ma ni ff
    Lanjuuuut nextpartnya jg lama2 yak
    Btw dulu aku koment d ni ff ake name shane #g nanyak*

    Keep writing thor + lanjutannya jg lama2

  22. dasar bumppa bener* pria dingin… begitu baik menyimpan perasaan sukanya kepada sso…. huaaa… bener* cwo cool…. di tunggu next par… hwaiting… ^^

  23. Hoho kmbum emg ssok yg misterius nih dsni
    Soeun aja bngung dgn kta2 kmbum apa lgi yg bcanya yah nmbah gk mudeng
    Tpi brkat soeunyg trus brusha biar kmbum suka jdi akirnya kyknya kmbum udh mulai suka jg ya atau gmna
    Mkin seru nih critantnya dan mkin onsran pkoknya dtnggu deh thor

  24. Kerennnn!! Mian ya res baru komen lagi di part ini…🙂
    Kasian sso dipermainkan perasaannya ama bum, bum itu sebenernya suka apa engga sih, sso merasa dikasih harapan tapi kemudian di banting lagi, hehe
    Emang bumnya evil, kekeke…
    Haha ya ampun ilwoo lucu banget sih, baik banget dia mau bantuin sso… Hehe
    Humm masih bingung sama perasaan bum ke sso, tapi sepertinya dia udah bisa buka hatinya ke sso, buktinya dia perduli dan nyariin sso,
    Keren res!! Ditunggu next partnya ya….

  25. Wuaa eon Resii daebakkk..
    Mianhe telat bca n..
    Skaa bggett dahhh ya..
    Bum bnar2 bkin gergett dia n bnar dahh buat so eun n mkin kacau..
    Ksiann ksah cnta so eun yg sllu d gantungii..
    Kan sbnar n Bum jga ska so eun..
    Il woo bnar2 dah gak prnah kbyanggg pstii lcuu wjahh n pass ngrjainn Bum brengg so eun n..
    Jiahh snagnyaa gak bsa blang ap2 lgii ya..
    Skaa bggett eoonie krenn bggett dahh eon..
    Bum bnar2 dahh ya diaa n prhtian bggett dah wlapun sllu bkin so eun sdih,tpii diaa sllu prhatian dngan so eun n..
    Jiahh oppaa mulaii mau mmbktikan rsaa ska n nii..
    Lnjutt..
    Fighting yaa eoonie Resi..yeyeee..

  26. Anyoeng ak raeder br, waah keren skali ff na mianhe coment na tak rangkum alna enakan bca hee! Kimbum bnr2 mnggemaskan, blg suka ja susah amat aah senengnaa daebak author😀

  27. Sebenar’y sma so eun,,ia rela melakukan apapun agar kim bum jg menyukai’y..tpi melihat reaksi kim bum yg kyk gitu,,aku jdi kesian ama so eun..
    Next…

  28. Segitu terobsesinya kah so eun dengan kim bum ?? Sampe salut sama perjuangannya so eun buat dapetin kim bum, sampe sampe si so eun minta bantuan sama il woo buat dapetin si kim bum..

    Sebenernya sempet bingung sama sifatnya kim bum yang omongannya terlalu kasar sama so eun, mungkin dia pengen bikin so eun kesel

  29. Segitu terobsesinya kah so eun dengan kim bum ?? Sampe salut sama perjuangannya so eun buat dapetin kim bum, sampe sampe si so eun minta bantuan sama il woo buat dapetin si kim bum..

    Sebenernya sempet bingung sama sifatnya kim bum yang omongannya terlalu kasar sama so eun, mungkin dia pengen bikin so eun kesel…

  30. Salut deh sama il woo dia bnar” gk menyerah buat bantuin soeun,, meskipun usaha mereka gagal…kkkk
    Heh trnyta kimbum udh tau klo soeun & il woo bekerja sama…pantas saja usaha mereka gk ada yg berhasil… etapi kayak’a bum udh mulai cinta deh sama soeun…haha,, lanjut baca part selanjut’a !!

  31. Aah kimbum bnr2 misterius agk nyengkelin tpi mndebarkan kata2 na sok dewasa tu loh ampir kyk baek senjo di naughty kiss, ak salut ma sso prjuangn mu tiada akhir! Bwt ilwoo hee agk kaget jg liat sikapna hee

  32. rasanya saya yakin nih kalo bum sebnarnya memang suka sama sso tp,, ya ampunnnnn ada kek gtu respek sdkit atau perhatian…
    kesel deh kalo bgtu trs…
    eh ada il woo…
    hwaaaa il wo baik banget sih lucu lagi..
    heheh….
    nah lho…
    akankah bum bnr2 mmbuka hatinya buat sso???
    kajja mau lnjuttt

  33. rasanya saya yakin nih kalo bum sebnarnya memang suka sama sso tp,, ya ampunnnnn ada kek gtu respek sdkit atau perhatian…
    kesel deh kalo bgtu trs…
    eh ada il woo…
    hwaaaa il wo baik banget sih lucu lagi..
    heheh….
    nah lho…
    akankah bum bnr2 mmbuka hatinya buat sso???
    kajja mau lnjuttt….

  34. Hhaahaa.. ilwoo bikin ngakak =D kirain tadi nembak sso beneran ternyata cuma perangkap. Kasihan sso😦 Bum.. apa kau sudah mulai menyukai sso? Jebaal.. ungkapkan perasaanmu =D

  35. ilwoo teman yang baik coba nyatuin bumsso ekh kim bum yang terlalu pinter bsa dg gampang baca rencana ilwoo sso..
    yeeeeeeee…kim bum bnr2 ska sso tpi dia punya cara sendiri tuk mencintai sso…cinta yg cukup rumit.

  36. haha bum muter muter aja kalimatnya …

    hanya aku yg bs memutuskan kapan akan jatuh cinta padanya… jd pake rencana gitu ya bum, knp ga bilang aja kalo kamu juga suka ama sso wkwkk

    dialog terakhir itu sbnrnya menyiratkan kalo bum jg ada hati tapi yaa gitu harga dirinya gede banget kali jd bermain kata aja bikin bingung.. hihihi

    kocak bgt pas sso bergerilya dibantu ilwoo, tp emang kliatan banget sih makanya langsung kebaca ma bum hahaha

    sso, fighting!!!

  37. ampyun dah dingin bget Sikap Kimbum tp kdg jg membingungkan . . #Poor Kim Soeun Perjuangkan cintamu.
    cielah ada pangeran kodokku jg😀😀
    dan akhirnya Sebenarnya Kimbum ada rasa ma Kim So Eun tp Malu atau jaim tuh buat ngakuin kekeke
    aq lanjut part berikutnya yaw . .

  38. Hmmm gemes deh sama bumpa,, susah banget yy ngeluluhin hati ny,, tp aq suka di bagian akhir,, aaaah dah mulai deket dr hati ke hati nihh, penasaran ma kelanjutanny,,

  39. Aaiiigggoo aku kaget kira’in ilwoo suka sama sso beneran! Padahal ilwoo cuma acting dan yg ‘Paling menakjubkan’ bumppa tau kalo ilwoo cuma acting (y)😀 aaiigggoo segitu cerdasnya bumppa sampe tau kalo ilwoo cuma acting (y)
    Tapi salut sama ilwoo atas kerja keras sama sso yang pantang menyerah(y)
    Kata” bumppa sakit bgt sampe aku yang baca aja sampe ngerasa sakit bgt !😦
    Sebenarnya bumppa sadar ingga sih kalo dia suka sama sso??? N sebenarnya dia suka atau cuma php’in sso..??

    Terus berkarya😉

  40. Annyeoong saeng, mian baru berkunjung lagi kesini, kmrn2 smpt lupa alamat WP nya…
    Aigoooo…Bum masih gak sadar juga siiih…padahal kan uda di kerjain sama Il Woo…semoga Bum segera sadar klo dia juga sebenarnya uda jatuh cinta sama Sso…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s